MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Kamis, 13 September 2018 16:02
Pindah Sekolah, Pelajar Diminta Mempertimbangkan
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejumlah pelajar tingkat menengah di Kaltara dilaporkan ada yang berpindah sekolah. Pelajar tersebut berpindah dari tingkat menengah atas menuju kejuruan dan sebaliknya.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Ahmad. Ia menerangkan, sebelum mengambil keputusan, sejumlah pelajar yang pindah sekolah tersebut diminta memikirkan secara matang. Sebab, dapat berisiko tidak naik kelas.

Ahmad menjelaskan, dalam proses kepindahan sekolah, pelajar dan orangtua wajib mengetahui matrikulasi mata pelajaran. Ditakutkan, pelajar yang pindah dari SMA ke SMK tak mampu mengejar ketertinggalan mata pelajaran di sekolah baru.

“Sejauh ini cukup banyak pelajar yang hendak melakukan perpindahan,” jelasnya kepada Bulungan Post, Rabu (12/9).

Dampak dari perpindahan menurutnya, akan berisiko bagi pelajar sendiri. Terutama untuk dapat beradaptasi pada lingkungan sekolah baru. Orangtua dan pelajar perlu disarankan untuk mempertimbangkan berbagai hal dalam memilih ke sekolah menengah atas atau kejuruan.

“Kalau sejak awal ragu, biasanya di tengah jalan putus. Ataupun memikirkan tentang sekolah dengan tujuan yang baru,” ujarnya.

Lanjutnya, di sekolah yang baru pun tak sepenuhnya langsung diterima. Dikarenakan pelajar terlebih dahulu harus melewati masa matrikulasi. “Masa matrikulasi ini tergantung dari berapa lama pelajar itu tertinggal mata pelajarannya. Dan ini biasa yang menghambat proses kenaikan kelas,” jelasnya.

Disinggung terkait pengaruhnya terhadap Data Pokok Pendidik (Dapodik), Ahmad menerangkan bahwa hal itu tak berpengaruh. Sebab, dalam Dapodik tinggal ditarik datanya. “Dapodik tak berubah dari pelajar itu. Karena kita akan tarik. Ini setelah adanya surat keputusan,” kata dia.

Namun, lebih jauh dikatakan, pelajar tetap diminta untuk dapat menentukan terlebih dulu jenjang pendidikannya. Misalnya, pelajar yang ingin setelah lulus sekolah langsung bekerja, disarankan masuk ke SMK. Jika ingin melanjutkan ke pendidikan tinggi, maka lebih baik menempuh jenjang SMA. “Meski SMK juga bisa untuk kuliah. Cuma biasa di SMK setelah lulus sudah ada skill untuk dasar bekerja,” pungkasnya. (*/fai/rio)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 11:56

Status Lahan Pelabuhan Belum Jelas

TANJUNG SELOR – Pembangunan pelabuhan di Pulau Bunyu, Bulungan masih…

Rabu, 21 November 2018 11:53

Bulan Depan, Kapolda Pindah Kantor

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen…

Rabu, 21 November 2018 11:30

Perbatasan Harus Jadi Perhatian Serius

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada…

Selasa, 20 November 2018 14:11

Tes Urine, Hasilnya Negatif

TANJUNG SELOR – Puluhan personel Polres Bulungan menjalani pemeriksaan urine secara…

Selasa, 20 November 2018 14:03

Wanti-Wanti Penggunaan Tempat Ibadah

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Brigjend Indrajit mewanti-wanti agar peringatan…

Selasa, 20 November 2018 14:02

Tersisa Dua Kabupaten

PROGRAM bantuan dana desa untuk tahap III tahun ini telah…

Senin, 19 November 2018 12:56

Satu Perusahaan Dapat Nilai Merah

TANJUNG SELOR – Penilaian terhadap pengelolaan lingkungan kembali dilakukan Dinas…

Senin, 19 November 2018 12:44

Daftar Potensial Non KTP-el Capai 625 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara masih menemukan…

Senin, 19 November 2018 12:32

Empat Kabupaten Belum Serahkan LPj

PENYALURAN dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Provinsi Kaltara triwulan akhir…

Minggu, 18 November 2018 14:46

Sarankan Tambang Emas Dilegalkan

TANJUNG SELOR – Aktivitas penambangan emas secara ilegal di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .