MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 16 Juli 2018 16:12
Blank Spot Jadi Tantangan Diskominfo

Tahun Ini Lengkap BTS di 6 Titik

TELEKOMUNIKASI: Tower yang dibangun pada salah satu desa di Bulungan.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Pemerintah pusat akan memfasilitasi bagi tower telekomunikasi yang belum dilengkapi Base Transceiver Station (BTS). Lokasinya di Bulungan sebanyak 4 titik dan Nunukan, 2 titik. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara Syahrullah Mursalin mengatakan, tower yang ada telah dilengkapi dengan daya listrik. Sehingga ada jaminan energi sebagai sumber operasional. 

Namun, tower tersebut belum dapat difungsikan. Diskominfo Kaltara saat ini menunggu realisasi penempatan BTS dari Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI). 

“Untuk fisik menara dan power catu daya sudah tersedia,” jelasnya, pekan lalu. 

Upaya pemasangan BTS lantaran masih banyak wilayah blank spot di Kaltara. Untuk itu, pemerintah pusat ujar Syarullah, mengupayakan agar Bumi Benuanta mendapat sinyal keseluruhan lewat program Indonesia Merdeka Sinyal 2020.Wilayah yang jadi prioritas mencakup Bulungan, Kabupaten Tana Tidung Kota Tarakan. 

“Target tak hanya di wilayah perbatasan saja. Bahkan juga menyasar area perkebunan, perikanan dan pulau terluar. Termasuk di daerah yang belum dilirik pihak swasta,” sebutnya. 

Beberapa titik di wilayah perbatasan, telah rampung dikerjakan melalui adanya Program Nasional BTS Perbatasan pada tahun lalu. 

Saat itu, pemerintah pusat memprioritaskan Kabupaten Nunukan dan Malinau. Dikarenakan merupakan dalam lokasi Proyek Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) dan Lokasi Prioritas (Lokpri) melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

“Wilayah perbatasan telah difasilitasi program nasional USO 2.000 menara BTS perbatasan yang selesai tahun lalu. Saat ini dengan program baru, memfasilitasi daerah yang belum terakomodasi,” ujarnya. 

Hal yang perlu digarisbawahi, pemerintah provinsi dituntut bersikap proaktif agar meminta perhatian lebih dari pemerintah pusat. Mengingat fokus pemerintah pusat sudah bergeser dari utara Indonesia ke wilayah timur. “Ini merupakan tantangan bagi provinsi termuda di Indonesia,” pungkasnya. (uno/rio) 


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:08

Diskominfo Kejar Target Nasional

TANJUNG SELOR – Pemerintah menargetkan pada 2020 mendatang tidak ada…

Selasa, 11 Desember 2018 10:02

Pemprov Raih Predikat Kepatuhan Tinggi

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kaltara menerima penghargaan anugerah predikat kepatuhan…

Senin, 10 Desember 2018 09:58

Sembilan Kali Penyelundupan Kepiting Digagalkan

TANJUNG SELOR – Bisnis ilegal kepiting bertelur, masih sulit dihentikan.…

Minggu, 09 Desember 2018 11:32

Sembilan Titik Rawan Laka

TANJUNG SELOR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara memetakan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:07

Dua OPD Pemprov Naik Status

TANJUNG SELOR – Terjadi perubahan tipe organisasi perangkat daerah (OPD)…

Minggu, 09 Desember 2018 11:05

Sembilan Peserta SKB Tak Hadir

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Pemprov…

Minggu, 09 Desember 2018 11:03

Kaltara Di-deadline 14 Desember

TANJUNG SELOR – Pembahasan APBD Kaltara 2019 telah difasilitasi Direktorat…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:35

Intensitas Hujan Masih Normal

INTENSITAS hujan di Bulungan terus mengalami peningkatan. Namun, menurut data…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:31

9.743 Peserta Tunggak Iuran BPJS

TANJUNG SELOR – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Bulungan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:14

APBD Kaltara Difasilitasi Kemendagri

TANJUNG SELOR – Penetapan bersama APBD Kaltara 2019 yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .