MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 10 Agustus 2018 15:03
BNNP Kaltara Mengaku Kecolongan
MALU: Para tersangka hanya bisa tertunduk saat barang bukti narkoba seberat 1,06 kilogram dimusnahkan di Kantor BNNP Kaltara, lemarin (9/8)

PROKAL.CO, class="p1">BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali memusnahkan narkoba jenis sabu. Kali ini sebanyak 1,06 kilogram narkoba jenis sabu dari tiga kasus yang berbeda pada Juni dan Juli dilarutkan di dalam sebuah wadah berisi air.

Keempat tersangka dari 3 kasus tersebut yakni AR, BN, DY, dan NN hanya bisa pasrah saat proses tersebut.

Dari ketiga kasus tersebut, barang bukti (BB) yang paling banyak dimusnahkan adalah milik NN. Ia diamankan pada 8 Juli lalu dengan berat 987,72 gram. Kasus tersebut terungkap berawal pada 2 Juli yang lalu ketika petugas Avsec Bandara Juata Tarakan mencurigai 2 buah kotak pengiriman yang melalui jasa ekspedisi. Saat diamankan di dalamnya terdapat 20 poket sabu-sabu yang disimpan di dalam sepatu.

"Kita amankan dahulu barang buktinya, keesokan harinya kita berhasil meringkus wanita berinisial DY yang mengantarkan barang tersebut. Setelah dilakukan pengembangan seminggu setelahnya kota mengamankan NN yang merupakan pemilik paket tersebut. Yang bersangkutan mengakui menerima paketan dari Tawau Malaysia," ungkap Kepala BNNP Kaltara, Brigjend Pol Ery Nursatari, Kamis (9/8).

Selanjutnya, disusul dengan milik AR sebanyak 48,28 gram yang diamankan pada 2 Juni lalu. AR diamankan oleh BNNP Kaltara di rumahnya yang beralamat di Desa Sajau Hilir, RT 8 No 20 Tanjung Palas Timur Bulungan. 

Saat digeledah AR dalam keadaan tidur dan petugas menemukan bongkahan sabu di dalam sebuah panci bermotif bunga.

Terakhir adalah BB milik BN dengan berat 46,72 gram. BN diamankan saat berada di rumahnya di Jalan Binalatung RT 12 Pantai Amal, saat diamankan ditemukan 4 bungkus narkoba jenis sabu di rumahnya. BN mengakui jika ia membeli sabu tersebut untuk dijualkan kembali dengan harapan untuk memperoleh keuntungan.

Terkait maraknya pengiriman narkoba jenis sabu-sabu melalui jasa ekspedisi kargo, BNNP Kaltara mengaku sering kecolongan. 

Ery mengungkapkan jika pihaknya sedang berusaha untuk itu. Mereka kesulitan dengan cargo yang pengirim dan penerimannya tidak memiliki alamat yang jelas.

“Jadi dimohon kerja sama semuanya kepada pihak yang terkait, kepada media. Jika ada kasus penemuan di kargo kita tidak berbagi informasi dan menahan tersangka dan BB bukan karena apa, kita hanya ingin mendalami kasus tersebut lebih lanjut. Agar yang mengirim pengedar dan bandarnya ketangkep semua. Kalo sudah nemu kita panggil kok semua rekan-rekan," tegasnya.

Untuk pengamanan pihak cargo dan jasa ekpedisi, pihaknya menerapkan serta menegaskan kepada mereka agat tidak lalai. Apabila masih ditemukan kelalaian maka yang bersangkutan dapat dikenakan pasal yang dianggap terlibat dalam penemuan kasus narkoba tersebut.

"Jadi setiap pengiriman barang melalui jasa ekspidisi ataupun cargo, kita upayakan agar pengiriman menerapkan sesuai dengan identitas pribadi, jika tidak maka tidak boleh mengirimkan sesuatu. Apa susahnya sih melakukan pemeriksaan lebih terhadap pelanggan. Kan ada handphone lebih maju dan modern difoto dahulu, dan tidak perlu lagi mencatat. Ya diharapkan agar tidak lalai lagi," pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 00:11

Tak Terima, Laporkan

SELAIN baliho, spanduk atau poster, peserta pemilu juga diperbolehkan memasang stiker di tempat-tempat…

Senin, 15 Oktober 2018 00:10

Masih Mangkrak, Pembangunan GOR Tak Ada Kejelasan

TARAKAN – Hingga menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Tarakan Sofian Raga, pembangunan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:10

Tempuh Perjalanan Darat, Terkesan Dermaga Sungai Ular

Selama 5 tahun terbentuknya Kaltara, pembangunan wilayah perbatasan jadi perhatian. Terutama untuk infrastruktur…

Senin, 15 Oktober 2018 00:09

Fokus Perbaikan Jalan Berlubang

MALINAU - Pengerjaan jalan nasional untuk wilayah perbatasan Malinau hingga ke Sungai Ular, Kabupaten…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:25

Begini Usaha Mempermudah Urusan TKI

SEBAGAI pintu gerbang keluar masuknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mencoba peruntungan di negeri…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:24

Terduga Perompak ‘Dihadiahi’ Timah Panas

TANJUNG SELOR – Personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Nunukan bersama Satuan Tugas (Satgas)…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:23

Terkesan Inovasi Warga Nunukan

GUBERNUR Kaltara Irianto Lambrie mengapresiasi pembangunan Warung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:18

Sempat Ditolak, Berkas Akhirnya Diverifikasi

TANJUNG SELOR – Perjuangan pendaftar CPNS Pemkab Bulungan yang berkasnya sempat ditolak untuk…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:15

Banyak Warga Belum Mengerti

SEBANYAK 30 persen warga Kabupaten Bulungan belum terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan di Badan…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:14

Beras Lokal Kemahalan

TANJUNG SELOR – Badan Urusan Logistik (Bulog) Tanjung Selor kesulitan menyerap beras dari petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .