MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 13 Juli 2018 13:52
Usut Sembilan Kasus Korupsi
Muhammad Fachry

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Kepolisian Resor (Polres) Bulungan, menargetkan sembilan  kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) yang ditangani jajarannya dapat tuntas pada 2018 ini.

Kapolres Bulungan, AKBP Muhammad Fachry  mengatakan, pihaknya melalui Satreskrim telah membentuk tim untuk mengungkap kasus korupsi yang dilaporkan masyarakat. 

“Semua laporan itu diproses, saat ini tim masih melakukan penyelidikan terhadap kasus korupsi itu. Termasuk menyiapkan saksi ahli dari kalangan akademisi dan saksi lainnya. Untuk melengkapi proses pemberkasan, tim  melakukan koordinasi dengan unsur terkait lainnya ,” katanya kepada Bulungan Post, Kamis (12/7).

Diakuinya, dari sembilan kasus Tipikor yang ditangani, Satreskrim Polres Bulungan belum menetapkan tersangka dan melimpahkannya Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan.

Sebab, sebagian besar merupakan kasus Tipikor tersebut, dalam status berat. Sehingga, penyelidikan harus dilakukan oleh ahli. 

“Mengungkap kasus korupsi, sebenarnya tidak memiliki batas waktu. Tapi ketika ada laporan penyelewengan yang masuk kepada kami, itu langsung dilakukan penyelidikan hingga ke penyidikan. Polisi sangat hati-hati dalam mengungkap kasus ini. Apalagi untuk menetapkan dan menahan tersangka itu harus sesuai standar operasional prosedur yang dimiliki kepolisian. Nah, itu yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain mengungkap kasus korupsi, Kepolisian turut melakukan sosialisasi tindakan pencegahan untuk meminimalisasi terjadinya kerugian negara. Sehingga, Fachry berujar, agar negara tidak rugi, harus dilakukan pencegahan. 

“Polisi juga melakukan upaya pencegahan. Kita memberikan pemahaman, agar tindakan yang dilakukan tidak merugikan orang lain,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, Polres Bulungan pada 2015 lalu menangani tiga kasus dugaan korupsi yang tidak tuntas terselesaikan. Sehingga  harus dilanjutkan pada 2016. 

Ketiga kasus itu diantaranya dugaan penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) Binai dan kasus proyek belanja modal konstruksi pasar dan pengadaan videotron oleh Dinas Perinsdutrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Bulungan tahun anggaran 2014 dengan nilai Rp 2,1 miliar.  

Polisi menetapkan satu nama berinisial EAT sebagai tersangka. Namun, nilai kerugian negara yang berhasil diusut Tipikor Polres Bulungan itu hanya Rp 76 juta.

Sehingga, tersangka mau beritikad baik dengan cara mengembalikan kerugian negara ke kas daerah sehingga polisi berencana menghentikan kasus korupsi tersebut. (*/isa/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:52

Longsor di Jalan Lingkar Sebatik, Ancam Keselamatan Warga, Belum Ada Penanganan

SEBATIK BARAT – Kondisi jalan lingkar Sebatik, tepatnya di Bukit Menangis RT 06 Desa Bambangan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:49

Bangkitkan Semangat Nasionalime di Tengah Keterbatasan

Lima tahun sudah sekolah tapal batas Darul Furqon hadir di Sebatik Tengah. Keberadaannya mampu memberikan…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:58

Bangun Laboratorium Uji Mutu

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (Disperindagkop…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:50

Bentuk Desa Tangguh Bencana

TANJUNG SELOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara mempunyai program membuat desa tangguh…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:38

Gelar Upacara di Sekolah Tapal Batas

Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:45

Berkas Laka Speedboat Belum Lengkap

BERKAS kasus kecelakaan laut Speedboat Harapan Baru, belum sepenuhnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .