MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 15 Juli 2018 14:33
Pengeroyokan Pengemudi Grab Hoaks
Yayat Suryadinata

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Beberapa waktu lalu warga Tarakan dihebohkan dengan postingan seseorang yang menyebutkan telah terjadi pengeroyokan terhadap salah seorang pengendara Grabcar yang dilakukan oleh sopir taksi konvensional di Pasar Lingkas (Pasar Batu) Lingkas Ujung.

Menyikapi hal tersebut, Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Tarakan Iptu Yayat Suryadinata mengatakan, kejadian yang dimaksudkan sama sekali tidak terjadi seperti yang gencar disebarkan melalui media sosial.

“Namun beberapa hari sebelum kejadian tersebut, sopir taksi sempat bertemu dengan si pengendara Grab. Lalu ditanyakan “kamu Grabcar kah?” Dengan nada yang rendah tiba-tiba si pengendara Grab tersebut langsung membentak dan mengatakan “iya kenapa?” Membuat si sopir taksi tersinggung,” ungkapnya, Sabtu (14/7)

Setelah pembentakan tersebut, sopir taksi yang dendam ingin bertemu lagi dengan pengemudi Grabcar di Pasar Batu. Terjadilah adu mulut. Karena kesigapan petugas Kepolisian, kedua belah pihak lalu diamankan ke Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Gunung Lingkas, Tarakan.

“Cuman adu mulut saja. Tidak ada terjadi pengeroyokan atau pemukulan seperti pada posting-an tersebut. Setelah diamankan, anggota kita dari KSKP langsung mengamankan keduanya ke Satlantas. Kita amankan juga mobilnya, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Hal tersebut  diungkapkan Yayat sebagai pencegah masalah menjadi lebar dan berbuntut panjang. Oleh karena itu mobil yang bersangkutan ditahan di Mako Polres Tarakan.

“Kita tidak menilang mobil Grab tersebut, karena tidak dalam keadaan aktif untuk menarik penumpang,” jelasnya.

Yayat menyayangkan oknum yang menyebarkan berita hoaks terkait pengeroyokan tersebut. Karena menurutnya hal tersebut dapat membuat provokasi. 

“Seharusnya yang memosting, harus konfirmasi dulu ke kami apa yang sebenarnya terjadi. Jika seperti ini dapat memicu tindakan provokasi. Padahal yang bersangkutan sudah dibuat surat perjanjian perdamaian," jelasnya.

Perihal perizinan Grab, selama surat izin belum ditandatangani oleh gubernur atau belum keluar dari Pemerintah Provinsi Kaltara maka tidak boleh beroperasi. Apabila pengemudi Grab kedapatan mengangkut penumpang, maka pihaknya akan menindaklanjuti.

“Izin resmi belum ada, siapapun yang menangkap basah Grabcar yang sedang menarik penumpang maka akan kami tilang. Itupun bukan sekedar tilang, kita buatkan dia surat perjanjian tandatangan di atas materai 6000. Jika pengendara Grabcar mengulanginya lagi hingga kedua kali maka mobil yang digunakan akan ditahan sesuai dengan pasal yang mengatur," pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:22

Persiapkan Diri untuk Bersaing

NUNUKAN - Pembangunan suatu daerah lebih maju, jika pemangku kepentingan memberikan kontribusi. Termasuk…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:51

Bawaslu Akan Tindak Tegas Calon yang Kampanye di Lembaga Pendidikan

TARAKAN – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara Siti Nuhriyati dengan tegas menyatakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .