MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 12 September 2018 16:47
Digelontorkan Rp 898 Juta
Ilustrasi

PROKAL.CO, SATU partai politik (parpol) di Tarakan dipastikan tidak mendapat jatah bantuan anggaran dari Pemerintah Kota Tarakan pada tahun ini. 

Itu terungkap dari hasil rapat dengar pendapat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemkot Tarakan di gedung wakil rakyat jalan Jenderal Sudirman,  Senin (10/9) siang. 

Namun, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tarakan, Agus Sutanto, enggan menyebutkan satu parpol yang tidak mendapatkan bantuan tersebut. 

“Untuk parpol yang tidak dapat itu tidak bisa disebutkan apa nama parpolnya,” ujar Agus Sutanto kepada awak media usai pertemuan. 

Dari 11 parpol peserta pileg 2014 lalu,  hanya 10 parpol yang mendapatkan bantuan. Berpatokkan pada perolehan kursi di DPRD Tarakan. Hal itu sudah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Bantuan Terhadap Partai Politik. 

Tahun ini, Pemkot Tarakan menggelontorkan Rp 898 juta untuk 10 parpol tersebut. Pembagiannya disesuaikan jumlah perolehan suara yang diraih parpol pada Pileg 2014 lalu. 

Mengacu aturan tersebut, Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi partai paling banyak mendapat bantuan anggaran karena menjadi pemenang Pileg 2014. Sedangkan parpol yang paling sedikit menerima bantuan adalah PBB. 

Satu suara dinilai Rp 9.158 per tahun. Jumlah itu jauh lebih baik dibandingkan jika mengacu Undang-Undang yang mengamanahkan pemberian bantuan dalam satu suara minimal Rp 1.500 per suara sah. “Jumlah suara dikalikan jumlah bantuannya per suara sah,” jelasnya.

Proses pencairan bantuan merujuk pada mekanisme yang berlaku. Seperti dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Tarakan. Namun, sebelum diterbitkan, setiap parpol  wajib menyampaikan pertanggung jawaban bantuan keuangan tahun anggaran sebelumnya selambat-lambatnya satu bulan setelah berakhir tahun anggaran.

Ia mencontohkan, untuk bantuan keuangan tahun anggaran 2017, harus dipertanggung jawabkan selambat-lambatnya 31 Januari 2018. Setelah itu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan selama 1 bulan. Jika sudah dinilai tidak ada masalah barulah diterbitkan SK Wali Kota Tarakan untuk pencairan anggaran tahun berikutnya. 

“Hanya saja kemarin pemeriksaan di Tarakan itu agak lambat karena kesibukannya (BPK), sehingga Juni baru pemeriksaan BPK terbit tapi per tanggal 30 April dan baru kami terima bulan Juni, sehingga pembuatan SK baru kami proses,” katanya.

Hasil pemeriksaan BPK itu menjadi rujukan bagi Wali Kota Tarakan untuk menerbitkan surat keputusan. Ia menjamin,  begitu proses penerbitan SK wali Kota selesai,  pihaknya langsung mencairkan bantuan anggaran parpol. 

Sementara anggota Komisi III DPRD Kota Tarakan, Yulius Dinandus berharap pencairan bantuan parpol dilakukan secepatnya tanpa menunggu hingga akhir tahun karena berdampak pada pembuatan laporan pertanggung jawaban. 

 “Kalau di bulan Desember, maka rentan waktunya akan sulit, karena belum cair tapi sudah mau dilaporkan. Jadi harus terstruktur waktunya,” tegas pria yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)  Tarakan ini usai rapat.

Saat disinggung tentang satu parpol yang dinyatakan tidak mendapatkan anggaran, Yulius pun enggan membeberkan nama parpol tersebut. (mrs/rio)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .