MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 19 September 2018 15:03
PLTA Terbangun, Perekonomian Bakal Tumbuh Pesat
RESPONS KALTARA: Plt Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Risdianto dan Kepala Unit Pengembangan Ekonomi KPw BI Kaltara Dhika Arya P menjadi narasumber, Selasa (18/9).

PROKAL.CO, class="MediumGrid21">TANJUNG SELOR – Respons Kaltara (ResKal) edisi ke-12 pada Selasa (18/9), kembali menghadirkan narasumber berkompeten. Kali ini, hadir Risdianto, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kaltara dan Dhika Arya P, Kepala Unit Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltara.

 

Kali ini, dibahas mengenai sejumlah program prioritas yang akan dilakukan di Kaltara tahun depan. Ada 2 program prioritas yang akan dilakukan tahun depan, yakni pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, serta program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan.

 

“Dari 2 potensi hidrologi terbesar di Indonesia saat ini adalah Papua dan Kaltara. Tapi dari sisi keamanannya, yang paling banyak dilirik investor adalah Kaltara,” kata Risdianto yang juga Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kaltara.

 

PLTA Kayan sendiri, lanjutnya, dirancang untuk dibangun dengan 5 bendungan. Total daya yang akan dihasilkan sekitar 9 ribu megawatt (MW). Investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTA ini, dimana 1 MW butuh sekitar USD 3-3,5 juta. Kontraktor pelaksananya adalah PT Kayan Hidro Energy (KHE).

 

“Informasi dari pihak investor, seluruh perizinan sudah CnC (clean and clear). Yang belum hanya izin konstruksi bendungan. Jika izin ini selesai, ditarget pelaksana akan memulai aktivitas konstruksi pada April 2019,” ungkapnya.

 

Pembangunan PLTA Kayan ini, juga tak terlepas dari program prioritas pengembangan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi. “Di KIPI sendiri, ada sejumlah investor yang tertarik. Baik sebagai pengelola maupun penyewa. Kini, kami tengah membangun komitmen dan kebersamaan dengan pemerintah pusat dan kabupaten terkait,” ujarnya.

 

KIPI baru dapat terealisasi dengan baik apabila didukung dengan ketersediaan tenaga listrik yang memadai. Selain dari PLTA Kayan, Pemprov Kaltara juga mendukung upaya penyediaan tenaga listrik yang dilakukan PT PLN (Persero).

 

“PLN kini tengah membangun jaringan interkoneksi Kalimantan. Kita dukung penuh upaya ini, sebagai bagian dari cara untuk memenuhi rasio elektrifikasi di Kaltara,” sebut Risdianto.

 

Selain itu, dampak lainnya dari pembangunan kelistrikan, khususnya PLTA Kayan adalah potensi sub sektoral lain yang dapat dikembangkan. Semisal, pemanfaatan air permukaan yang dapat menyumbang masukan pendapatan asli daerah (PAD) dengan proyeksi cukup tinggi. Selain itu, bendungan juga dapat dimanfaatkan sebagai potensi wisata, penunjang pertanian, perikanan dan lainnya.

 

“Dari sisi konstruksinya, bakal banyak tenaga kerja yang dibutuhkan. Di sini diprioritaskan agar penggunaan tenaga kerja lokal dikedepankan,” papar Risdianto.

 

Sekaitan dengan program prioritas tersebut, KPw BI Kaltara menilai bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Kaltara dapat membantu percepatan perkembangan perekonomian.

 

“Hanya saja, tidak bisa serta merta. Namun, harus ditopang dengan aspek pembangunan lainnya,” kata Kepala Unit Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltara Dhika Arya.

 

Hingga akhir 2018, pertumbuhan ekonomi Kaltara sendiri diprediksi akan mengalami perlambatan. Dalam hal ini, penopang utama pertumbuhan ekonomi, adalah ekspor dengan sumbangsih sekitar 8 persen. Sisanya sektor perekonomian yang secara tradisional telah menopang perekonomian Kaltara selama ini. Seperti pertambangan, konstruksi, perdagangan dan lainnya.

 “Sektor penopang itu tumbuh meningkat. Namun, ada juga yang menurun, yakni konsumsi pemerintah. Ini dikarenakan adanya kebijakan efisiensi dan rasionalisasi anggaran,” ungkap Dhika.

 

Di akhir 2018, BI menaksir perekonomian Kaltara akan tumbuh 5,8 hingga 6 persen. “Di 2019, apabila proyek strategis berjalan tepat waktu maka perekonomian Kaltara akan tumbuh lebih pesat lagi,” tambahnya.

 

Disebutkan pula, apabila proyek strategis seperti pembangunan PLTA Kayan dan KIPI berlangsung maka akan perekonomian bisa tumbuh 0,7 hingga 1 persen terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). Lalu, dari sektor tenaga kerja akan terjadi serapan sekitar 1,17 persen, dan ekspor akan meningkat sekitar 3,55 persen.

 

“Ini proyeksi dalam jangka waktu 5 tahun, hingga 2022,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:31

Genjot Penyelesaian RUPM untuk Tarik Investor

JAKARTA – Perencanaan penanaman modal yang konsisten dalam jangka panjang…

Selasa, 11 Desember 2018 10:30

Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

JAKARTA – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:29

716 ASN Akan Ikuti Pemetaan Kompetensi

TANJUNG SELOR – Sebanyak 716 aparatur sipil negara (ASN) jabatan…

Selasa, 11 Desember 2018 10:28

Hari Disabilitas Diramaikan Pentas Seni

TANJUNG SELOR – Sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan wawasan…

Senin, 10 Desember 2018 13:04

12 Peserta SKB Dipastikan Gugur

TANJUNG SELOR – Seleksi kompetensi bidang (SKB) penerimaan CPNS Pemprov…

Senin, 10 Desember 2018 13:03

Workshop SAKIP Diharapkan Ubah Pola Pikir

JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kalimantan Utara H Syaiful…

Senin, 10 Desember 2018 13:01

Neraca Perdagangan Kaltara Surplus

JAKARTA –  Neraca perdagangan Kalimantan Utara (Kaltara) masih menunjukkan nilai…

Senin, 10 Desember 2018 13:00

Dishub Tingkatkan Pengawasan Transpotasi

TANJUNG SELOR – Menjelang hari besar keagamaan yaitu Natal, sekaligus…

Jumat, 07 Desember 2018 11:49

Disperindagkop Gelar Pasar Murah di Malinau

TANJUNG SELOR – Guna menstabilkan harga kebutuhan pokok jelang Natal…

Jumat, 07 Desember 2018 11:47

11 Proyek di Kaltara Masuk Daftar GMF-BRI

JAKARTA – Pemerintah pengoptimalan perjanjian khusus kerja sama dengan pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .