MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 19 September 2018 15:03
PLTA Terbangun, Perekonomian Bakal Tumbuh Pesat
RESPONS KALTARA: Plt Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Risdianto dan Kepala Unit Pengembangan Ekonomi KPw BI Kaltara Dhika Arya P menjadi narasumber, Selasa (18/9).

PROKAL.CO, class="MediumGrid21">TANJUNG SELOR – Respons Kaltara (ResKal) edisi ke-12 pada Selasa (18/9), kembali menghadirkan narasumber berkompeten. Kali ini, hadir Risdianto, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kaltara dan Dhika Arya P, Kepala Unit Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltara.

 

Kali ini, dibahas mengenai sejumlah program prioritas yang akan dilakukan di Kaltara tahun depan. Ada 2 program prioritas yang akan dilakukan tahun depan, yakni pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, serta program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan.

 

“Dari 2 potensi hidrologi terbesar di Indonesia saat ini adalah Papua dan Kaltara. Tapi dari sisi keamanannya, yang paling banyak dilirik investor adalah Kaltara,” kata Risdianto yang juga Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kaltara.

 

PLTA Kayan sendiri, lanjutnya, dirancang untuk dibangun dengan 5 bendungan. Total daya yang akan dihasilkan sekitar 9 ribu megawatt (MW). Investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTA ini, dimana 1 MW butuh sekitar USD 3-3,5 juta. Kontraktor pelaksananya adalah PT Kayan Hidro Energy (KHE).

 

“Informasi dari pihak investor, seluruh perizinan sudah CnC (clean and clear). Yang belum hanya izin konstruksi bendungan. Jika izin ini selesai, ditarget pelaksana akan memulai aktivitas konstruksi pada April 2019,” ungkapnya.

 

Pembangunan PLTA Kayan ini, juga tak terlepas dari program prioritas pengembangan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi. “Di KIPI sendiri, ada sejumlah investor yang tertarik. Baik sebagai pengelola maupun penyewa. Kini, kami tengah membangun komitmen dan kebersamaan dengan pemerintah pusat dan kabupaten terkait,” ujarnya.

 

KIPI baru dapat terealisasi dengan baik apabila didukung dengan ketersediaan tenaga listrik yang memadai. Selain dari PLTA Kayan, Pemprov Kaltara juga mendukung upaya penyediaan tenaga listrik yang dilakukan PT PLN (Persero).

 

“PLN kini tengah membangun jaringan interkoneksi Kalimantan. Kita dukung penuh upaya ini, sebagai bagian dari cara untuk memenuhi rasio elektrifikasi di Kaltara,” sebut Risdianto.

 

Selain itu, dampak lainnya dari pembangunan kelistrikan, khususnya PLTA Kayan adalah potensi sub sektoral lain yang dapat dikembangkan. Semisal, pemanfaatan air permukaan yang dapat menyumbang masukan pendapatan asli daerah (PAD) dengan proyeksi cukup tinggi. Selain itu, bendungan juga dapat dimanfaatkan sebagai potensi wisata, penunjang pertanian, perikanan dan lainnya.

 

“Dari sisi konstruksinya, bakal banyak tenaga kerja yang dibutuhkan. Di sini diprioritaskan agar penggunaan tenaga kerja lokal dikedepankan,” papar Risdianto.

 

Sekaitan dengan program prioritas tersebut, KPw BI Kaltara menilai bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Kaltara dapat membantu percepatan perkembangan perekonomian.

 

“Hanya saja, tidak bisa serta merta. Namun, harus ditopang dengan aspek pembangunan lainnya,” kata Kepala Unit Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltara Dhika Arya.

 

Hingga akhir 2018, pertumbuhan ekonomi Kaltara sendiri diprediksi akan mengalami perlambatan. Dalam hal ini, penopang utama pertumbuhan ekonomi, adalah ekspor dengan sumbangsih sekitar 8 persen. Sisanya sektor perekonomian yang secara tradisional telah menopang perekonomian Kaltara selama ini. Seperti pertambangan, konstruksi, perdagangan dan lainnya.

 “Sektor penopang itu tumbuh meningkat. Namun, ada juga yang menurun, yakni konsumsi pemerintah. Ini dikarenakan adanya kebijakan efisiensi dan rasionalisasi anggaran,” ungkap Dhika.

 

Di akhir 2018, BI menaksir perekonomian Kaltara akan tumbuh 5,8 hingga 6 persen. “Di 2019, apabila proyek strategis berjalan tepat waktu maka perekonomian Kaltara akan tumbuh lebih pesat lagi,” tambahnya.

 

Disebutkan pula, apabila proyek strategis seperti pembangunan PLTA Kayan dan KIPI berlangsung maka akan perekonomian bisa tumbuh 0,7 hingga 1 persen terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). Lalu, dari sektor tenaga kerja akan terjadi serapan sekitar 1,17 persen, dan ekspor akan meningkat sekitar 3,55 persen.

 

“Ini proyeksi dalam jangka waktu 5 tahun, hingga 2022,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:30

Serukan Tertib Administrasi dan Program Bantuan Perumahan

Tiba di Dermaga Sungai Ular, Kecamatan Seimenggaris, Sabtu (13/7), sekitar pukul 8 pagi. Gubernur Kaltara…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:27

Resmikan Warung Kamtibmas, Beri Resep Menjadi yang Terdepan

 atau tapal batas Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara (Kaltara), salah satu lokasi yang terdekat…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:56

Bangun Perbatasan dengan Membuka Keterisolasian

MALINAU – Dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Malinau, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:54

Gubernur Minta Warga Jaga Kebersamaan

MALINAU - Dalam rangkaian peringatan HUT ke-19, Pemerintah Kabupaten Malinau menyelenggarakan berbagai…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:54

Dokter Spesialis Minim Peminat

TANJUNG SELOR – Hingga tutup pendaftaran secara online pada 15 Oktober, panitia daerah seleksi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:53

Nelayan di Sebatik Dibantu 60 Unit Kapal

NUNUKAN – Sebagai salah satu pulau terluar, Sebatik mendapat perhatian penuh oleh pemerintah.…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Kagumi Kemajuan dan Keberagaman Adat Budaya

NUNUKAN – Peran aktif dan terpeliharanya adat istiadat, serta budaya asli masyarakat lokal di…

Senin, 15 Oktober 2018 00:18

Wakil Kaltara Juara III Jambore Inovasi Kalimantan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara turut ambil bagian dalam Jambore Inovasi Kalimantan…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:23

5 Budaya Kaltara Jadi Warisan Budaya Tak Benda

JAKARTA – Bersama 225 karya budaya lain dari 30 provinsi se-Indonesia, 5 karya…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:22

Program Transmigrasi Akan Topang Lumbung Pangan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara akan menyesuaikan program…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .