MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 02 November 2018 00:20
Kekerasan Terhadap Anak Terus Meningkat
Aryani Arsyad

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Data Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Bulungan dalam empat tahun terakhir, jumlah kasus kekerasan terhadap anak terus mengalami peningkatan.

Pada 2015 lalu, sebanyak 12 kasus, lalu di 2016 meningkatkan jadi 17 kasus, 2017 sebanyak 18 dan pada 2018 ini sudah ada 20 kasus yang diterima Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Bulungan.

Dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Bulungan Aryani Arsyad, dari jumlah kasus yang masuk, penyebabnya beragam. Misal, pelecehan seksual, penelantaran, dan pornografi melalui media sosial.

Dari laporan orangtua koban, kata dia, si anak diminta oleh pelaku untuk berfoto tanpa busana dan dikirim ke media sosial. "Kami menyayangkan kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Bulungan masih saja terus terjadi. Bahkan terus meningkat,” ujarnya, Rabu (31/10).

Sementara, kata dia, untuk mengembalikan mental anak yang telah menjadi korban kekerasaan membutuhkan waktu cukup lama.

Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Bulungan, Tri Enda Prasetiani menambahkan, anak-anak yang menjadi korban kekerasan berusia 12-16 tahun.

"Di usia itu mereka rentan terhadap kekerasan seksual yang disebabkan penggunaan tekhnologi gadget yang tak dikontrol orangtuanya," ujarnya.

Menurutnya, informasi dengan mudah diakses melalui jaringan internet dan apabila tidak dikontrol dapat berpotensi menjadi pelaku dan korban kekerasan. “Karena media sosial sekarang banyak diberikan orangtua kepada anak mulai sejak TK sehingga menjadi kecanduan setelah beranjak remaja. Dan, peran orangtua kurang untuk mengawasi anaknya menggunakan gadget sehingga sangat mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial,” ujarnya. (*/kel/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 02:25

TPP Dipotong untuk Bayar Utang, Wali Kota Enggan Komentar

TARAKAN – Pembahasan APBD Tarakan 2019 antara legislatif dan eksekutif berjalan a lot, karena…

Sabtu, 17 November 2018 02:22

Gubernur Tegaskan Proyek Ini Desember Harus Selesai

TARAKAN – Menjelang akhir 2018, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyempatkan waktu melakukan…

Kamis, 15 November 2018 10:33

Tambahan Jargas Sesuaikan Anggaran

TARAKAN – Dua program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk warga Tarakan,…

Kamis, 15 November 2018 10:15

Usul PLTS ke Wamen ESDM

TARAKAN – Kesempatan bertemu Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Arcandra Tahar,…

Rabu, 14 November 2018 12:35

Gubernur Jamin Ada Bagi Hasil

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menerima aset yang sebelumnya dikelola…

Rabu, 14 November 2018 12:32

Kaltara Jadi Perhatian Menteri PPPA

TARAKAN – Kalimantan Utara termasuk provinsi yang mendapatkan perhatian serius dari Kementerian…

Rabu, 14 November 2018 12:30

BNNP Waspadai Momentum Pergantian Tahun

TARAKAN – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara Brigjen Pol Ery Nursatari…

Selasa, 13 November 2018 11:30

Wajib Miliki Rekomendasi DPPP

TARAKAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan mengeluarkan lagi sedikitnya 300…

Selasa, 13 November 2018 11:23

Kejar Target Pengesahan APBD

TARAKAN – Draf kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD…

Sabtu, 10 November 2018 14:54

Potensi PAD dari SBW Tak Bisa Tergarap

TARAKAN – Sejak beberapa tahun belakangan, usaha sarang burung walet (SBW) rumahan mulai menjamur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .