MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:58
Label Halal Tertunda, Imunisasi MR Tetap Berlanjut
TERUS DIJALANKAN: Seorang anak menangis diberi vaksin MR oleh petugas kesehatan. Diskes Kaltara tetap melanjutkan program imunisasi meski belum ada keputusan dari MUI.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Meski banyak menuai penundaan di beberapa daerah di Indonesia, imunisasi Measles Rubela (MR) tetap dijalankan di Kalimantan Utara. Sejak kampanye imunisasi vaksin MR pada awal Agusutus lalu, pro kontra mengenai label halal terus terjadi di tengah masayarakat. 

Kekhawatiran masyarakat di Bumi Benuanta oleh status vaksin yang belum jelas, juga berdampak dari banyaknya orangtua yang enggan mengimunisasi anaknya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara Usman tidak ingin berbicara banyak mengenai soal status halal vaksin MR. Ia menjelaskan bahwa apa yang telah dikerjakan pemerintah, sudah sesuai dengan surat yang diedarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, yang menjelaskan tentang pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2.

Dalam surat tersebut dijelaskan, bahwa pelaksanaan imunisasi MR bagi masyarakat, memepertimbangkan aspek kehalalan kebolehan vaksin, diundur sampai Majelis Ulama Indonesia  mengeluarkan fatwa tentang pelaksanaan MR. Kemenkes memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memilih menunggu terbitnya fatwa MUI tentang imunisasi MR. Agar nantinya dapat memperoleh imunisasi MR pada kesempatan berikutnya sampai akhir September.

“Walau pun ada penolakan dari pihak orangtua di sekolah-sekolah itu tetap kita hargai. Dari segi pelayanan kesehatan kita tetap lanjut dengan imunisasi itu. Kita berharap capaian kita 95 persen minimal bisa dicapai, walau pun di hampir setiap daerah ada penolakan kenyatannya provinsi lain tetap lanjut,” lanjutnya.

Mariani, salah orangtua siswi di Paud Tunas Kasih, Jelarai Hulu menjelaskan, bahwa dirinya tidak menolak imunisai MR walaupun label halal tidak ada.
“Kita percaya apa yang dilakukan pemerintah, walaupun tidak ada label halalnya karena. Karena walaupun tidak ada label halalnya bukan berarti haram,” tandasnya. (*/kel/rio)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 16:24

ASN Terjaring Razia Diberikan Sanksi

TANJUNG SELOR - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara, yang terjaring razia…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:16

Sehari, Tiga Kali Listrik Padam

WARGA Tanjung Selor dan sekitarnya harus merasakan pemadaman listrik hingga tiga kali dalam sehari.…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:14

Buat Harga Stabil, Rencana Terbitkan Pergub

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Menengah (Disperindagkop…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:11

Ajukan 616 Guru Berstatus PNS

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara masih kekurangan tenaga pendidik…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:03

Tujuh Bacaleg Tak Masuk DCS

TANJUNG SELOR - Sesuai proses tahapan untuk bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kaltara, telah ditetapkan…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:37

Gang Kumis Penuh Warna

TANJUNG SELOR – Ada saja cara-cara kreatif yang bisa dilakukan agar lingkungan tempat tinggal…

Senin, 13 Agustus 2018 16:03

Kapasitas Terminal Bandara Ditambah

TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan tidak hanya dilakukan pada sisi udara. Yakni,…

Senin, 13 Agustus 2018 14:07

Satu Calhaj Meninggal

JUMLAH calon haji (calhaj) asal Kaltara yang tergabung dalam kloter 11, berkurang. Dari jumlah 418 orang,…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:24

Perpanjangan Runway Terkendala Lahan

TANJUNG SELOR – Perpanjangan landasan pacu atau runway Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:07

Tabrak Trotoar, Korban Meninggal di Tempat

KECELAKAAN tunggal terjadi di Jalan Jelarai dekat rumah dinas bupati Bulungan, pada Jumat (10/8) malam.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .