MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 11 September 2018 15:36
Penumpang Mengaku Diusir dari Pesawat, Manajemen Lion Air Tegaskan hanya Miskomunikasi
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Manajemen Lion Air dilaporkan oleh salah seorang penumpang, karena dianggap memberikan tindakan tidak menyenangkan. Yakni, mengusir dari dalam pesawat.

 

Adalah Nurwadi Pakki yang mengaku diusir dari dalam pesawat, karena dianggap memiliki tiket yang sama dengan penumpang lain. Namun, pihak Lion Air membantah kabar tersebut.

 

Manajer Lion Air Tarakan Muhammad Arif mengatakan, kejadian tersebut merupakan miskomunikasi. Awal mula berasal dari agen atau travel calon penumpang tersebut yang membatalkan tiket. Sehingga, pihaknya membatalkan tiket tersebut dan memberikannya kepada penumpang lain.

 

"Salah paham saja insiden ini, karena agennya itu refund tiket. Secara otomatis status booking pasti hangus sendiri, nama penumpangnya juga hilang dari sistem. Akhirnya terjadilah double shift tersebut," ungkapnya, Senin (10/9).

 

Mengenai insiden pengusiran, ia mengungkapkan, yang dilakukan bukanlah seperti yang dikabarkan, karena pihaknya hanya menjalankan prosedur dengan mengeluarkan penumpang karena tidak tertera pada manifest.

 

"Tidak diusir. Kami hanya jalankan tugas. Karena tidak ada di manifest kita keluarkan dia," tegasnya.

 

Sementara itu, Nurwadi mengungkapkan, tidak mempermasalahkan kesalahpahaman yang dialaminya dengan sang agen. Tetapi yang disayangkannya ialah tidak adanya penjelasan dari pihak Lion Air.

 

"Kalau penjelasan tersebut ada, pasti saya sudah tidak lolos saat boarding. Ini saya sudah sampai di pesawat loh. Kalaupun ada, tidak sampai diusir saya pasti ketahuanlah ketika saya boarding," ungkapnya.

 

Terkait refund yang dilakukan agen tersebut, ia belum mengetahui hal itu sama sekali. Dan, uangnya juga belum ia terima jika memang refund. "Membatalkan? Saya tidak pernah. Kalaupun batal ngapain saya kesini sampai lolos masuk ke pesawat. Saya duga ada oknum ini," kesalnya.

Ia menambahkan, jika terbukti ada permainan di dalamnya, maka ia akan menuntut pihak maskapai. Selain itu, bukti refund yang sebelumnya di-booking tidak diberikan juga akan menjadi tuntutannya. "Saya pasti akan tuntut ketika tidak bisa berikan bukti. Sementara, hingga saat ini bukti refund-nya juga belum saya terima," ujarnya. (*/ade/fen) 


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…

Kamis, 06 Desember 2018 14:34

Kasus Fortunsius Bakal Ada Tersangka

TARAKAN – Penyelidikan terhadap tenggelamnya tugboat atau kapal penarik ponton…

Kamis, 06 Desember 2018 14:30

Jamin SK untuk Dapat Pinjaman Bank

TARAKAN – Bukan menjadi hal baru jika PNS di lingkungan…

Rabu, 05 Desember 2018 10:27

GIMANA NIH...!! Jumlah Kapal Patroli Belum Ideal

TARAKAN – Wilayah perairan Kalimantan Utara yang cukup luas dan…

Rabu, 05 Desember 2018 09:30

Dewan Akan Jadikan Kado Akhir Tahun

TARAKAN – Desakan agar tempat prostitusi atau lokalisasi segera ditutup,…

Rabu, 05 Desember 2018 09:29

Karena Ini, 13 Produk Kosmetik Disita

TARAKAN – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .