MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Kamis, 13 September 2018 14:48
Masa Kampanye Dimulai 23 September
Ilustrasi

PROKAL.CO, JADWAL masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah ditentukan, yakni 23 September ini. Aturan kampanye peserta pemilu pun, mengikuti PKPU Nomor 23 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 28 Tahun 2018. Dalam aturan tersebut, diatur pemasangan alat peraga kampanye (algaka).

Komisioner KPU Kaltara Chairullizza mengungkapkan, pemasangan algaka khususnya terkait lokasi ruang publik, peserta diminta menunggu Surat Keputusan (SK) KPU Kaltara. Peserta pemilu hanya boleh memasang algaka di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan KPU melalui SK tersebut.

“Lokasi kampanye nanti ditetapkan di SK. Tapi terlebih dahulu kita berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota. Karena mereka yang memiliki wilayah dan lebih paham dengan situasi daerahnya,” terangnya kepada Bulungan Post, Rabu (12/9.

Lanjutnya, adapun terkait pemasangan algaka di lahan perseorangan atau milik swasta, diperkenankan memasang selama mendapat izin pemiliknya. Mengenai materi kampanye yang dituangkan dalam pertemuan terbuka, termasuk dalam algaka, di antaranya, visi, misi, program atau citra diri pasangan calon untuk kampanye presiden dan wakil presiden.

Termasuk parpol peserta pemilu untuk kampanye yang dilaksanakan oleh calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Serta calon anggota DPD untuk kampanye perseorangan. “Jadi peserta pemilu hanya ada tiga, yakni pasangan calon presiden, partai politik peserta pemilu dan calon anggota DPD,” sebutnya.

Berkaitan dengan algaka yang dipasang, kata pria yang biasa dipanggil Rully ini, akan difasilitasi KPU sesuai anggaran yang dimiliki. Untuk algaka, KPU akan berhubungan dengan partai politik, bukan terhadap calon legislatif. 

“Silakan partainya yang atur, bagaimana desain algaka yang dipasang sesuai ketentuan berlaku,” imbuhnya. Bahkan peserta pemilu dapat menambah algaka, selain yang telah difasilitasi KPU.

KPU provinsi dan kabupaten/kota akan menetapkan jumlah penambahan algaka dengan keputusan. Dengan rincian untuk tambahan, baliho paling banyak 5 buah dikali jumlah desa atau kelurahan di masing-masing kabupaten/kota.

Kemudian spanduk paling banyak 10 buah dikali jumlah desa atau sebutan lain/kelurahan di masing-masing kabupaten/kota. (uno/rio) 


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:54

Tambang Emas Ilegal Makan Korban

TANJUNG SELOR – Aktivitas tambang emas ilegal di sekitar Kalambakas,…

Senin, 12 November 2018 22:34

Lahan Pertanian Abadi Belum Mendesak

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara…

Minggu, 11 November 2018 19:12

Perusda Tak Diseriusi Pemkab

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terkesan tidak serius menyelesaikan…

Minggu, 11 November 2018 19:00

Korban Kekerasan Enggan Melapor

TANJUNG SELOR - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat…

Sabtu, 10 November 2018 14:51

Dibutuhkan Inovasi Baru

PENGEMBANGAN program Unit Kesehatan Sekolah (UKS) diminta tidak dilakukan sendiri.…

Sabtu, 10 November 2018 14:41

Kampung KB untuk Tingkatkan Kualitas Penduduk

TANJUNG SELOR - Berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang…

Jumat, 09 November 2018 14:57

Lapas Nunukan Kedatangan Warga Baru

TANJUNG SELOR – Puluhan narapidana di Rutan Polres Bulungan dipindahkan…

Rabu, 07 November 2018 15:18

Satpol PP Hanya Beri Imbauan

TANJUNG SELOR – Hak pejalan kaki di sejumlah tempat di…

Rabu, 07 November 2018 15:15

Perpustakaan Keliling Sulit Jangkau Kawasan Transmigrasi

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan Gerakan…

Rabu, 07 November 2018 14:50

Cakupan POMP Bulungan 100 Persen

DINAS Kesehatan (Diskes) Kaltara memperoleh data untuk kabupaten yang telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .