MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 07 Agustus 2018 13:49
Sehari Hasilkan 120 Ton Sampah

TPA Aki Babu Overload, Butuh Perbaikan Alat Berat

BUTUH PENGGANTI: Tumpukan sampah di TPA Aki Babu, Tarakan sudah menggunung dan melebihi kapasitas.

PROKAL.CO, TARAKAN –Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aki Babu sudah melebih kapasitas kapasitas. Alhasil, sampah yang menggunung pun sampai menutupi gerbang masuk TPA dan tumpah ke badan jalan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Aki Babu, Abdul Muin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan,

lonjakan sampah terjadi pada Jumat, Sabtu dan Minggu hingga menutupi akses masuk atau gerbang dari TPA tersebut.

Bahkan, saat ini sampah yang dibuang ke TPA Aki Babu mencapai 120 ton per hari.

“Tentunya ini perlu pekerjaan yang ekstra mengingat TPA kita sudah overload. 120 ton itu saja rata-rata. Pada hari-hari tertentu seperti sehabis Idul Fitri mencapai 150 ton per hari,” kata Abdul Muin saat diwawancarai awak media ini, Senin (6/8).

Bahkan karena kondisi tersebut, ia sudah menahan truk pengangkut sampah tidak membuang sejak Jumat (3/8) ke satu-satunya TPA di Bumi Paguntaka itu. Namun, kebijakan itu terpaksa ditarik kembali mengingat sampah di tiap tempat pembuangan sementara yang berada di kota pun kian menumpuk.

“Dari pada sampah di kota dan lingkungan masyarakat makin bertumpuk jadi tetap dibuang. Demi kebersihan lingkungan masyarakat Tarakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, faktor lain membludaknya sampah adalah rusaknya satu unit eksavator yang diperuntukan mendorong dan mengeruk sampah. Menurut Muin, jika digunakan untuk mengeruk tanah mungkin saja alat tersebut bertahan lama. Tetapi karena mengeruk sampah yang mengandung zat-zat kimia tentu akan rentan terhadap kerusakan.

“Alat ini sudah dari 2012 dan belum ada perbaikan. Tentunya dengan rusaknya satu menghambat kinerja. Karena hanya satu yang bekerja,” jelasnya. “Yang besar itu lumpuh, roda-rodanya tidak bisa digerakkan. Hanya pengeruk sama body-nya saja yang bergerak. Cuman bisa mengeruk daerah sekitarnya saja lambatlah pokonya kinerja. Sementara sampah semakin meningkat,” sambungnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan, Supriyono mengamini kondisi tersebut. Saat ini pihaknya memiliki empat alat berat yang terdiri dari dua bulldozer dan dua eksavator.

Namun, hanya 1 bulldozer dan 1 unit eksavator yang berfungsi normal. Sementara dua alat berat lainnya rusak.

“Jadi itu saja kendala kita yang mengakibatkan penumpukan sampah. Alat-alat sudah berusia 6 tahun,” jelasnya.

Supriyono mengatakan, agar kinerja dapat maksimal, minimal alat berat berjumlah 6 unit. 3 unit bulldozer dan 3 unit eksavator. Dengan sistem, dua unit pada tiap jenis bekerja, sisanya sebagai cadangan.

“Jika salah satu rusak, serepnya ini digunakan sambil menunggu perbaikan alat berat yang sedang rusak jadi tidak menghambat seperti sekarang ini,” bebernya.

“Kita sudah sering lakukan pengajuan tapi belum ada respon. Kita sadari juga keadaan keuangan Tarakan sedang sulit. Jadi kita hanya bisa menunggu. Ya berharap agar alat yang lumpuh segera diperbaiki dan diadakan pengadaan kembali,” imbuhnya.

Terkait persoalan sampah yang menggunung, Supriyono menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengolahan terhadap sampah yang bisa terurai dengan cara ditimbun dengan tanah.

Dengan begitu, sambil menunggu pembusukan nantinya di lokasi tersebut akan ditumbuhi rumput yang akan terlihat asri.

Sedangkan sampah yang tidak dapat terurai dengan tanah, pihaknya sangat terbantu dengan kehadiran pemulung. Tanpa disadari oleh banyak kehadiran pemulung juga dapat membantu proses pemilahan sampah.

"Sampah yang dapat terurai kita timbun dengan tanah, ketika pembusukan dia akan menyusut dan menyatu dengan tanah. Untuk sampah jenis plastik, kaleng, da botol kita terbantu sekali dengan kehadiran para pemulung," ungkapnya.

Mengenai opsi TPA baru untuk menggantikan TPA Aki Babu yang sudah overload, pihaknya memperkirakan awal 2019 sudah berjalan. Namun, karena bukan ranah dari DLH Tarkaan, ia pun tidak dapat berbicara lebih banyak mengenai hal tersebut. (*/ade/rio)

 

 

Peningkatan Sampah di TPA Aki Babu, Tarakan

 

2011

Rata-rata per hari             : 47,4 Ton

Jumlah setahun                                : 17.288,1 Ton

2012

Rata-rata per hari             : 60,1 Ton

Jumlah setahun                                : 21,992,6 Ton

 

2013

Rata-rata per hari             : 65,2 Ton

Jumlah setahun                                : 23.802 Ton

 

2014

Rata-rata per hari             : 72 Ton

Jumlah setahun                                : 26.387 Ton

 

2015

Rata-rata per hari             : 84 Ton

Jumlah setahun                                : 30.737,5 Ton

 

2016

Rata-rata per hari             : 95 Ton

Jumlah setahun                                : 34.832,2 Ton

 

2017

Rata-rata per hari             : 100 Ton

Jumlah setahun                                : 36.639,7 Ton

 

2018

Rata-rata per hari             : 120 Ton

Jumlah 7 bulan terakhir : 25.420 Ton

 

Sumber: UPT TPA Aki Babu


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 15:12

Tentukan Standar Pemotongan Hewan Kurban

MALINAU - Dalam rangka menyambut hari raya Iduladha, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Dispertanak)…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:11

Masyarakat Tarakan Belum Sadar Kebersihan

TARAKAN – Kondisi tak menyenangkan terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sebengkok, Tarakan…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:56

Pindah ke NasDem, Ruddin Siap Mundur

TARAKAN – Pengunduran diri kader Partai Golongan Karya (Golkar), Ruddin dari partai yang telah…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:52

Pemkot Akan Tarik Retribusi Sewa Ruko

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan berencana untuk menyasar retribusi dari sewa ruko yang ada di…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:39

Arief Hidayat Gugat KPU Kaltara

TARAKAN - Dari pendaftaran calon anggota legislatif yang dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:10

Sungai Malinau Berubah Warna

MALINAU – Dalam beberapa hari terakhirm Sungai Malinau berubah warna. Air sungai berubah warna…

Rabu, 15 Agustus 2018 16:05

Cuaca Buruk, Nelayan Dihantam Gelombang

NELAYAN yang kembali ingin melaut, patut waspada. Cuaca di Kalimantan Utara yang kembali kurang bersahabat…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:16

Pemkab Malinau Gelar Sayembara Logo Erau

MALINAU – Untuk memeriahkan pelaksanaan Erau, berbagai persiapan dilakukan Pemkab Malinau. Salah…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:56

Tepis Isu Penghapusan Subsidi Listrik

TARAKAN – Subsidi listrik tepat sasaran bagi rumah tangga tidak mampu, sampai saat ini masih diberlakukan…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:49

Disdikbud Kaltara Tetap Ikuti Aturan PPDB

TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara tetap mengikuti aturan tentang penerimaan siswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .