MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:40
Lanjutkan Kuliah, Berhasil Raih Cum Laude

Kegiatan Dicky Wainal Usman setelah Pensiun

BINCANG SANTAI: Sejumlah awak media ketika bertemu Dicky Wainal Usman di kediamannya, Jumat (12/10) lalu.

PROKAL.CO, Nama Mayjen (Purn) TNI Dicky Wainal Usman sempat mencuat jelang Pilgub Kaltara, 2015 lalu. Lama tak terdengar, ternyata Dicky disibukkan dengan kegiatan kuliahnya.

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

WAJAH Dicky Wainal Usman terlihat berseri-seri kala awak media ini menyambangi kediamannya di Jalan Sulawesi, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Jumat (12/10).

Badannya pun masih tegak, meski sudah berusia di atas 60 tahun. Mungkin karena mantan prajurit sehingga pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 28 April 1957, itu terjaga kesehatannya.

Dicky yang ketika itu baru saja selesai mandi dan berpakaian, bergegas ke luar dari kamarnya untuk menyapa awak media. Mengenakan kemeja berwarna putih dan peci hitam, pria yang pensiun dengan pangkat bintang dua ini menyambut media dengan terbuka.

“Salam sejahtera bagi kita semua,” ujarnya seraya tersenyum.

Sapaan singkat itu menjadi kata pembuka dari cerita panjang Dicky Wainal Usman. Ia kemudian duduk di kursi untuk meladeni wawancara awak media. Dicky memang sempat dikenal masyarakat Tarakan kala masih menjabat Panglima Kodam VI/Mulawarman.

Namanya semakin dikenal setelah masuk dalam bursa kandidat calon gubernur Kalimantan Utara. Namun, karena kalah bersaing dalam perebutan dukungan partai politik, langkah Dicky mencalonkan diri pun belum kesampaian.

Setelah tak bisa mengikuti kontestasi pilkada di Kaltara, praktis pria 3 anak hasil pernikahannya dengan Dien Hardiani ini memiliki lebih banyak waktu luang. Apalagi, ia juga sudah pensiun dari dinas militernya.

Namun, Dicky tidak tinggal diam menikmati purnatugasnya. Meski sudah tidak muda lagi, mantan staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini masih semangat dalam menuntut ilmu. Yakni melanjutkan pendidikan.

“Saya langsung kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Saya ambil S-3. Dulu saya cuma S-2 di bidang politik pemerintahan daerah,” ujar alumni Akademi Militer (Akmil) 1980 ini.

Dicky melanjutkan ilmu terapan yang diambilnya di bidang politik pemerintahan daerah. Selama di bangku kuliah, Dicky tercatat sebagai mahasiswa yang sangat aktif dan kritis dalam setiap pertemuan dengan dosen. Bahkan, ia mengaku pernah mengkritik Wiranto yang pernah menjadi atasannya di dunia kemiliteran.

“Universitas Negeri Jakarta itu paling tahu sama watak saya. Duduk di depan, tidak pernah tidak masuk, selalu berdebat (dengan) dosen,” ujarnya.

Otak Dicky juga masih cerdas. Terbukti dia berhasil menyelesaikan program doktor lebih cepat setengah tahun dari target 3 tahun. Dia juga mampu menyelesaikan desertasinya dalam waktu yang singkat dan lebih banyak mengerjakan sendiri. Wajar jika Dicky berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan prestasi memuaskan (cum laude) dengan indeks prestasi komulatif (IPK) 3,94.

“Anak saya bilang, mengerikan bapak ini. Anak saya tidak pernah bisa melawan saya. Artinya, keunggulan dalam sekolah pendidikan, saya ingin selalu yang terbaik,” tuturnya.

Selama menempuh pendidikan S-3, Dicky banyak mengambil pengalaman, terutama dalam menyelesaikan kuliahnya. Menurut Dicky, jika ingin selesai lebih cepat, memang harus fokus dengan pendidikan.

Itu sebabnya banyak mahasiswa seangkatannya lama selesai, karena waktu mereka terbagi antara kedinasan dan pendidikan. Sedangkan Dicky fokus dan menetap di Jakarta.

Kini, setelah menyelesaikan pendidikan S-3, Dicky ingin menerapkan ilmu yang didapatnya dengan terjun ke dunia politik. “Tanpa memahami politik, itu tidak akan sejahtera. Berpolitik itu bukan hanya masuk ke partai politik, tapi berpolitik itu mengerti, karena setiap warga negara harus mengawasi jalannya pemerintahan,” ujarnya. (*/fen)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 10:33

Petakan Kebutuhan Dokter

KEBUTUHAN tenaga medis seperti perawat, bidan dan dokter bakal semakin banyak seiring rencana Pemprov…

Jumat, 16 November 2018 10:26

Korban Kedua Ditemukan Terperangkap

TANJUNG SELOR – Satu korban kapal tenggelam di perairan Pulau Bunyu, kembali ditemukan tim SAR…

Jumat, 16 November 2018 10:17

DPT Bertambah 19.627 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi…

Kamis, 15 November 2018 10:25

Gubernur Target 2020 RSUD Beroperasi

TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara membangun rumah sakit di Tanjung Selor, Bulungan, sudah…

Kamis, 15 November 2018 10:21

Satu korban Belum Ditemukan

PENCARIAN dua kru tugboat Fortunesius yang dinyatakan hilang pada Senin (12/11) lalu, akhirnya berhasil.…

Kamis, 15 November 2018 10:19

Penculikan Anak Tidak Benar

MARAKNYA penyebaran berita bohong atau hoaks yang menjadi konsumsi publik, menjadi perhatian Kepolisian…

Kamis, 15 November 2018 10:14

Gubernur Wanti-Wanti Pengesahan APBD

TARAKAN – Pengesahan APBD 2019 menjadi perhatian serius Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambire.…

Rabu, 14 November 2018 12:33

SKB Tetap Dilaksanakan

PENDAFTAR CPNS yang telah berhasil lulus seleksi kompetensi dasar (SKD), masih harus berjuang untuk…

Rabu, 14 November 2018 12:29

Diduga Terkurung Dalam Kapal

TANJUNG SELOR - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dua korban tenggelam yang merupakan kru tugboat…

Selasa, 13 November 2018 11:56

Petaka Dini Hari di Laut Bunyu, Petaka Dini Hari di Laut Bunyu

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara kembali terjadi. Kali ini, di sekitar perairan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .