MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39
Sertifikasi Halal sambil Jalan
Subono

PROKAL.CO, PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi masyarakat Tarakan terutama orangtua siswa. Karena sertifikat halal dari MUI yang belum dikeluarkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tarakan Subono, mengatakan bahwa vaksin MR tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi bayi dan balita serta aman untuk digunakan. Namun, yang menjadi kendalanya ialah vaksin tersebut belum mendapat sertifikasi halal dari MUI.

"Vaksin MR ini sudah teruji oleh Kemenkes dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Hambatannya hanya pada sertifikasi halal. Tapi saat ini, beberapa sekolah imunisasinya tetap berjalan dan yang lain masih menunggu keputusan MUI dan tidak kami paksakan," ungkapnya, Selasa (14/8).

Sebagai tambahan, target Diskes Tarakan hingga september nanti untuk bayi dan balita sekitar 95 persen. Meskipun saat ini, masih banyak orangtua yang menunggu putusan MUI hal itu tidaklah masalah masih ada panduan melalui jadwal selanjutnya. Selain itu vaksin MR tersebut merupakan pengganti campak.

“Namun jika telah melewati September, maka akan mengikuti vaksin regular yang ada di Puskesmas, Posyandu, maupun rumah sakit. Jika dengan jumlah yang banyak kami akan gerakan petugas untuk melakukannya,” ungkapnya.

Subono mengatakan, pihaknya targetkan 65 ribu anak yang akan diimunisasi masal, dengan jumlah persentase 95 persen. Alat-alat sudah dilengkapi oleh pihaknya. Tetapi, vaksinnya nanti akan diberikan secara bertahap dan di Tarakan sendiri telah tersedia 3 ribu vial untuk 30 ribu anak karena 1 vial digunakan 10 anak.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltara KH Zainuddin Dalila, mengatakan sesuai dengan putusan MUI Pusat, bahwasannya proses sertifikasi tidak mengganggu jalannya program suntik imunisasi vaksin MR bagi anak sekolah atau orangtua yang menginginkannya.

“Jika sambil proses sertifikasi halal program berlangsung tidak ada masalah. Bagi yang Islam tetapi tidak ingin menunggu sertifikasi halal maka itu tidak jadi masalah, dan kami tidak menghalangi pemberian vaksin MR tersebut,” ungkapnya.

Jika sebaliknya bagi masyarakat yang menunggu fatwa MUI, pemerintah juga tidak boleh memaksakannya. Karena hal tersebut sah-sah saja.

“Fatwa tersebut bukan untuk menghalangi proses pengimunisasian hanya tentang halal atau tidaknya bahan yang terkandung di dalamnya,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 14:44

Warga Filipina Bawa Sabu 5 Kg

TANJUNG SELOR – Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infantri…

Selasa, 18 September 2018 14:42

Dua WNI yang Diculik Belum Terdeteksi

TANJUNG SELOR – Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia telah menindaklanjuti penculikan…

Selasa, 18 September 2018 14:34

Penumpang Pesawat Dikalungkan Bunga, KSOP Bagi Baju Pelampung

Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-47 di Tarakan, kemarin (17/9), diperingati dengan cara beda…

Senin, 17 September 2018 17:10

Tarakan Tak Dapat Formasi CPNS

TANJUNG SELOR - Tahun ini Pemerintah Provinsi Kaltara kembali mendapatkan jatah untuk penerimaan Calon…

Senin, 17 September 2018 17:02

Dahulu Uang Admnistrasi Kartu ATM Dikuasasi Asing

Gerak perekonomian Kalimantan Utara terus berkembang mengikuti teknologi. Salah satunya berupa penggunaan…

Senin, 17 September 2018 16:59

Tunggu Hasil Audit BPKP Kaltara

TARAKAN – Satu per satu aset yang dimiliki Pemkot Tarakan mulai diserahkan ke Pemerintah Provinsi…

Minggu, 16 September 2018 15:21

Enam Rumah Terbakar, Diduga Arus Pendek

TANJUNG SELOR - Kebakaran terjadi di Jalan MT Haryono, Tanjung Selor, pada pukul 13.50 Wita, Sabtu (15/9).…

Minggu, 16 September 2018 14:42

Latsar Penting Diikuti ASN

TANJUNG SELOR - Sangat penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti latihan dasar (latsar).…

Sabtu, 15 September 2018 13:04

Perempuan Cantik Ini Terdiam di Persidangan

TARAKAN – Rizki Amelia, tersangka kasus narkoba menjalani sidang pertamanya pada Kamis (13/9)…

Sabtu, 15 September 2018 12:55

Air, Listrik dan Pariwisata Dilirik AS

TARAKAN – Potensi yang dimiliki kota Tarakan mulai dilirik negara lain. Duta Besar Amerika Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .