MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 11 Oktober 2018 15:16
Optimistis PAD Tengkayu I Lebih Besar
DIBENAHI: Tiang-tiang beton dipancang untuk pembangunan trestle baru Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah resmi mengambil alih pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I dari Pemkot Tarakan sejak bulan lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Taupan Madjid optimistis pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I akan lebih baik, termasuk dalam hal penerimaan daerah.

Ia bahkan yakin bisa melebihi pendapatan yang dicapai Pemkot Tarakan selama ini, dengan menggali semua potensi Pelabuhan Tengkayu I yang belum tergarap maksimal.

“Bongkar muat kan 24 jam, jadi kita bisa awasi nanti,” ujarnya, Rabu (10/10).

“Kita yakin itu. Kan Tarakan kemarin target Rp 3 miliar per tahun. Kalau kita kelola lebih baik lagi, saya rasa lebih meningkat lagi,” lanjut Taupan.

Taupan memperkirakan dengan masih banyaknya potensi yang bisa digali, penerimaan daerah dari Pelabuhan Tengkayu I bisa mencapai RP 5 miliar. Beberapa potensi yang belum tergarap maksimal selain aktivitas bongkar muat barang, di antaranya perparkiraan dan pengelolaan pedagang kaki lima.

Tidak hanya membenahi infrastruktur, dalam hal meningkatkan penerimaan daerah, serta pelayanan, Taupan juga berencana membenahi status Pelabuhan Tengkayu I. Dari saat ini hanya unit pelaksana teknis daerah (UPTD), menjadi badan layanan umum daerah (BLUD).

Menurut Taupan, program ini baru bisa diterapkan mulai tahun depan, karena pihaknya masih fokus dengan target yang dipatok pada tahun ini. Kondisi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan saat ini juga belum rampung dari pembenahan.

Setelah diambil alih dari Pemkot Tarakan, pihaknya saat ini sedang membenahi manajemen UPTD Pelabuhan Tengkayu I. Taupan memastikan bahwa seluruh pegawai kontrak yang sebelumnya di bawah naungan Pemkot Tarakan, kini beralih menjadi pegawai UPTD Pemprov Kaltara.

Termasuk PNS. Namun, ada 5 PNS yang memilih tidak bergabung, karena punya alasan tersendiri. Seusai MoU, mereka baru terhitung menjadi pegawai UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan per 1 Januari 2019.

“Untuk (pegawai) honornya ada 30 itu semuanya bersedia. Nanti tetap kita buat kontrak, kemudian kita evaluasi per tahun kalau yang kontrak,” ujar Taupan.

Pemprov Kaltara belum menunjuk kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu I. Menurut Taupan, pihaknya masih memproses penunjukan kepala UPTD, dengan jabatan eselon III B.

Sementara itu, untuk pembenahan infrastruktur, Taupan mengungkapkan saat ini masih berjalan berupa pembangunan sisi laut, yakni pembangunan trastle baru di sisi kiri. Bila didukung anggaran yang cukup, Taupan menargetkan pembangunan sisi laut bisa selesai tahun depan.

“Berikutnya kalau bisa dianggarkan Rp 35 miliar, itu bisa tuntas sisi lautnya. Kalau sisi laut selesai, tinggal terminal darat saja bagaimana kita melengkapinya,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .