MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 27 September 2018 16:17
Instagram Jadi Inspirasi Utama, Bawa Misi Promosi

Berbagi Pengalaman Eva Celia Menjadi Traveller

TRAVELLER: Eva Celia Lesmana berkunjung ke Tarakan

PROKAL.CO, class="p1">Masyarakat Kalimantan Utara yang ingin menyalurkan hobinya menjadi traveller, mungkin bisa mencontoh apa yang dilakukan Eva Celia Lesmana. 

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan 

 

TIDAK hanya terkenal karena seorang aktris, Eva Celia Lesmana juga dikenal sebagai traveller. Ia bahkan sudah memiliki ratusan ribu follower dari hasil meng-upload hobinya ke Instagram.

Hobi traveller sebenarnya belum lama ditekuni gadis cantik kelahiran Jakarta, 22 September 1992 ini. Pertama kali Eva –sapaan akrabnya- berwisata empat tahun lalu, sekaligus syuting film di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Sebenarnya saya mulai travelling itu di tahun 2014, ketika saya pergi ke Sumba untuk syuting. Sebelumnya saya belum pernah travelling kemana-mana di Indonesia. Saya datang ke Sumba dengan minset anak Jakarta yang tidak paham akan budaya alam di luar Jakarta dan Bali,” tutur Eva ditemui media ini dalam lawatannya ke Tarakan, Selasa (25/9). 

Dari melihat keindahan wisata alam Pulau Sumbawa, hutan mangrove serta pantainya yang mempesona, juga budaya, membuat wanita berdarah campuran Belanda, Bugis, Jawa, Jerman, Madura dan Minang ini tertarik untuk travelling. 

Dari situ, ia rajin jalan-jalan. Untuk mencari inspirasi tempat-tempat wisata menarik yang akan dikunjunginya, Instagram menjadi sarana nomor satu.  “Saya mungkin anak Instragram banget. Jadi, disitulah saya mendapat. Misalnya, dari teman-teman, oh mereka baru aja pulang. Waktu itu salah satu sahabat saya dari KL (Kuala Lumpur). Apa aja yang menarik dari situ. Misalnya, yang saya suka adalah alam,” ungkap aktris yang pernah bermain dalam film Pendekar Tongkat Emas, yang produksi pada 2014 lalu.  

Tak hanya sekadar jalan-jalan. Eva punya misi ketika menyalurkan hobinya. Terutama ketika berkunjung ke tempat-tempat wisata di Indonesia. Eva lalu mempromosikan obyek wisata melalui media sosial.  

Seperti ketika berkunjung ke Pulau Sumba selama tiga bulan. Pengalamannya diabadikan dengan foto-foto yang kemudian di-upload ke Instagram. Tidak disangka, hal itu bisa mengundang perhatian turis yang berteman dengannya di media sosial untuk berkunjung ke pulau tersebut.

Selain membawa misi promosi, Eva juga sangat bertanggung jawab terhadap keindahan obyek wisata yang dikunjunginya dengan mengajak orang untuk menjaga kebersihan. Misal, ketika kembali lagi ke Pulau Sumba untuk berwisata, Eva mengaku banyak menemukan sampah berserakan, jauh dari keindahan ketika pertama kali mengunjungi. 

“Kalau misalkan lagi travelling, jangan buang plastik sembarangan yuk. Dan, itu juga saya tulis ketika saya posting di sosial media. Jadi, mengingatkan ke teman-teman juga bahwa ketika kita travel kita juga harus menjadi traveller yang bertanggung jawab. Itu sangat penting. Karena kalau enggak, tempatnya nanti menjadi last attractive dan tidak mengundang traveller-traveller lagi, dan itu sangat disayangkan,” bebernya. 

Di Kaltara, Eva mengaku baru pertama menginjakkan kaki sehingga belum banyak memiliki pengalaman tentang keindahan wisatanya. Namun, ia mendapat referensi dari beberapa sumber bahwa Kaltara punya potensi wisata alam dan budaya yang menarik. Seperti di Tarakan. 

“Ketika saya mau landing itu saya benar-benar mengamati dari luar pesawat. Oh, ternyata ada mangrovenya ya. Terus, tadi diceritain juga sama Mbak Pelangi, kuliner seafood-nya juga kuat, dan history-nya yang juga pertama kali Jepang masuknya di sini. Jadi, menurut aku itu bisa sangat diangkat untuk menarik turis-turis asing ke Kalimantan utara,” ungkapnya. 

Terlepas dari itu, Eva mengaku senang dengan upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menjadikan pariwisata sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

Menurutnya, kampanye “Wonderful Indonesia” yang dilakukan Kementerian Pariwisata sangat positif dalam menyebarkan informasi tentang obyek wisata agar menarik wisatawan berkunjung ke Indonesia. (*/fen)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 10:33

Petakan Kebutuhan Dokter

KEBUTUHAN tenaga medis seperti perawat, bidan dan dokter bakal semakin banyak seiring rencana Pemprov…

Jumat, 16 November 2018 10:26

Korban Kedua Ditemukan Terperangkap

TANJUNG SELOR – Satu korban kapal tenggelam di perairan Pulau Bunyu, kembali ditemukan tim SAR…

Jumat, 16 November 2018 10:17

DPT Bertambah 19.627 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi…

Kamis, 15 November 2018 10:25

Gubernur Target 2020 RSUD Beroperasi

TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara membangun rumah sakit di Tanjung Selor, Bulungan, sudah…

Kamis, 15 November 2018 10:21

Satu korban Belum Ditemukan

PENCARIAN dua kru tugboat Fortunesius yang dinyatakan hilang pada Senin (12/11) lalu, akhirnya berhasil.…

Kamis, 15 November 2018 10:19

Penculikan Anak Tidak Benar

MARAKNYA penyebaran berita bohong atau hoaks yang menjadi konsumsi publik, menjadi perhatian Kepolisian…

Kamis, 15 November 2018 10:14

Gubernur Wanti-Wanti Pengesahan APBD

TARAKAN – Pengesahan APBD 2019 menjadi perhatian serius Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambire.…

Rabu, 14 November 2018 12:33

SKB Tetap Dilaksanakan

PENDAFTAR CPNS yang telah berhasil lulus seleksi kompetensi dasar (SKD), masih harus berjuang untuk…

Rabu, 14 November 2018 12:29

Diduga Terkurung Dalam Kapal

TANJUNG SELOR - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dua korban tenggelam yang merupakan kru tugboat…

Selasa, 13 November 2018 11:56

Petaka Dini Hari di Laut Bunyu, Petaka Dini Hari di Laut Bunyu

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara kembali terjadi. Kali ini, di sekitar perairan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .