MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:52
Longsor di Jalan Lingkar Sebatik, Ancam Keselamatan Warga, Belum Ada Penanganan
ANCAM KESELAMATAN PENGENDARA: Salah satu titik longsor yang terjadi di jalan lingkar Sebatik, tepatnya di Bukit Menangis.

PROKAL.CO, class="p1">SEBATIK BARAT – Kondisi jalan lingkar Sebatik, tepatnya di Bukit Menangis RT 06 Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, mengancam keselamatan pengendara yang melintas di jalan tersebut. 

Meski berupa aspal, namun sepanjang jalan tersebut ditemukan sejumlah titik longsor yang kondisinya bervariasi. Mulai kategori rusak ringan hingga parah. Dari pantauan awak media Bulungan Post, ada yang bahkan longsor hingga menggerus satu ruas jalan.

Dengan kondisi tersebut, pengendara roda hanya bisa menggunakan satu jalur saja secara bergantian. Ditambah lagi tidak ada lampu penerangan untuk menerangi situasi pada malam hari, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas. 

Padahal, jalan tersebut sangat penting keberadaannya bagi masyarakat. Sebab menjadi akses utama menghubungkan Sebatik Barat dan Sebatik Tengah. 

Seperti diketahui, Sebatik Tengah sering dikunjungi masyarakat untuk melihat wilayah perbatasan patok tiga di Desa Aji Kuning serta sekolah tapal batas di Dusun Perjoko.

Kerusakan di sejumlah titik jalan lingkar Sebatik, menurut salah satu warga sekitar, Nasar Hardin, sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu dan belum ada penanganan serius yang dilakukan pemerintah setempat. 

Dikhawatirkan terjadi kecelakaan di jalur tersebut. Nasar Hardin mengaminkan terjadinya kekhawatiran itu. Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ini mengungkapkan, sebuah truk menjadi korban dari kerusakan jalan tersebut. 

“Baru saja, baru dua bulan (atau) tiga bulan lalu,” ujar Nasar Hardin, Jumat (17/8). 

Menurutnya, pengendara yang sudah bisa melintasi jalan tersebut, mungkin bisa mengantisipasi karena sudah mengetahui medan. Namun, bagi pengemudi baru, dikhawatirkan bisa menjadi korban. 

Namun, kerusakan saat ini masih lebih baik dibandingkan sebelumnya. Nasar mengaku pernah terjadi longsor yang lebih parah lagi. Bahkan, pengemudi menyiapkan cangkul di mobil untuk mengantisipasi jika menemukan jalan yang menghambat laju kendaraan.

“Dulu kita bawa cangkul di bawa kursi. Kalau ada longsor kita cangkul baru lewat,” pungkasnya.  (mrs/rio) 


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 12:30

Pipa Bocor, Dua Operator Pingsan

TARAKAN – Operator stasiun M-5 milik salah satu perusahaan migas…

Minggu, 18 November 2018 14:43

Oknum PNS Terancam Sanksi

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bulungan menemukan…

Sabtu, 17 November 2018 02:32

Polda Selidiki Penyebab Tenggelamnya TB Fortunesius

TANJUNG SELOR – Penyebab tenggelamnya tugboat Fortunesius di perairan Pulau…

Sabtu, 17 November 2018 02:18

Pria Ini Bakal Berenang di 3 Selat Sekaligus

Memanfaatkan momentum Hari Pahlawan 10 November, Ibrahim Rusli kembali menguji…

Jumat, 16 November 2018 10:33

Petakan Kebutuhan Dokter

KEBUTUHAN tenaga medis seperti perawat, bidan dan dokter bakal semakin…

Jumat, 16 November 2018 10:26

Korban Kedua Ditemukan Terperangkap

TANJUNG SELOR – Satu korban kapal tenggelam di perairan Pulau…

Jumat, 16 November 2018 10:17

DPT Bertambah 19.627 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah melaksanakan…

Kamis, 15 November 2018 10:25

Gubernur Target 2020 RSUD Beroperasi

TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara membangun rumah sakit di…

Kamis, 15 November 2018 10:21

Satu korban Belum Ditemukan

PENCARIAN dua kru tugboat Fortunesius yang dinyatakan hilang pada Senin…

Kamis, 15 November 2018 10:19

Penculikan Anak Tidak Benar

MARAKNYA penyebaran berita bohong atau hoaks yang menjadi konsumsi publik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .