MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 20 Juli 2018 13:53
Petani Tambak Ancam Demonstrasi

Harga Udang Merosot, Diduga Terjadi Permainan

MUSYAWARAH: Seluruh perwakilan petani tambak di Tarakan, berunding dengan pemerintah terkait harga udang yang semakin merosot di aula SMKN 2 Tarakan, kemarin (19/7).

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN - Ratusan petani tambak di Tarakan bertemu dengan pemerintah terkait merosotnya harga udang dalam beberapa bulan terakhir. Musyarawah dilakukan di aula SMKN 2 Tarakan, Kamis (19/7), guna mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Tamsil perwakilan petani tambak mengatakan, pemerintah dianggap tidak banyak berperan dalam menyelesaikan persoalan harga udang yang terus turun. Padahal, ribuan orang bergantung pada sektor perikanan tambak.

“Jadi inti semuanya ini adalah masalah mata pencaharian dan kehidupan sehari-hari kita. Dari dulu sampai sekarang harga udang itu tidak pernah bersahabat,” ungkapnya usai melakukan musyawarah kepada awak media.

Tamsil juga mengungkapkan kekesalannya mengenai penurunan harga udang secara drastis. 

“Bayangkan saja ada kemerosotan hingga tiga kali lipat dari harga sebelumnya. Harga udang itu berubah setiap harinya. Tidak semacam harga komoditi lainnya seperti ayam contohnya yang tidak berubah dalam waktu lama. Sementara udang bisa berubah dalam hitungan hari," tegasnya.

Setelah melakukan musyawarah, petani tambak akan melakukan demonstrasi. Hal itu dilakukan agar aspirasinya didengar oleh Pemerintah Kota Tarakan. 

“Tentu bukan sembarang demo, kita akan melakukan negoisasi terkait harga udang. Agar sekiranya pemerintah terutama dewan memerhatikan harganya jangan sampai merosot sekali. Kami berharap agar ini dapat didengarkan," jelasnya.

Namun, Tamsil enggan membeberkan tanggal untuk melakukan unjuk rasa. Ia mengatakan, akan mengurus izin dan menyiapkan massa lebih dahulu. Namun, ia memastikan dalam waktu dekat akan seger berdemonstrasi.

Inisiator pergerakan para petani tambak, Nurman mengatakan, harga udang yang membuat ia dan rekan-rekan satu profesi lainnya sangat dirugikan. 

Padahal ucap Nurman, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengatakan, agar harga komoditas udang terus naik dan penjualannya tetap stabil. Sayangnya, ucapan tersebut berbanding terbalik dengan fakta yang terjadi di Tarakan. 

“Tentunya di Tarakan tidak berbanding lurus dengan pernyataan tersebut. Kami menyisalir ada permainan oknum di dalamnya,” jelasnya.

Nurman menjelaskan, harga jual udang yang kian turun berbanding terbalik pula dengan harga bibit, pupuk dan kebutuhan petani tambak yang justru mengalami kenaikan. 

“Harapan kami stabilkan saja harga udang dengan harga yang ada. Jangan seenaknya diturunkan, sementara segala harga kebutuhan pokok terus meningkat," ungkapnya.

Dari hal tersebut, para petani tambak berharap agar pemerintah mampu menetapkan harga seperti komoditas lainnya. Agar kesejahteraan para petani tambak juga diperhatikan, dan fasilitasnya turut disediakan. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:15

Rancang Perluasan Komoditas

KEPALA Biro Perekonomian Setprov Kalimantan Utara Usdiansyah mengatakan, produksi sumber daya alam (SDA)…

Kamis, 04 Oktober 2018 16:48

Provinsi Diminta Tertibkan Pergub Untuk Atur Harga Udang di Kaltara

TARAKAN – Hasil kunjungan yang dilakukan DPRD Tarakan ke kementerian terkait untuk menyikapi anjloknya…

Senin, 01 Oktober 2018 15:48

Warga Diajak Konsumsi Produk Lokal

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mempunyai potensi sumber daya alam di tiap kabupaten dan kota.…

Minggu, 30 September 2018 16:44

Jamin SOA Barang Tak Dimonopoli

TANJUNG SELOR – Tingginya harga barang di daerah perbatasan, menjadi perhatian serius Pemprov…

Jumat, 28 September 2018 16:04

Pelaku Usaha Wajib Miliki NIB

TANJUNG SELOR - Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi…

Jumat, 28 September 2018 15:47

Harga Sewa Terlalu Mahal, Investor Mundur Kelola Pabrik Rumput Laut

TARAKAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan terus berupaya memfungsikan pabrik…

Rabu, 26 September 2018 14:59

ADUH..!! 80 Persen Kebutuhan Warga Masih dari Malaysia

TANJUNG SELOR – Banyaknya barang-barang dari Malaysia yang beredar di daerah perbatasan Kalimantan…

Senin, 24 September 2018 16:39

Pendapatan Tergerus Pembangunan Infrastruktur

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan oleh pemerintah, memiliki…

Rabu, 19 September 2018 14:59

Irau Malinau Tempat Promosi Produk UMKM

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus mempersiapkan event Irau ke-9 yang akan…

Rabu, 19 September 2018 14:30

Penggunaan Ringgit di Sebatik Menurun

PENGUNAAN mata uang asing berupa ringgit Malaysia, masih jadi permasalahan di wilayah perbatasan Kaltara,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .