MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 13 September 2018 14:29
WADUH..!! Dua Nelayan Indonesia Diculik, Diduga Dilakukan Kelompok Ini...

Diduga Dilakukan oleh Kelompok Abbu Sayaff

SUDAH DIAMANKAN: Kapal Dwi Jaya 1 tempat dua orang nelayan Indonesia yang disandera oleh perompak Filipna, Selasa (11/9) lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban penculikan di perairan laut pulau Gaya Semporna Sabah, Malaysia, Selasa (11/9). Dua korban WNI yang disandera atas nama Samsul Saguni, 40 tahun dan Usman Yusuf, 35 tahun, berprofesi sebagai nelayan Kapal Dwi Jaya 1 yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Bakri Bin Basir dan Tuba Damar kepada Kepolisian Malaysia mengatakan, dua orang laki-laku dari Filipina membajak Kapala Dwi Jaya 1 menggunakan senjata laras panjang jenis M16.

Pelapor dan rekannya telah berada di perairan Pulau Gaya selama 3 hari untuk menangkap ikan menggunakan kapal milik pengusaha dari Negeri Jiran -sebutan Malaysia yang terdiri dari 15 orang anak kapal (ABK) termasuk juragan.

Semasa kejadian hanya 4 orang yang berada dalam kapal, sementara 11 orang lagi telah turun ke Pulau Semporna menggunakan lightboat untuk mengantar ikan.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara, Brigjen pol Indrajit kepada Bulungan Post membenarkan kejadian tersebut. “Berdasarkan informasi yang kami terima, penculikan terhadap 2 WNI itu benar. Namun, kejadiannya berada di wilayah teritorial negara tetangga Malaysia. Kebetulan saya masih di Jakarta, kasus ini telah diketahui Mabes Polri dan TNI,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Rabu (12/9).

Atas kejadian tersebut Kepolisian bersama TNI akan bekerja sama meningkatkan pengamanan perairan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Kami akan perketat pengamanan perairan di perbatasan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut, upaya ini untuk mencegah agar aktivitas kegiatan kelompok bersenjata itu tidak terjadi,” pungkasnya.

Saat ini, pihak keamanan Malaysia sedang menyelidiki kasus tersebut. Dugaan sementara nelayan tersebut diculik oleh kelompok Abu Sayyaf yang sedang mencari tebusan kepada perusahaan dan negara korban penculikan. (*/isa/rio)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:56

Petaka Dini Hari di Laut Bunyu, Petaka Dini Hari di Laut Bunyu

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara kembali terjadi. Kali…

Selasa, 13 November 2018 11:43

Kembali Diusulkan Tahun Depan

FORMASI yang diperoleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara pada penerimaan CPNS…

Selasa, 13 November 2018 11:21

Desak Dewan Percepat Pembahasan APBD

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltara hanya memiliki…

Senin, 12 November 2018 21:28

Berawal dari Keprihatinan, Buat Aplikasi Informasi Rawan Laka

Melalui ajang Nasional Young Inventor Award (NYIA) yang diselenggarakan Lembaga…

Senin, 12 November 2018 21:12

Gubernur Tegaskan Tak Ada Defisit

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan pada…

Senin, 12 November 2018 21:10

Dipastikan Banyak Formasi Tak Terisi

TANJUNG SELOR - Seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemprov Kaltara…

Minggu, 11 November 2018 19:10

APK Belum Selesai

MASA kampanye peserta pemilu tahun depan, telah berjalan hingga April…

Minggu, 11 November 2018 18:49

34 Peserta Lulus Passing Grade

TANJUNG SELOR - Sudah sepekan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya…

Sabtu, 10 November 2018 14:38

Siapkan Persyaratan untuk Tol Bulungan-Berau

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat…

Sabtu, 10 November 2018 14:36

Jaringan Internet Jadi Kendala Pemdes

TANJUNG SELOR – Pelaporan penggunaan dana desa saat ini harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .