MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 26 September 2018 15:04
Pariwisata Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
DESTINASI WISATA: Pantai Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.

PROKAL.CO, TARAKAN - Naik turunnya ekonomi nasional yang dipengaruhi perekonomian dunia, perlu disiati dengan mengkaji peluang-peluang baru yang bisa memberikan pendapatan besar dalam jangka panjang. Pariwisata menjadi salah satu potensi yang menjanjikan. Termasuk di Kaltara.

Menurut pengamat ekonomi, Winang Budoyo, pariwisata di Kalimantan Utara memiliki potensi menjanjikan untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru selain pertambangan, pertanian, konstruksi dan perdagangan.

Hal tersebut ia amati berdasarkan pertumbuhan ekonomi Kaltara di beberapa sektor. Untuk bidang pariwisata, grafiknya menunjukkan adanya pertumbuhan melalui akomodasi dan makanan, serta minuman. Dalam hal ini banyaknya wisatawan yang menggunakan fasilitas hotel dan restoran.

“Andilnya masih kecil. Sumbangannya kecil, hanya 1,6  persen. Tapi pertumbuhannya termasuk yang tinggi, 14,4 persen,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri kegiatan diseminasi kajian ekonomi keuangan regional di Tarakan, Selasa (25/9).

Pertumbuhan tersebut dinilainya sebagai salah satu yang tertinggi pada kuartal kedua tahun ini, setelah pengadaan listrik dan gas dalam bidang infrastruktur pemerintah. Meskipun sumbangannya terbilang kecil, namun dari sudut pandang positif, potensi untuk naik lebih tinggi sangat memungkinkan.

Menurutnya, itu bisa menjadi langkah awal dalam upaya mendorong pariwisata menjadi sumber ekonomi baru di Kaltara. Dia juga mengatakan, tidak stabilnya rupiah, karena pasokannya sangat tergantung pada dana asing yang masuk ke Indonesia. Sumber dari dalam negeri sendiri terbatas hanya dari bidang ekspor dan impor seperti di bidang pertambangan, pertanian dan perikanan untuk di Kaltara. Sehingga, perlu mencari sumber ekonomi baru yang menjanjikan.

“Kalau misalnya, basis ekspornya sudah bagus, sudah tebal, kapan pun keluar masuk enggak masalah,” ujarnya.

Kaltara di mata Winang, punya potensi besar, karena letaknya sebagai pintu gerbang di utara Indonesia yang berbatasan dengan beberapa negara. Dengan kondisi geografis yang strategis, pemerintah daerah perlu melakukan upaya untuk mendorong turis masuk melalui kunjungan wisata.

Upaya yang dimaksud berupa pengembangan objek-objek wisata disesuaikan kondisi alam. Selain itu, fasilitas penunjang seperti akses menuju destinasi wisata juga perlu diupayakan agar memudahkan wisatawan.

“Pariwisata ini sebetulnya paling gampang, paling mudah, paling cepat, karena secara tidak langsung modalnya cuma satu. Senyum doang. Senyum itu sudah modal awal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Kaltara, Lasty menuturkan, dalam rangka menjadikan pariwisata sebagai ekonomi baru, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah. Misal, dalam bidang promosi.

“Kita promosi itu lewat digital tourism. Bapak-bapak bisa lihat dari Instagram kita. Pariwisata Kaltara,” ujarnya.

Wisata alam dan budaya menjadi potensi yang ditawarkan Pemprov Kaltara. Misal, saat ini pihaknya lagi gencar mempromosikan wisata arung jeram di Bulungan. Atau pengembangan kawasan pariwisata di Krayan yang berbatasan dengan Sabah, Malaysia.

“Di sana (Krayan) ekonominya bagus, wisatanya bagus, sumber daya alamnya juga banyak. Perlu kami kembangkan di sana. Semacam kajian pariwisata. Kenapa kami kembangkan, karena di Krayan itu dekat dengan Malaysia,” ujarnya.

Dia juga menyatakan Pemprov Kaltara juga telah melakukan upaya untuk mempermudah wisatawan menuju destinasi wisata. Misal, dengan menyiapkan akses jalan. Seperti di Krayan, dilakukan dengan melobi pemerintah pusat untuk pembangunan jalan di perbatasan. Termasuk juga destinasi budaya seperti yang akan dilaksanakan di Kabupaten Malinau berupa pesta Irau.

Lasty menyebut secara keseluruhan ada 160 destinasi wisata yang tersebar di Kalimantan Utara, yang kebanyakan merupakan objek wisata alam dan budaya seperti pantai, desa wisata, hutan wisata air terjun dan lain-lain. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…

Kamis, 06 Desember 2018 14:34

Kasus Fortunsius Bakal Ada Tersangka

TARAKAN – Penyelidikan terhadap tenggelamnya tugboat atau kapal penarik ponton…

Kamis, 06 Desember 2018 14:30

Jamin SK untuk Dapat Pinjaman Bank

TARAKAN – Bukan menjadi hal baru jika PNS di lingkungan…

Rabu, 05 Desember 2018 10:27

GIMANA NIH...!! Jumlah Kapal Patroli Belum Ideal

TARAKAN – Wilayah perairan Kalimantan Utara yang cukup luas dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .