MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 01 Agustus 2018 14:03
Begini Jika Pasar Belum Ada Pengelolanya...
SEPI PEMBELI: Pasar yang berada di belakang Kompleks Pusat Kuliner Pelangi, Malinau belum dikelola dengan baik.

PROKAL.CO, class="p1">MALINAU – Kompleks Pusat Kuliner Pelangi, Malinau yang berada di Jalan Panembahan terdapat sebuah pasar yang berada tepat di tepi Sungai Sesayap. Sayangnya, pasar yang menyediakan 16 lapak ikan dan 9 lapak sayuran itu justru sepi pembeli. Padahal pasar tersebut terbilang baru. Pada Mei lalu, baru dioperasikan.

Para pedagang pun mengeluhkan lesunya perputaran Rupiah di tempat tersebut. Yuli, seorang pedagang sayur mengeluhkan fasilitas pasar, terutama akses jalan yang menurutnya belum baik.

“Baru saja satu bulan kami di sini sudah ada Satpol PP yang menaruh plang di depan Gerbang Komplek Pelangi yang melarang Kendaraan roda dua masuk ke dalam pasar. Akibatnya berkurang pembeli yang masuk,” keluh Yuli saat diwawancara Bulungan Post, Selasa (31/7).

Pedagang lainnya juga mengeluhkan kondisi pasar yang sepi. Menurut seorang pedagang sayur lainnya, Mama Yoga, 35 tahun, mengaku pemasukannya sangat kurang.

“Pemasukan kami kurang setelah pindah ke sini. Masih banyak yang belum tahu pasar di sini sudah dibuka,” ucapnya.

Lokasi pasar yang berada di bagian belakang Kompleks Kuliner Pelangi menyebabkan belum ada masyarakat yang tahu. Bahwa ada pasar sayuran dan ikan. 

Tidak adanya badan atau lembaga yang ditunjuk untuk mengelola pasar, juga membuat pemanfaatan pusat perdagangan itu kurang maksimal. Padahal, inisiasi untuk membangun pasar dengan ukuran kecil berasal dari Kecamatan Malinau Kota. 

Ketua RT 006, Irianto yang mengawasi pasar tersebut karena berada di wilayahnya mengatakan, lapak disediakan oleh pemerintah kecamatan. Namun, hingga kini belum ada instansi resmi yang mengurus pasar tersebut. 

“Pasar disediakan kecamatan, pastinya RT 006 menjadi koordinator di lapangan karena masuk dalam wilayah kami,” pungkas Irianto. (*/rif/rio) 


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 11:34

Malaysia Berang Barang Subsidi Beredar di Kaltara

TANJUNG SELOR – Penjualan barang bersubsidi asal Malaysia di wilayah…

Selasa, 20 November 2018 14:06

Harga TBS Kelapa Sawit Anjlok

TANJUNG SELOR – Berdasarkan catatan triwulan I tahun ini, harga…

Senin, 19 November 2018 12:46

Perkebunan Sawit Ancam Lahan Pertanian

TANJUNG SELOR - Luas lahan pertanian di Kalimantan Utara terancam…

Minggu, 18 November 2018 14:27

UKM Kaltara Kalah dari Segi Pemasaran

PEMASARAN produk masih menjadi kendala sebagian pelaku usaha kecil menengah…

Minggu, 18 November 2018 14:25

Utang Pemprov Dicicil Tiga Tahun

LEMBAGA pembiayaan yang merupakan badan usaha milik negara di bawah…

Minggu, 18 November 2018 14:23

KEE Masuk Lahan Perluasan Kebun Sawit

TANJUNG SELOR – Kawasan hutan di wilayah Kabupaten Bulungan memiliki…

Sabtu, 17 November 2018 02:16

Stok Bahan Pokok Mencukupi

TANJUNG SELOR – Ketersediaan bahan pokok seperti beras, jagung, cabai besar,…

Jumat, 16 November 2018 10:39

Intensifkan Pengawasan Malam Hari

TARAKAN – Aktivitas nelayan pukat pada malam hari di sekitar…

Jumat, 16 November 2018 10:20

Harga Anjlok karena Stok Melimpah

TARAKAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai persoalan anjloknya…

Kamis, 15 November 2018 10:28

Lulusan Teknik Industri Bakal Banyak Dicari

TANJUNG SELOR – Kepala Seksi Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .