MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Sabtu, 14 Juli 2018 11:58
Petinju Tarakan Raih Prestasi Nasional
PUAS: Martinus (pojok kanan) menerima medali perak pada Turnamen Kapolri Cup di Manado, Sulawesi Utara.

PROKAL.CO, TARAKANBumi Paguntaka patut berbangga dengan tiga atlet tinju kebanggaannya berhasil menyabet medali perak dan perunggu di ajang Kapolri Cup yang diadakan di Manado, Sulawesi Utara.

Abdul Karim, pelatih tinju Tarakan mengatakan, sejak awal pertandingan, atletnya tampil dengan apik menghadapi lawannya. Terbukti, dari prestasi Martinus yang turun di kelas 46 kilogram.

“Dari ronde pertama atlet tinju kita tampil percaya diri. Tiga ronde pertandingan awal, dua atlet kita mendominasi pertandingan, hingga menang dengan telak," ungkapnya, Jumat (13/7).

Meski Martinus tampil cekatan di babak penyisihan hingga semi final. ia harus takluk di tangan atlet tinju tuan rumah yakni dari Sulawesi Utara.

“Sejak ronde pertama, anak asuh saya cukup mendominasi jalannya pertandingan. Namun mungkin karena faktor tuan rumah, wasit menjadi tidak adil dan cendrung memberi poin kepada atlet yang berasal dari Sulawesi Utara itu. Jadi dengan terpaksa dia (Martinus) takluk di partai penentu,” jelasnya.

Karim mengakui, seharusnya, anak asuhnya dapat merebut medali emas. Tidak hanya tampil dengan baik, pukulan Martinus bahkan sering masuk ke badan lawan.

Pada ronde kedua dan ketiga, partai final, Karim menjelaskan, pertandingan berjalan dengan imbang. Ia juga mengungkapkan jika Martinus menang poin pukulan dibandingkan lawan tandingnya.

“Mau bagaimana lagi juri dan wasit memilih tuan rumah sebagai pemenangnya, kita jiwa yang sportif, harus menghargai keputusan itu,” ungkapnya.

Petinju lainnya, Gitty Jaton yang turun di kelas 48 kilogram putri dan Oscar kelas 75 kilogram putra, harus berlapang dada menyabet medali perunggu karena mengalami kekalahan di partai semifinal.

Faktor stamina dan latihan yang sangat terbataslah membuat atlit muda Tarakan ini tidak sampai ke laga final.

“Kalau dikatakan puas tidak dengan prestasi anak asuh saya. Bagaimana tidak mereka sangat layak memenangkan  medali emas jika juri tidak condong ke tuan rumah. Tetapi saya sangat bersyukur dan menjadikan ini sebagai tolak ukur kedepannya," ungkapnya.

Untuk ke depannya Karim menjadikan prestasi ini sebagai tolok ukur untuk mempersiapkan diri, mengikuti turnamen Wapres Cup di Makassar pada November mendatang.

“Kita akan fokus kembali menyambut turnamen berikutnya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda dan Wakapolda Kaltara yang telah mendukung kami sepenuhnya," pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .