MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41
Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal 3 hari lagi. Untuk itu, beragam persiapan telah dilakukan Pemerintah Kota Tarakan, demi menyukseskan kegiatan Rakernas Apeksi mendatang.

Sekertaris Daerah (Sekda) Tarakan, Firmannur mengatakan, pihaknya siap melaksanakan Rakernas Apeksi yang akan dilakukan pada 24 Juli mendatang. 

Khusus untuk pembangunan stan yang berada di Taman Berkampung, ia mengungkapkan jika pihaknya telah mempersiapkan jauh hari sebelum panggung tersebut mulai berdiri.

Dari 98 anggota Apeksi, satu kota dipastikan tidak hadir. Sementara beberapa anggota lagi masih menunggu konfirmasi. “Dipastikan tidak hadir Kota Lhoksumawe,” terangnya.

Kepala Bidang (Kabid) Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, Junaedi mengatakan, pihaknya akan menyediakan rambu-rambu lalu lintas sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan Yos Sudarso. Serta menyiapkan petugas parkir sepanjang berjalannya Rakernas Apeksi.

“Rambu yang akan kita pasang lebih dari 25. Seperti rambu dilarang parkir dan larangan masuk untuk kendaraan. Kesiapan personel kita turunkan 38 orang untuk pengamanan lalh lintas dan kendaraan. Dan untuk lahan parkir kita sediakan di SMPN 2 Tarakan dan SMAN 1 Tarakan, di lain tempat yakni depan Tarakan Plaza dan Kantor Kelurahan Karang Balik, bisa dibilang persiapan kami benar-benar matang," jelasnya.

Untuk informasi, pada saat pelaksanaan Rakernas Apeksi ada beberapa jalur yang diberlakukan satu arah karena separuh jalan digunakan sebagai jalur pawai budaya yakni Jalan Jendral Sudirman.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tarakan, Iptu Yayat Suryadinata mengatakan, pada 25 Juli  nanti akan ada beberapa rekayasa yang dilakukan pihaknya bersama Dishub. 

Yakni penutupan jalur Jendral Sudirman dan Yos Sudarso akan ditutup pada pukul 10.00 Wita. Untuk itu, ada beberapa cara yang akan digunakan, seperti mengalihkan jalur, termasuk mengurai kepadatan kendaraan. 

Pihaknya juga mengimbau kepada pengusaha yang bergerak di bidang jasa kontener, bongkar muat angkut barang dari pelabuhan, dan jasa air bersih untuk menghindari jalur tersebut. Karena dipastikan berpotensi sebagai penyebab kemacetan.

“Dimulai pukul 10.00 sampai kegiatan itu selesai tidak ada aktifitas dari kegiatan kendaraan tersebut. Bisa jadi mobilisasinya sebelum kegiatan, atau pada malam kegiatan yang akan dilaksanakan,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang akan dilaksanakan saat pawai budaya, pihaknya telah menentukan 18 titik keramaian. Adapun titik utamanya berada di simpang Gita Jalalatama dan Simpang Sebengkok. Sementara itu yang menjadi titik paling utama adalah simpang Masjid Al Maarif dan Jalan Slamet Riyadi.

“Kalau simpang Masjid Al Maarif sudah ditutup tapi masih membeludak, apa boleh buat. Rekayasa penutupannya yaitu simpang Gita Jalatama dan Simpang Sebengkok, ini sebagai alternatif yang terakhir,” ungkapnya.

Karena halaman SMAN 1 dan SMPN 2 Tarakan akan digunakan sebagai lokasi parkiran, maka pihaknya mengimbau agar proses pelaksanaan belajar mengajar di sekolah tersebut dapat dilakukan dengan cepat atau dapat diliburkan.

Jumlah personel yang akan dikerahkan pihaknya mengatur lalu lintas saat pelaksanaan pawai nanti mencapai 54 personel yang kemudian digabungkan dengan personel Dishub Tarakan. 

Kepala Dinas Pariwisata, Alek Sandra mengatakan dalam Rakernas Apeksi ini, pawai budaya akan melibatkan 98 kota, yang berasal dari seluruh Indonesia. Untuk jumlah peserta yang dapat dipastikan yakni 200 orang dari Tasikmalaya dan 250 orang dari Makassar.

“Peserta dari kota lain diperkirakan mendekati jumlah tersebut. Jadi dapat dipastikan peserta yang mengikuti pawai budaya kurang lebih 4 hingga 5 ribu peserta," ujarnya.

“Untuk kontingen Tarakan sendiri menurunkan sebanyak 591 orang. Jika ingin bertambah kita siap karena masih banyak waktu untuk melakukannya,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 12:30

Pipa Bocor, Dua Operator Pingsan

TARAKAN – Operator stasiun M-5 milik salah satu perusahaan migas…

Minggu, 18 November 2018 14:43

Oknum PNS Terancam Sanksi

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bulungan menemukan…

Sabtu, 17 November 2018 02:32

Polda Selidiki Penyebab Tenggelamnya TB Fortunesius

TANJUNG SELOR – Penyebab tenggelamnya tugboat Fortunesius di perairan Pulau…

Sabtu, 17 November 2018 02:18

Pria Ini Bakal Berenang di 3 Selat Sekaligus

Memanfaatkan momentum Hari Pahlawan 10 November, Ibrahim Rusli kembali menguji…

Jumat, 16 November 2018 10:33

Petakan Kebutuhan Dokter

KEBUTUHAN tenaga medis seperti perawat, bidan dan dokter bakal semakin…

Jumat, 16 November 2018 10:26

Korban Kedua Ditemukan Terperangkap

TANJUNG SELOR – Satu korban kapal tenggelam di perairan Pulau…

Jumat, 16 November 2018 10:17

DPT Bertambah 19.627 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah melaksanakan…

Kamis, 15 November 2018 10:25

Gubernur Target 2020 RSUD Beroperasi

TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara membangun rumah sakit di…

Kamis, 15 November 2018 10:21

Satu korban Belum Ditemukan

PENCARIAN dua kru tugboat Fortunesius yang dinyatakan hilang pada Senin…

Kamis, 15 November 2018 10:19

Penculikan Anak Tidak Benar

MARAKNYA penyebaran berita bohong atau hoaks yang menjadi konsumsi publik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .