MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 17 September 2018 17:34
Security Perusahaan di Berau Alami Kecelakaan

Hanya Membantu Membawa ke Tarakan, Belum Berikan Bantuan

GANGGUAN SYARAF: Sriwijati menunjukan hasil rongent cedera otak yang dialami Jepri di RSUD Tarakan, kemarin (16/9).

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN - Nasib malang dialami seorang pekerja di salah satu perusahaan besar di Berau bernama Jepri Paulianto, 25 tahun. Jepri ditabrak oleh mobil perusahaan di tempatnya dia bekerja, 27 Agustus lalu. 

Saat ini, Jepri sedang menjaani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan karena didiagnosa mengalami gangguan pada syaraf otak.

Dari keterangan ibu Jepri, Sriwijati, sang putra yang baru bekerja 8 bulan sebagai security, tertabrak tepat di depan tempatnya bekerja.

“Saya kurang tahu pasti. Karena yang lebih tahu karyawan di sana. Tetapi dari keterangan manajer anak saya ditabrak depan perusahaan tempatnya bekerja oleh mobil di sana juga,” ungkapnya, Minggu (16/9).

Pada saat kejadian, Jepri sempat dibawa ke Puskesmas Gunung Tabur, Berau. Namun karena luka yang cukup parah, ia pun diminta dirujuk ke RSUD Tarakan pada hari itu juga. Dengan keadaan sangat kritis ia tiba di Tarakan pukul 23.00 Wita.

Sriwijati mengakui, si sopir yang menabrak mau selesaikan secara kekeluargaan. Namun hingga sekarang, belum datang berbicara dengan pihak keluarga dan hanya memberikan uang.

Perusahaan tempatnya bekerja juga hanya sekadar mengantarkan sang anak ke RSUD Tarakan. Belum ada bantuan keuangan yang diberikan perusahaan.

“Sejak pertama masuk rumah sakit hingga sekarang tidak ada sama sekali membantu. Katanya mau menanggung, tetapi hingga sekarang nampak pun tidak ada,” tegasnya.

Kesehatan Jepri kini berangsur membaik. Namun, akibat benturan yang keras pada bagian kepala membuat cedera pada otak cukup serius. Dari diagnosa dokter menjelaskan, jika Jepri sembuh, pun harus menjalani terapi. Sebab, gangguan syaraf itu mengganggu memori Jepri. 

Saat dikunjungi awak media ini, Jepri hanya terbaring lemah di tempat tidur sembari menahan sakit. Sesekali tangannya terlihat menggenggam kain selimutnya erart-erat. “Kata dokter walaupun sembuh memorinya akan kembali menjadi seorang anak-anak,” selanya.

Dengan kejadian tersebut, Sriwijati berharap kepada perusahaan agar menjamin kesehatan dan kepulihan putranya. Karena ketika mengalami kejadian naas tersebut Jepri dalam keadaan bekerja.

“Jaminlah anak saya kepulihannya. Karena dia ini anak saya satu-satunya bahkan tulang punggung kami. Kalau tidak bisa menggantikan salah satu keluarga kami bekerja di sana menggantikan dia,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .