MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Rabu, 01 Agustus 2018 14:12
Atlet Kaltara Masuk Timnas Asian Games 2018
PERKUAT INDONESIA: Dua atlet bola tangan Kaltara yang akan berlaga di Asian Games 2018.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Atlet-atlet asal Kalimantan Utara (Kaltara), dipastikan bergabung dalam skuat timnas Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang.

Atlet-atlet Kaltara akan bergabung dengan skuat timnas bola tangan dan panjat tebing Indonesia.

Di cabor bola tangan, Nur Rahman Efendi dan Andi Yoga Ananda, serta pelatih yang dipercaya menangani tim putri Indonesia nantinya, James Ramond Thw, berasal dari Kabupaten Bulungan, Kaltara.

Terpilihnya atlet Kaltara dan pelatih berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI), dengan nomor 123/PB ABTI/2018. Dikatakan Ketua Umum ABTI Kaltara Steve Singgih Wibowo, atlet-atletnya yang akan berlaga di Asian Games, sudah tiga bulan bergabung dengan timnas. Bahkan sudah jalani pemusatan latihan dan uji coba di Korea Selatan beberapa waktu lalu.

"Kami pernah meraih medali perunggu saat PON. Tapi waktu PON atlet sudah senior semua, sehingga saya mencari atlet junior untuk dibina," jelasnya beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, ketika mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas), 10 atlet Kaltara, baik putra dan putri, juga dua kali mengikuti seleksi timnas Asian Games.

Tetapi, tim putri harus gugur saat seleksi tersebut. Sementara dua atlet putra yang terpilih, berhasil lolos masuk tim Asian Games. "Untuk bisa lolos masuk timnas Asian Games persaingannya sangat ketat," ucapnya.

Setelah masuk timnas, dua atlet Kaltara bersama atlet menjalani uji tanding melawan Vietnam. Hasilnya timnas bola tangan Indonesia sukses mengalahkan Vietnam. Pelatih Indonesia berasal dari Korea, Mr Yoon Tae-ill, sehingga seluruh atlet pun telah jalani latihan ke Korea.

Bahkan dirinya rela merogoh kocek pribadinya untuk mendukung dua atletnya yang lolos seleksi timnas. “Saya membiayai atlet menggunakan anggaran pribadi, dikarenakan KONI Kaltara tak ada anggaran," ungkapnya.

Dia mengharapkan KONI Kaltara bisa eksis dalam menangani cabor. Setidaknya KONI Kaltara harus berupaya agar memiliki anggaran, terutama untuk persiapan PON 2020 di Papua.

"Paling tidak anggaran bisa segera dicairkan. Karena sampai sekarang anggaran belum dicairkan," ucapnya.

Selain atlet bola tangan, Kaltara juga mengirimkan Sabri, atlet panjat tebing binaan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nunukan. (uno/udi)

 


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .