MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 16 Juli 2018 16:47
Masyarakat Diminta Jadi Konsumen Cerdas
Subono Samsudi

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Pengawasan terhadap kesehatan makanan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Tarakan dan jajarannya. Kesadaran masyarakat juga punya peran penting. Mengingat sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Dinas Kesehatan masih terbatas.   

Harapan itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Tarakan Subono Samsudi, menanggapi masih ditemukannya makanan yang kurang sehat saat penyajian. Seperti yang diunggah David Wong di Facebook belum lama ini, setelah menemukan binatang pada makanan. 

Menurut Subono, jika berbicara pengawasan dan pemantauan, pihaknya sudah mengawasi terhadap tempat-tempat pengolahan makanan (TPPM) maupun tempat-tempat pengolahan umum (TTPU). Seperti hotel, kantin sekolah, pedagang kaki lima, dan tempat jualan lainnnya yang menyediakan makanan dan minuman.  

Tempat-tempat seperti itu menjadi target untuk pembinaan dan pengawasan kesehatan lingkungan yang dilakukan Dinas Kesehatan melalui petugas pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang tersebar di Tarakan. 

Hanya saja, pengawasan dan pemantauannya tidak dilakukan rutin. Ada waktu-waktu tertentu yang sudah diatur. Disesuaikan dengan kemampuan dan kesiapan petugas di puskesmas. Karena wilayah pembinaannya cukup luas.   

“Jadi kami memang target tidak hari per hari mengawasi. Tapi target setahun. Artinya di situ ada misalnya katakanlah 200 TPPM dan TPPU, nanti dibagi petugas puskesmas menjadi target dalam bulanannya,” ujar Subono.  

“Misalnya dalam bulan ini TPPM nomor 1–100. Kemudian bulan depan 100 sampai nomor 200. Jadi setahun sekali target sesuai dengan ketentuan yang ada pembinaan dan pengawasan. Ini wilayah yang pembinaannya kan banyak,” lanjut Subono ditemui awak media, Jumat (15/7).  

Dalam pengawasan dan pembinaan, pihaknya sangat memperhatikan aspek kesehatan. Mulai dari pembuatan makanan, dari sisi bahan-bahan yang di olah apakah higienis atau tidak, hingga pada tempat pembuatan, proses, kesehatan orang yang membuat sampai pada penjualannya. 

Kalau kemudian dalam perjalanan ada warga yang menemukan kondisi makanan kurang sehat. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam mengonsumsi makanan. 

“Sebenarnya itu kita harapkan masyarakatlah yang juga bisa berperan untuk pengawasan dan pembinaan. Artinya kalau memang ada makanan yang tidak sehat, tidak bersih, begitu juga penjualnya, silakan pilih yang lebih sehat,” harapnya. 

Terkecuali jika sampai terjadi kasus yang kemudian menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). Seperti timbul diare hingga sakit berat dan harus dibawa ke rumah sakit. Barulah  tim Dinkes Tarakan turun melakukukan uji sampel untuk mengetahui kandungan makanan tersebut. 

“Kalau secara umumnya (standar higienis) boleh dikatakan bersih. Kemudian juga tidak kedaluarsa, baik itu dari bahan, kemudian juga sampai nanti kalau di olah menjadi makanan jadi diharapkan aspek yang sangat minimal tadi kebersihan, menjadi perhatian,” sambungnya.  

Selain melakukan pengawasan dan pembinaan melalui petugas puskesmas, pihaknya juga kerjasama dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk memberikan semacam pelatihan-pelatihan ataupun peningkatan kapasitas terhadap masyarakat dalam rangka kemananan pangan di tingkat kelurahan. (mrs/rio)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:22

Persiapkan Diri untuk Bersaing

NUNUKAN - Pembangunan suatu daerah lebih maju, jika pemangku kepentingan memberikan kontribusi. Termasuk…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:51

Bawaslu Akan Tindak Tegas Calon yang Kampanye di Lembaga Pendidikan

TARAKAN – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara Siti Nuhriyati dengan tegas menyatakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .