MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 23 Juli 2018 13:24
Pengrajin Kaltara Sabet Juara Nasional
RAIH JUARA: Sarinah (kanan) berhasil menyabet juara harapan 2 dalam kompetensi hantaran tingkat nasional.

PROKAL.CO, class="p1">KREATIVITAS pengrajin di wilayah Kaltara perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Apalagi kreativitas tersebut membawa nama Bumi Benuanta hingga ke kancah nasional. Salah satunya pengrajin hantaran pernikahan. 

Berbagai kerajinan di Kaltara beraneka ragam. Mulai dari tas anyaman, batik, kursi dari bahan rotan hingga hantaran yang biasa digunakan untuk acara pernikahan. 

Baru-baru ini salah seorang pengrajin, Sarinah, mengikuti lomba peserta didik dan pelatihan hantaran. Diselenggarakan pada 18-20 Juli lalu di Jakarta. Sarinah merupakan satu-satunya peserta yang mewakili Kaltara di ajang tersebut, dari perwakilan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cendikia, Tarakan. 

Ibu dua anak ini mampu meraih juara harapan dua yang diikuti sebanyak 16 provinsi. Dia mengatakan, dalam kompetensi itu ada tiga tema yang harus dibuat masing-masing peserta. 

Terdiri dari membuat hantaran Idulfitri, mengkreasikan buku tamu untuk acara pernikahan dan souvenir pernikahan. Setiap peserta diberikan waktu tiga untuk menyelesaikan tiga tema yang telah ditentukan. “Waktu yang diberikan kita berusaha harus selesai tiga tema itu,” ucapnya, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Ahad (22/7). 

Meskipun sudah berupaya, alumni SMPN 2 Tarakan ini harus puas meraih juara harapan dua. Karena penilaian yang dilakukan kelemahan ada di tema souvernir. Dia menilai, kreativitas masing-masing peserta dari provinsi lain cukup bagus. 

Waktu tiga jam yang diberikan tidak dialami kesulitan sama sekali oleh perempuan yang akrab dipanggil Rina. 

Karena dirinya lebih fokus untuk mengkreasikan hantaran. Bahkan diakui dari peserta lain tampilannya berbeda, karena dengan mengambil tema khas Kaltara. 

Selanjutnya, hasil karya masing-masing dipajang oleh panitia pelaksana. Bahan-bahan yang disiapkan dari masing-masing peserta sesuai tema yang telah ditentukan melalui makalah yang mereka buat. 

Dia mengatakan, bahan-bahan dibawa dari Tarakan. Tapi seluruh bahan-bahan tersebut akan diganti oleh panitia. Ini merupakan pengalaman pertama yang diikutinya. Banyak hal yang diperoleh setelah mengikuti kompetensi tersebut. Di antaranya menambah wawasan, mengenal peserta dari provinsi lainnya. Sekaligus bisa mengambil pelajaran dari hasil karya peserta lainnya, terutama untuk souvenir. 

Maklum, perempuan yang lahir di Balikpapan pada 28 Maret 1982 ini membuat souvenir berupa dompet berbahan uang logam. 

“Harus diakui untuk souvenir dari peserta lain hasilnya sangat bagus. Tapi ini saya jadikan pelajaran dan pengalaman agar ke depan bisa maksimal hasil karya yang saya ciptakan,” ungkapnya. 

Wanita yang berdomisili di Jalan Gunung Tembak Kampung Enam Kota Tarakan ini, telah menekuni kerajinan hantaran pernikahan sudah 5 tahun. Awalnya hanya suka membungkus-bungkus hantaran untuk pernikahannya sendiri. Namun kelamaan dia mulai menekuni kerajinan tersebut dan dapat menghasilkan uang. 

Meski awalnya uang yang didapat hanya Rp 35 ribu. Tapi berkat ketekunan dan kreasi yang dimiliki, kini perlahan hasil karyanya tersebut jadi pilihan bagi dua insan yang akan melangsungkan pernikahan. 

Dalam merangkai hantaran, Rina tidak membutuhkan waktu lama. Sehari bisa menyelesaikan 3-4 hantaran. Tapi ide mengkreasikan hantaran diperoleh Rina pada saat malam hari. “Dapat inspirasi untuk kreasi hantaran biasanya malam hari. Saya mengkreasikan hantaran menyesuaikan pemesan,” ujarnya. 

Dia mengharapkan adanya perhatian pemerintah daerah, khususnya yang membidangi dari Dinas Pariwisata. Pasalnya, pengrajin hantaran bila di provinsi lain mendapatkan pembinaan. Sehingga persiapan ketika adanya lomba sudah ada persiapan matang. Adanya lomba kompetensi berupa hantaran ini setidaknya bisa mengangkat nama daerah, baik Tarakan khususnya maupun Kaltara pada umumnya. (uno/rio)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…

Kamis, 06 Desember 2018 14:34

Kasus Fortunsius Bakal Ada Tersangka

TARAKAN – Penyelidikan terhadap tenggelamnya tugboat atau kapal penarik ponton…

Kamis, 06 Desember 2018 14:30

Jamin SK untuk Dapat Pinjaman Bank

TARAKAN – Bukan menjadi hal baru jika PNS di lingkungan…

Rabu, 05 Desember 2018 10:27

GIMANA NIH...!! Jumlah Kapal Patroli Belum Ideal

TARAKAN – Wilayah perairan Kalimantan Utara yang cukup luas dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .