MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 13 September 2018 16:08
Ini Dia, 30 Proyek untuk Cegah Kerusakan Hutan di Kaltara

Kaltara Terima USD 400.000 dari Norwegia

PELESTARIAN HUTAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie beserta rombongan menghadiri GCF Task Force Annual Meeting 2018 di San Fransisco, Rabu (12/9).

PROKAL.CO, SAN FRANSISCO – Salah satu hal penting yang diperoleh dari keikutsertaan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie dalam Governor’s Climate and Forest (GCF) Task Force Annual Meeting adalah akan adanya dukungan pendanaan dari negara pendonor dan lembaga-lembaga internasional lain. 

Pada pertemuan yang berlangsung di San Fransisco, Amerika Serikat pada Selasa (11/9) dan Rabu (12/9), diidentifikasi ada 30 proyek dunia di bawah program United Nations Develoment Programe (UNDP). Yakni, kegiatan pencegahan kerusakan hutan. 

“Proyek-proyek ini akan dialokasikan untuk wilayah-wilayah yang masuk dalam anggota GCF. Termasuk Kaltara. Diutamakan untuk kegiatan pelestarian hutan guna mencegah perubahan iklim,” kata Gubernur. 

Tak hanya dari UNDP (salah satu organisasi dunia di bawah PBB yang berkantor di Genawa, Swiss), dalam hal pelestarian hutan, provinsi anggota GCF Task Force juga mendapat kucuran dana dari negara-negara pendonor. Salah satunya dari Norwegia yang akan memberikan bantuan USD 11 juta atau setara Rp 159,4 miliar (penghitungan kurs sekitar Rp 14.500 per USD). 

“Untuk Kaltara, tahun ini akan menerima USD 400.000 atau sekitar Rp 5,9 miliar yang nantinya akan dipergunakan untuk beberapa kegiatan pelestarian hutan yang ada di daerah Kaltara. Termasuk untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan,” kata Irianto. 

Dalam pelaksanaannya nanti, lanjut Gubernur, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan lembaga internasional seperti WWF untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan proposal yang diajukan. “Untuk melakukan kerja sama dengan lembaga internasional, Pemprov Kaltara melalui Gubernur sudah menunjuk WWF untuk melaksanakan kegiatan dan pertanggung jawabannya,” ungkap Irianto. 

Selain bantuan USD 400.000, Kaltara sebagai anggota GCF juga berkesempatan untuk kembali mendapat bantuan dana dari negara pendonor. Nilainya sekitar USD 500.000. “Proposal untuk bantuan kedua dapat diajukan setelah melihat sejauh mana kegiatan pertama yang menggunakan dana USD 400.000 itu terlaksana. Artinya, kalau kegiatan pertama berhasil, di tahap kedua akan ditambah bantuannya,” tambah Edy Suharto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara yang turut hadir mendampingi Gubernur dalam pertemuan itu. 

Seperti diketahui, bersama para gubernur anggota GCF dari sejumlah provinsi dan negara bagian di beberapa negara, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri acara GCF Task Force Annual Meeting 2018 yang diselenggarakan di San Fransisco, Amerika Serikat. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur yang mendapat penghormatan sebagai pembicara, memaparkan tentang komitmen Kaltara dalam menjaga kelestarian lingkungan, utamanya hutan yang dimiliki. 

Kaltara sendiri masuk menjadi anggota GCF Task Force atau Satuan Tugas Gubernur untuk Iklim dan Hutan sejak 29 Agustus 2016 di Mexico. Keberadaan Taman Nasional Kayan Mentarang adalah yang membawa Gubernur Kaltara menjadi anggota GCF. Salah satu kawasan hutan konservasi seluas 1,3 juta hektare yang juga disebut sebagai Heart of Borneo (HoB), itu memiliki peran besar dalam upaya mengatasi perubahan iklim. (humas)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 12:41

Pemprov Programkan Listrik hingga Pelosok

JAKARTA – Persoalan kesejahteraan tak bisa lepas dari ketersediaan listrik.…

Rabu, 21 November 2018 12:37

Kanal Antarmoda Terwujud, Muncul Kawasan Ekonomi Baru

Gerak pembangunan infrastruktur di Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki banyak dampak…

Rabu, 21 November 2018 12:34

Hutan Kota Bakal Dibenahi

TANJUNG SELOR – Setidaknya ada 12 program dan kegiatan strategis…

Selasa, 20 November 2018 14:24

Kaltara Raih Penghargaan Integra

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali mendapatkan penghargaan dari…

Selasa, 20 November 2018 14:23

Tahun Depan, PNS Pakai Tanda Pangkat

TANJUNG SELOR – Mulai tahun depan semua PNS Pemprov Kalimantan…

Selasa, 20 November 2018 14:22

Pengembangan Pelabuhan Tengkayu I Dinilai Baik

Dengan tujuan untuk mengetahui secara riil, pogres pengerjaan proyek infrastruktur…

Selasa, 20 November 2018 14:20

Tiga Pulau di Kaltara Bebas Rabies

TANJUNG SELOR – Tiga pulau di Kaltara, yakni Pulau Tarakan,…

Senin, 19 November 2018 13:03

Gubernur Tinjau 22 Proyek Infrastruktur, Apa Hasilnya?

TARAKAN – Seluruh hasil pembangunan infrastruktur, baik yang didanai oleh…

Jumat, 16 November 2018 14:06

Sosialisasikan UPT Taman Budaya

TANJUNG SELOR – Dalam rangka mensosialisasikan visi dan misi Unit…

Jumat, 16 November 2018 14:05

Efektif Kelola Organisasi Jadi Kunci Keberhasilan

TARAKAN – Efektivitas dan efisiensi dalam tata kelola organisasi dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .