MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:58
Label Halal Tertunda, Imunisasi MR Tetap Berlanjut
TERUS DIJALANKAN: Seorang anak menangis diberi vaksin MR oleh petugas kesehatan. Diskes Kaltara tetap melanjutkan program imunisasi meski belum ada keputusan dari MUI.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Meski banyak menuai penundaan di beberapa daerah di Indonesia, imunisasi Measles Rubela (MR) tetap dijalankan di Kalimantan Utara. Sejak kampanye imunisasi vaksin MR pada awal Agusutus lalu, pro kontra mengenai label halal terus terjadi di tengah masayarakat. 

Kekhawatiran masyarakat di Bumi Benuanta oleh status vaksin yang belum jelas, juga berdampak dari banyaknya orangtua yang enggan mengimunisasi anaknya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara Usman tidak ingin berbicara banyak mengenai soal status halal vaksin MR. Ia menjelaskan bahwa apa yang telah dikerjakan pemerintah, sudah sesuai dengan surat yang diedarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, yang menjelaskan tentang pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2.

Dalam surat tersebut dijelaskan, bahwa pelaksanaan imunisasi MR bagi masyarakat, memepertimbangkan aspek kehalalan kebolehan vaksin, diundur sampai Majelis Ulama Indonesia  mengeluarkan fatwa tentang pelaksanaan MR. Kemenkes memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memilih menunggu terbitnya fatwa MUI tentang imunisasi MR. Agar nantinya dapat memperoleh imunisasi MR pada kesempatan berikutnya sampai akhir September.

“Walau pun ada penolakan dari pihak orangtua di sekolah-sekolah itu tetap kita hargai. Dari segi pelayanan kesehatan kita tetap lanjut dengan imunisasi itu. Kita berharap capaian kita 95 persen minimal bisa dicapai, walau pun di hampir setiap daerah ada penolakan kenyatannya provinsi lain tetap lanjut,” lanjutnya.

Mariani, salah orangtua siswi di Paud Tunas Kasih, Jelarai Hulu menjelaskan, bahwa dirinya tidak menolak imunisai MR walaupun label halal tidak ada.
“Kita percaya apa yang dilakukan pemerintah, walaupun tidak ada label halalnya karena. Karena walaupun tidak ada label halalnya bukan berarti haram,” tandasnya. (*/kel/rio)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 11:56

Status Lahan Pelabuhan Belum Jelas

TANJUNG SELOR – Pembangunan pelabuhan di Pulau Bunyu, Bulungan masih…

Rabu, 21 November 2018 11:53

Bulan Depan, Kapolda Pindah Kantor

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen…

Rabu, 21 November 2018 11:30

Perbatasan Harus Jadi Perhatian Serius

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada…

Selasa, 20 November 2018 14:11

Tes Urine, Hasilnya Negatif

TANJUNG SELOR – Puluhan personel Polres Bulungan menjalani pemeriksaan urine secara…

Selasa, 20 November 2018 14:03

Wanti-Wanti Penggunaan Tempat Ibadah

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Brigjend Indrajit mewanti-wanti agar peringatan…

Selasa, 20 November 2018 14:02

Tersisa Dua Kabupaten

PROGRAM bantuan dana desa untuk tahap III tahun ini telah…

Senin, 19 November 2018 12:56

Satu Perusahaan Dapat Nilai Merah

TANJUNG SELOR – Penilaian terhadap pengelolaan lingkungan kembali dilakukan Dinas…

Senin, 19 November 2018 12:44

Daftar Potensial Non KTP-el Capai 625 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara masih menemukan…

Senin, 19 November 2018 12:32

Empat Kabupaten Belum Serahkan LPj

PENYALURAN dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Provinsi Kaltara triwulan akhir…

Minggu, 18 November 2018 14:46

Sarankan Tambang Emas Dilegalkan

TANJUNG SELOR – Aktivitas penambangan emas secara ilegal di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .