MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 10 Agustus 2018 15:49
27.439 Liter Solar Diamankan
BARANG BUKTI: Kapal SPOB yang mengangkut BBM diduga ilegal, diamankan di dermaga Mako Lantamal XIII/Tarakan.

PROKAL.CO, class="p1">PENYELENDUPAN bahan bakar minyak (BBM) mulai marak terjadi di wilayah perairan Kaltara. Itu diketahui setelah Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal)  XIII Tarakan menangkap transaksi yang dilakukan dua kapal SPOB (Self Propelled Oil Barge).

Awalnya, Lantamal XIII Tarakan mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa marak terjadi kegiatan transaksi BBM ilegal di Perairan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT). 

Lantamal XIII Tarakan kemudian menugaskan tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) untuk melakukan pengumpulan data dan pengintaian selama kurang lebih seminggu. 

Benar saja. Pada Senin (6/8), sekira pukul 20.39 Wita, tim intelijen Lantamal XIII dan Pos AL KTT yang melaksanakan penyisiran di perairan Sesayap, menemukan 2 kapal SPOB, yakni Tidung Pala Indah dan Rizki-03, sedang melakukan kegiatan transaksi atau pengisian BBM.  

“Hari Senin kita bisa mendapatkan ada dua SPOB tertangkap tangan sedang melakukan proses perpindahan bahan bakar,” ujar Komandan Lantamal XIII Tarakan Kolonel Laut (P) Judijanto, Kamis (9/8). 

Tidak ada perlawanan berarti kala anggota Lantamal XIII/Tarakan memergok transaksi tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, kapal SPOB Rizki-03, tidak dilengkapi dokumen kelengkapan kapal maupun muatan. 

Sedangkan kapal SPOB Tidung Pala Indah yang melaksanakan bongkar muat, tidak dilengkapi adanya surat izin dari Syahbandar terkait transfer BBM ke SPOB Rizki- 03.

Kedua kapal SPOB saat ini diamankan di dermaga Mako Lantamal XIII Tarakan. Sementara 12 anak buah kapal (ABK) sedang dilakukan pemeriksaan oleh personel Lantamal XIII Tarakan. 

 

Menurut Judijanto, kedua kapal SPOB tersebut diduga melakukan kegiatan transaksi BBM ilegal jenis MT-88 atau solar industri sebanyak 27.439 liter, dari yang direncanakan sebanyak 35.000 liter. 

 

Mereka sudah melakukan beberapa kali, informasi awal demikian. Kita akan buktikan. Kita sedang dalami itu,” ujar Alumni Akademi Angkatan Laut angkatan 32 tahun 1987 ini.
Judijanto juga belum bisa menyimpulkan apakah dugaan transaksi BBM ilegal ini dilakukan secara terorganisasi atau individu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (mrs/rio) 


BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 14:54

Potensi PAD dari SBW Tak Bisa Tergarap

TARAKAN – Sejak beberapa tahun belakangan, usaha sarang burung walet…

Sabtu, 10 November 2018 14:46

Kasus DBD Turun, MD Naik

TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tarakan mengalami…

Sabtu, 10 November 2018 14:33

Daerah Wajib Giatkan Program 3R

TARAKAN – Direktur Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Tidak Berbahaya Kementerian…

Rabu, 07 November 2018 14:59

Tunjangan Pegawai Pemkot Terancam

TARAKAN – Ditolaknya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD-P Tarakan 2018…

Rabu, 07 November 2018 14:56

Observasi Persoalan di Perbatasan

TARAKAN - Kalimantan Utara mendapatkan kehormatan untuk pertama kalinya dikunjungi…

Selasa, 06 November 2018 14:42

TNI AL Jajaki Pembangunan Hanggar

TARAKAN – Penambahan fasilitas pendukung akan dilakukan TNI AL di…

Senin, 05 November 2018 12:29

Tawarkan Warga Tarakan Ikut Program Transmigrasi

TARAKAN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara…

Minggu, 04 November 2018 14:50

Awasi Pemberlakuan Upah Minimum

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah memutuskan untuk…

Minggu, 04 November 2018 14:31

Tingkatkan Infrastruktur Dukung BUMDes

BADAN usaha milik desa (BUMDes) terus tumbuh, belakangan ini .…

Minggu, 04 November 2018 14:27

Realisasi PMA Masih 4,31 Persen

SECARA perlahan rencana investasi di Kaltara terus mengalami peningkatan. Salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .