MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Senin, 23 Juli 2018 13:42
Hentikan Penularan Campak dan Rubella, Begini Usaha Dinkes Kaltara
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">DINAS Kesehatan Kabupaten Bulungan menggelar kampanye imunisasi measles rubeola (MR) di salah satu hotel di Tanjung Selor, Jumat (20/7). Dalam kampanye itu, diberikan pemahaman manfaat imunisasi MR kepada para tamu undangan yang merupakan perwakilan dari tiap sektor.

Pasalnya, masih banyak belum mengetahui tujuan dari vaksinasi MR yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah Bumi Benuanta dalam waktu dekat.

Kepala Diskes Bulungan Idewan Budi Santoso mengatakan, vaksinasi MR dilakukan untuk mencegah penularan penyakit campak dan rubella. Terutama kepada anak bayi, balita dan ibu hamil.

“Apabila menyerang ibu hamil rubella dapat menyebabkan keguguran dan kematian janin. Oleh karena itu, agar tidak berakibat buruk pada masa depan anak-anak maka langkah pencegahan harus kita lakukan,” katanya.

Diskes mencatat, pada 2016 terjadi 297 kasus campak di Kabupaten Bulungan. Tahun lalu, terjadi 166 kasus campak. Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan. Untuk itu demi pencegahan dan terjadi penularan wabah rubella, masyarakat perlu mendapatkan vaksinasi MR.

Imunisasi MR di Kabupaten Bulungan yaitu anak-anak usia 9 bulan sampai dengan usia 15 tahun. Ditargetkan sebanyak 41.641 anak yang tersebar di 10 kecamatan dengan jumlah sasaran terbesar di Kecamatan Tanjung selor sebanyak 13.183 anak.

Diskes Bulungan memberikan pelayanan imunisasi di 437 pos yang tersebar di berbagai daerah termasuk sekolah, puskesmas dan posyandu. Juga ada 5 pelayanan pos swasta yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bisa mendapat vaksin MR.

Terkait pelaksanaan, dibantu juga oleh 242 tenaga kesehatan, terdiri dari dokter, bidan, dan perawat. Kampanye imunisasi MR juga didukung oleh 824 kader kesehatan dan 837 guru sekolah yang berlangsung selama Agustus hingga September. “Saya berharap semua pihak harus dapat berperan serta untuk bersama-sama memutus rantai penularan penyakit ini,” terangnya.

Pihaknya menyediakan 3.919 vaksin yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan. Ditargetkan, selama pelayanan imunisasi MR, target tersebut dapat dipenuhi. Sehingga penularan penyakit campak dan rubeola dapat dihentikan. (*/kel/rio)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 22:34

Lahan Pertanian Abadi Belum Mendesak

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara…

Minggu, 11 November 2018 19:12

Perusda Tak Diseriusi Pemkab

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terkesan tidak serius menyelesaikan…

Minggu, 11 November 2018 19:00

Korban Kekerasan Enggan Melapor

TANJUNG SELOR - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat…

Sabtu, 10 November 2018 14:51

Dibutuhkan Inovasi Baru

PENGEMBANGAN program Unit Kesehatan Sekolah (UKS) diminta tidak dilakukan sendiri.…

Sabtu, 10 November 2018 14:41

Kampung KB untuk Tingkatkan Kualitas Penduduk

TANJUNG SELOR - Berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang…

Jumat, 09 November 2018 14:57

Lapas Nunukan Kedatangan Warga Baru

TANJUNG SELOR – Puluhan narapidana di Rutan Polres Bulungan dipindahkan…

Rabu, 07 November 2018 15:18

Satpol PP Hanya Beri Imbauan

TANJUNG SELOR – Hak pejalan kaki di sejumlah tempat di…

Rabu, 07 November 2018 15:15

Perpustakaan Keliling Sulit Jangkau Kawasan Transmigrasi

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan Gerakan…

Rabu, 07 November 2018 14:50

Cakupan POMP Bulungan 100 Persen

DINAS Kesehatan (Diskes) Kaltara memperoleh data untuk kabupaten yang telah…

Rabu, 07 November 2018 14:49

Gara-Gara Ini, Speedboat Menara Gading Dilarang Berlayar

KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .