MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 12 Oktober 2018 14:42
Pendaftar CPNS Minta Kejelasan
MINTA KEJELASAN: Pendaftar CPNS Pemkab Bulungan memperjuangkan nasibnya, karena berkas ditolak diverifikasi.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Pendaftar CPNS Pemkab Bulungan yang berkasnya ditolak diverifikasi oleh panitia lokal, meminta kejelasan tentang nasib mereka ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan.

Untuk diketahui, ada 31 perwakilan pendaftar yang berkasnya ditolak meminta kejelasan. Mereka mengantongi ijazah pendidikan jasmani kepelatihan dan olahraga. Lainnya, mengantongi ijazah pendidikan guru ekonomi.

Arifin, salah seorang pendaftar yang memiliki ijazah pendidikan jasmani kepelatihan dan olaharaga, mengatakan semua lulusan IKIP PGRI Samarinda ditolak. 

“Bukan hanya jurusan penjas saja yang ditolak, tetapi jurusan pendidikan guru ekonomi juga ditolak degan alasan beda fokus,” ujarnya, kemarin (11/10).

Ia menilai keputusan yang dibuat tidak sesuai dengan ketentuan. Bahkan, kata dia, tidak ada dasar hukum yang jelas atas penolakan berkas pendaftaran yang diajukannya. 

"Kualifikasinya adalah S-1 pendidikan olahraga dan S-1 pendidikan ekonomi. Dalam pendidikan olahraga tentunya menyangkut penjas orkes dan penjas pendidikan kepelatihan dan olahraga. Pada dasarnya kami punya hak yang sama untuk mengajar. Apalagi kami telah memiliki izin mengajar atau akta 4. Demikian juga dengan pendidikan ekonomi," bebernya.

Dia juga mengaku pada tes CPNS tahun sebelumnya jurusan penjas pendidikan kepelatihan dan olahraga tidak dipermasalahkan. "Tahun lalu kita bisa mengikuti tes, meski sempat ditolak pada saat verifikasi berkas. Tapi kami menunjukkan surat keterangan dari kampus dan surat akta 4 bahwa kami memiliki hak yang sama dangan penjas orkes untuk mengajar. Pada akhirnya berkas kami diterima dan tetap mengikuti tes," ujarnya.

“Inilah yang menjadi permintaan kepada BKPSDM Bulungan agar tetap memverifikasi berkas yang kami miliki. Jika memang jurusan tidak sesuai, kami minta agar ada surat resmi bahwa jurusan penjas pendidikan kepelatiahn dan olahraga tidak bisa mengajar. Demikian juga dengan pendidikan ekonomi,” ujarnya.

Surat resmi tidak bisa mengikuti tes CPNS 2018, lanjutnya, harus dari BKN Pusat. Dengan demikian, bisa menjadi dasar pihaknya untuk protes kepada lembaga pendidikan.

Menyikapi permintaan pendaftar yang berkasnya ditolak, Sekretaris BKPSDM Bulungan Septiana Ding mengatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak yang lebih berwenang. Pihaknya juga akan ke Jakarta untuk meminta kejelasan dari BKN Pusat.

"Sore ini (kemarin sore) saya dan Kepala BKPSDM akan menuju Jakarta untuk berbicara dengan BKN Pusat agar ada kepastian. Saya berharap teman-teman tetap bersabar untuk menunggu kepastian,” ujarnya.

Di lain pihak, penyerahan berkas di Pemkab Malinau berlangsung lancar. Dari 694 pendaftar online per 11 Oktober, baru 242 pendaftar menyerahkan berkas untuk diverifikasi. Rinciannya, formasi guru sebanyak 193 orang, formasi teknis sebanyak 11 orang, dan formasi kesehatan sebanyak 38 orang.

Dari semua peserta yang memasukan berkas lamaran, ada sebagian saja yang dikembalikan. Yakni, terkait perbaikan permohonan lamaran, surat pernyataan siap mengabdi selama sepuluh tahun yang harus ditulis tangan, penempatan materai dan posisi jabatan yang dilamar.

Kepala Bidang Pengembangan dan Diklat BKPP Malinau, Moses menjelaskan, semua persyaratan sudah ada di dalam dokumen pengumuman. “Jadi, kalau ada yang nilainya di bawah 2,75 untuk masyarakat di luar Malinau, harus disertakan dengan surat keterangan domisili bertempat tinggal di Malinau. Nilai di atas 2.75 tidak menggunakan keterangan domisili,” ujarnya. (*/kel/*/rif/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 10:33

Petakan Kebutuhan Dokter

KEBUTUHAN tenaga medis seperti perawat, bidan dan dokter bakal semakin banyak seiring rencana Pemprov…

Jumat, 16 November 2018 10:26

Korban Kedua Ditemukan Terperangkap

TANJUNG SELOR – Satu korban kapal tenggelam di perairan Pulau Bunyu, kembali ditemukan tim SAR…

Jumat, 16 November 2018 10:17

DPT Bertambah 19.627 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi…

Kamis, 15 November 2018 10:25

Gubernur Target 2020 RSUD Beroperasi

TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara membangun rumah sakit di Tanjung Selor, Bulungan, sudah…

Kamis, 15 November 2018 10:21

Satu korban Belum Ditemukan

PENCARIAN dua kru tugboat Fortunesius yang dinyatakan hilang pada Senin (12/11) lalu, akhirnya berhasil.…

Kamis, 15 November 2018 10:19

Penculikan Anak Tidak Benar

MARAKNYA penyebaran berita bohong atau hoaks yang menjadi konsumsi publik, menjadi perhatian Kepolisian…

Kamis, 15 November 2018 10:14

Gubernur Wanti-Wanti Pengesahan APBD

TARAKAN – Pengesahan APBD 2019 menjadi perhatian serius Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambire.…

Rabu, 14 November 2018 12:29

Diduga Terkurung Dalam Kapal

TANJUNG SELOR - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dua korban tenggelam yang merupakan kru tugboat…

Selasa, 13 November 2018 11:56

Petaka Dini Hari di Laut Bunyu, Petaka Dini Hari di Laut Bunyu

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara kembali terjadi. Kali ini, di sekitar perairan…

Selasa, 13 November 2018 11:21

Desak Dewan Percepat Pembahasan APBD

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltara hanya memiliki waktu lebih dua minggu untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .