MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 10 Agustus 2018 15:12
BPK Siap Bantu Menghitung Kerugian Negara
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">KEPALA Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Nizam Burhanuddin menegaskan, pihaknya siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam hal pemberantasan kasus korupsi. 

Sesuai tugas BPK, pihaknya siap memberikan pendampingan berupa penghitungan nilai kerugian negara apabila diminta oleh aparat penegak hukum. Apakah ada unsur melanggar pidana (korupsi) atau tidak. 

“Kalau dari hasil pemeriksaan BPK itu ada indikasi tindak pidana, lalu kita sampaikan kepada aparat penegak hukum, kepolisian, kejaksaan atau KPK,” ujar Nizam Burhanuddin, usai menghadiri rapat koordinasi dengan aparat penegak hukum di Tarakan, Kamis (9/8).

Terkait tugas BPK ini, Nizam Burhanuddin menegaskan bahwa pihaknya juga siap untuk membantu Mabes Polri apabila diminta menghitung kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi pembangunan sheet pile di Kabupaten Tana Tidung.   

Kalaupun hasil penghitungan nilai kerugian negara masih dirasakan ragu apakah  ada unsur kerugian negara atau tidak, pihaknya bisa melakukan audit investigasi yang ditangani langsung khusus bidang audit investigasi BPK RI.

 “Oh pasti, itu kewajiban. Itu sudah tugas BPK kalau diminta menghitung kerugian,” sambung Auditor Utama Investigasi BPK RI, I Nyoman Wara. 

Namun, ia enggan membeberkan apakah sudah ada permintaan Mabes Polri untuk menghitung nilai kerugian negara atau belum. I Nyoman hanya menuturkan, karena kasus tersebut sedang proses hukum, ia tidak mau mengomentari terkait hal itu. 

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Utara Karyadi juga enggan mengomentari terkait kasus dugaan korupsi di KTT, karena menjadi ranah Bareskrim Polri. Namun, terkait tugas BPK untuk menghitung kerugian negara, ada mekanisme yang harus dilalui. 

“Permintaan penghitungan kerugian negara itu memang harus didahului dulu dengan adanya expose. Mekanismenya jelas, kalau meminta BPK itu sudah ada tersangkanya. Dan itu sudah sesudah penyidikkan. Bukan penyelidikan. Sudah memenuhi unsur itu. Jadi obyek tersangkanya sudah ada, sudah melalui tahap statusnya penyidikkan, BPK diminta, baru mereka melakukan ekspose,” ujar Karyadi. 

Jika mekanisme itu diikuti, ia menjamin proses penghitungan kerugian negara tidak memakan waktu lama. Karena pihaknyapun untuk mengawal agar jangan sampai penegak humum gagal di dalam penuntutannya. Karena itu dokumen-dokumen yang diperlukan harus lengkap. (mrs/rio) 


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:44

Rekrutmen CPNS Tunggu Kepastian Pusat

MASYARAKAT Tarakan masih harus bersabar untuk bisa mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:41

Harus Berpikir Kreatif dan Tidak Malu Bertanya

Jatuh bangun sempat dialami Makbul, pengusaha penyedia suku cadang alat berat. Namun, dukungan keluarga…

Senin, 13 Agustus 2018 16:01

Kurir Bawa Sabu 1 Kg

TANJUNG SELOR – Kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan masih menjadi pintu masuk bagi para bandar…

Senin, 13 Agustus 2018 14:03

Lanjutkan Usaha Orangtua, Sempat Terkendala Modal

Sukses adalah sebuah pilihan. Seperti Irham yang meninggalkan dunia konsultan kostruksi untuk menjadi…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:22

Mahasiswa Diminta Ciptakan Penelitian Baru

TUGAS terberat bagi lembaga perguruan tinggi, salah satunya mampu menciptakan penelitian baru setiap…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:19

Buka Lahan, Dilarang Dibakar

TANJUNG SELOR - Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .