MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 08 Agustus 2018 15:01
Diduga Nyaleg, Dua ASN Minta Pensiun Dini
Amas Ramadhan

PROKAL.CO, TARAKAN – Menjadi wakil rakyat ternyata menjadi hal yang spesial bagi sebagian masyarakat. Kalangan muda hingga tua, dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi pun banyak yang tergiur.

Bahkan, mereka yang sebenarnya sudah mendapatkan rezeki yang cukup dari mata pencaharian yang mapan, masih tertarik menjadi anggota legislatif.

Contohnya, beberapa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan, mengajukan pensiun dini. Setelah ditelusuri, mereka berencana ikut bertarung dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019 nanti. Baik DPD RI, DPRD provinsi hingga DPRD kabupaten dan kota.  

“Ada juga kayak Pak Anton di Kecamatan Tarakan Utara. Informasinya sih ikut caleg. Kemudian ibu Misda (baca: Misdawati),” ujar Kepala Bidang Perencanaan dan Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Tarakan Amas Ramadhan, Selasa (7/8).

“Kalau ibu Misda sama Pak Anton itu memang usulkan berkas bahwa beliau mau pensiun. Setelah komunikasi, ngobrol-gobrol, memang dalam rangka legislatif,” sambungnya.

Selain mereka, kemungkinan masih ada ASN di lingkungan Pemkot Tarakan lainnya yang juga berminat menjadi anggota legislatif. Sebab, Amas mengakui, pihaknya pernah didatangi seseorang yang mengaku diutus kepala dinas untuk mengambil formulir pensiun dini.

Hanya saja, sejak mengambil hingga kemarin, yang bersangkutan belum mengembalikan ke BKPP Tarakan. Sehingga pihaknya belum mencatat sebagai PNS yang mengajukan pensiun dini.  

Terkait PNS yang sudah mengajukan permohonan pensiun dini, BKPP Tarakan sudah menindaklanjuti dengan memproses kelengkapan berkas-berkas. Jika sudah lengkap, akan diajukan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) selaku pemilik kewenangan untuk memberhentikan PNS.

Kalaupun masih ada berkas yang kurang lengkap, BKN akan menginformasikan ke BKPP Tarakan terkait kekurangan yang harus dilengkapi. Sehingga Amas memperkirakan proses pengajuan pensiun dini butuh waktu paling cepat tiga bulan.

“Tapi itu tidak menghalangi yang bersangkutan untuk daftar. Karena sepaham saya, cukup berkas disampaikan kepada kami, nanti kami membuat sebuah surat keterangan bahwa yang bersangkutan sedang usul pensiun dan saat ini berkasnya sedang berproses,” lanjut Amas.

Proses yang sama juga dialami ASN lainnya yang lebih dulu pensiun dini karena mengikuti pesta demokrasi. Misalnya Wali Kota Tarakan Sofian Raga dan mantan Sekretaris Kota Tarakan Khairul yang pensiun dini karena mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tarakan Juni lalu.

Sebenarnya, masih ada satu ASN lainnya yang juga mengusulkan pensiun dini. Namun, bukan karena ingin mengikuti Pileg, melainkan karena kondisi kesehatan. (mrs/rio)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…

Senin, 15 Oktober 2018 00:07

Bapas untuk Bimbing Narapidana

TARAKAN – Tidak lama lagi akan berdiri Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kalimantan Utara. Lokasinya…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:22

Persiapkan Diri untuk Bersaing

NUNUKAN - Pembangunan suatu daerah lebih maju, jika pemangku kepentingan memberikan kontribusi. Termasuk…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:59

Tarakan Jadi Rule of Model Pelayanan Publik

TARAKAN – Kota Tarakan dipercaya oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendadayaguaan Aparatur…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:16

Intensifkan Razia Kendaraan

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sejak beberapa bulan lalu hingga mengakibatkan…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:14

Sampah di Tarakan Capai 175 Ton

TARAKAN – Sampah semakin menjadi persoalan serius bagi Pemerintah Kota Tarakan. Pasalnya, seiring…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:07

Pegawai Hononer Akan Diasuransikan

TARAKAN – Pemerintah terus memperhatikan hak-hak pegawai kontrak atau honorer layaknya aparatur…

Kamis, 11 Oktober 2018 15:58

Pembobol Jok Terancam 5 Tahun Penjara

TARAKAN – Personel Polres Tarakan berhasil menangkap Akbar (35), pelaku pencurian pada Selasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .