MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 31 Juli 2018 12:35
Kawasan Hutan Kota Jadi Permukiman
BERUBAH FUNGSI: Salah satu kawasan hutan di Karang Anyar yang mulai dibangun rumah oleh warga.

PROKAL.CO, TARAKAN – Tanah longsor yang kembali menerjang sejumlah rumah warga di Tarakan pada Jumat (27/7), menjadi peringatan bagi semua. Sebab, musibah ini adalah yang kesekian kalinya terjadi.

Musibah ini juga tidak lepas dari ulah manusia sendiri yang telah banyak mengubah fungsi hutan menjadi kawasan lain. Seperti area permukiman penduduk, serta lokasi penambangan pasir.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tarakan Dinas Kehutanan Kalimantan Utara, Rufinus Diro Pagiling mengakui hal itu. “Termasuk di Pepabri (Kelurahan Kampung 1/Skip) itu dikeluarkan (dari kawasan hutang kota). Terus di Kampung Bugis sudah keluar semua itu. Sama di dekat embung Kampung Satu/Skip, itu sudah keluar,” ujar Diro ditemui awak media, Senin (30/7).

Meski ada penambahan jumlah luas hutan lindung, karena ada pengalihan lokasi ke daerah yang lebih tinggi, namun tetap saja kondisi alam di Tarakan memprihatinkan jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan dalam durasi lama.

Namun, upaya untuk memperbaiki alam tetap dilakukan. Misal, untuk lokasi bekas galian tambang pasir, pihak perusahaan pemegang izin tambang tersebut telah melakukan rehabilitasi terhadap lahan-lahan kritis di sekitar lokasi tambangnya.

“Contohnya Pipit Mutiara Jaya itu dia melakukan rehab DAS (daerah aliran sungai) di Tarakan seluas 1.282 hektare. Sementara mereka jalan, nanam,” katanya.

Tanaman yang untuk rehabilitasi lahan adalah tanaman asli hutan daerah. Selain itu, juga pohon yang memiliki manfaat lebih seperti pohon minyak kayu putih untuk pembuatan minyak yang kebetulan bisa diolah di Tarakan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Budi, mengungkapkan hasil pendataan pada 2011 lalu menemukan ada puluhan titik rawan longsor yang tersebar di Tarakan.

“Mungkin sekitar hampir 40-an titik baik di seluruh Tarakan ini. Karena yang waktu itu melakukan (pemetaan, Red) sebenarnya Dinas Kehutanan,” ujarnya.

Dari puluhan titik rawan longsor tersebut, diperkirakan ada 500 rumah warga yang berpotensi tergerus longsor. Rumah-rumah tersebut tersebar di beberapa kelurahan.

BPBD Tarakan sendiri langsung tanggap begitu mendapatkan informasi terjadi musibah, termasuk tanah longsor. Dengan jumlah personel yang ada, aksi darurat di lapangan dilakukan tanpa harus menunggu jeda. 

Hanya saja untuk upaya pencegahan tanah longsor seperti melakukan reboisasi atau penghijauan, Budi menuturkan, bukan ranah pihaknya. Melainkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kalaupun ada, sifatnya yang darurat.

Seperti dengan inventarisasi lokasi longsor dengan melakukan langkah-langkah pengamanan tebing yang sifatnya sementara. Contohnya menutup permukaan tanah dengan terpal. Sehingga laju air hujan ketika menerpa lapisan tanah tidak secara langsung terserap oleh tanah. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:09

Anggaran Terbatas, Pengaspalan Tetap Diprogramkan

TANJUNG SELOR - Akses jalan darat menuju wilayah perbatasan ditargetkan pemerintah bisa rampung tahun…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:08

Kotak Suara Akan Dilelang

TARAKAN -  Pada pemilihan presiden dan anggota legislatif tahun depan, kotak suara yang digunakan…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:07

Dua Pendaftar Tak Penuhi Persyaratan

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan mencatat pendaftar…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:04

Tinjau Jalan Poros Long Bawan Tembus Krayan Selatan

Jalan poros Long Bawan, Kabupaten Malinau, merupakan akses perbatasan yang menghubungkan Kecamatan Krayan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:42

Tak Keberatan Dilibatkan Bahas APBD

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan masih fokus membahas rancangan anggaran pendapatan dan belanja…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:40

Lanjutkan Kuliah, Berhasil Raih Cum Laude

Nama Mayjen (Purn) TNI Dicky Wainal Usman sempat mencuat jelang Pilgub Kaltara, 2015 lalu. Lama tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:39

Akses ke Perbatasan Terhubung

MALINAU - Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara, terus digalakkan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:39

Temui Personel TNI, Layani Permintaan Foto Pelajar SMK

Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dari Nunukan ke Malinau melalui jalur darat, butuh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:11

Tak Terima, Laporkan

SELAIN baliho, spanduk atau poster, peserta pemilu juga diperbolehkan memasang stiker di tempat-tempat…

Senin, 15 Oktober 2018 00:10

Masih Mangkrak, Pembangunan GOR Tak Ada Kejelasan

TARAKAN – Hingga menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Tarakan Sofian Raga, pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .