MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 12 Juli 2018 13:37
Ibu Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap
MALU: Tersangka M (pakai masker) hanya tertunduk saat diamankan di Polres Tarakan, Selasa (10/7)

PROKAL.CO, WARGA di sekitar Kuburan Muslim Selumit di Jalan KH Agus Salim RT 7 Selumit Tarakan Tengah dibuat heboh dengan kedatangan anggota Kepolisian Polres Tarakan dengan dua orang perempuan. Kemudian, rombongan tersebut menggali salah satu makam yang terletak di bagian depan kanan, yang sudah dikubur sejak dua bulan lalu, pada Senin (9/7).

Setelah dilakukan penggalian makam jasad seorang bayi, Polres Tarakan akhirnya menetapkan satu orang tersangka berinisial M, 21 tahun, ibu kandung dari bayi yang dikubur tersebut.

“Kita tetapkan M sebagai tersangka dalam kasus ini, sebab dengan sengaja membunuh bayi yang dilahirkannya sendiri. Kejadiannya sekitar dua bulan lalu sebelum bulan Ramadan. M dengan sengaja membekap bayinya sebelum menangis setelah ia lahirkan. Setelah bayinya meninggal dunia, M membawa anaknya tersebut ke Kuburan Muslim Selumit untuk dikebumikan,” ungkap Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan, Selasa (10/7).

Dari informasi keterangan tersangka, bayi tersebut dilahirkan pada 16 Mei lalu. Selanjutnya, M memotong tali pusar bayinya sendiri. Setelah membekap dan memastikan bayinya meniggal dunia, tersangka kemudian memanggil kakak dan temannya untuk meminta bantuan menguburkan jasad bayi yang dilahirkannya di rumah.

“Kasus pembunuhan terhadap bayi kandung yang dilakukan oleh M ini terungkap ketika ada laporan dari masyarakat mengenai pembunuhan serta menguburkan seorang dengan cara yang tidak wajar. Karena mendengar informasi tersebut, tim Jatanras Satreskrim Polres Tarakan langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan M. Setelah itu yang bersangkutan mengakui perbuatan kejinya tersebut,” ungkapnya.

Selain mengakui perbuatan keji yang dilakukannya, M juga mengungkapkan alasannya membunuh darah daging yang baru saja dilahirkannya tersebut. Ia mengaku jika dirinya merasa mau bahkan menganggap hal tersebut suatu aib karena harus hamil di luar pernikahan.

Selain itu M juga takut jika diketahui oleh kedua orangtuanya. Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki hasil dari hubungan terlarangnya dengan seorang pria berinisal C.

“M membunuh bayinya tersebut seorang diri. Saudaranya tersebut memang mengetahui yang bersangkutan sedang mengandung bayi dan membantunya memakamkan bayi tersebut. Namun, kakaknya tidak mengetahui jika bayi yang dilahirkan M tersebut terlebih dahulu dibunuh oleh adiknya.

Yudhistira mengungkapkan jika kasus tersebut masih terus dikembangkan untuk mencari bukti lebih kuat. Penggalian makam bayi pun dilakukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pada saat dilakukan penggalian makam, jenazah bayi tersebut hanya tinggal tulang belulang dan dibawa ke RSUD Tarakan.

”Saudaranya juga kita mintai keterangan guna mengumpulkan bukti lebih lanjut. Petugas sempat kewalahan menemukan pasangan gelap M yakni C. M mengaku tidak mengetahui alamat rumah dan tidak memiliki foto wajah dari C karena hanya selama ini berhubungan melalui SMS,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapat oleh media ini, C yang diduga ayah kandung dari bayi malang tersebut sudah diamankan di Polres Tarakan. Saat ini, pihak kepolisian telah megumpulkan barang bukti seperti tas gendong bayi, kain lap yang digunakan untuk membersihkan darah serta sebuah gunting yang digunakan untuk memotong tali pusar.

Karena perbuatannya tersebut, M dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 80 Ayat 3 dan Ayat 4, Pasal 76c UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 21:28

Berawal dari Keprihatinan, Buat Aplikasi Informasi Rawan Laka

Melalui ajang Nasional Young Inventor Award (NYIA) yang diselenggarakan Lembaga…

Senin, 12 November 2018 21:12

Gubernur Tegaskan Tak Ada Defisit

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan pada…

Senin, 12 November 2018 21:10

Dipastikan Banyak Formasi Tak Terisi

TANJUNG SELOR - Seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemprov Kaltara…

Minggu, 11 November 2018 19:10

APK Belum Selesai

MASA kampanye peserta pemilu tahun depan, telah berjalan hingga April…

Minggu, 11 November 2018 18:49

34 Peserta Lulus Passing Grade

TANJUNG SELOR - Sudah sepekan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya…

Sabtu, 10 November 2018 14:38

Siapkan Persyaratan untuk Tol Bulungan-Berau

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat…

Sabtu, 10 November 2018 14:36

Jaringan Internet Jadi Kendala Pemdes

TANJUNG SELOR – Pelaporan penggunaan dana desa saat ini harus…

Jumat, 09 November 2018 15:00

SABAR AJA..!! UMK di Kaltara Diumumkan 21 November, Ini Nih Dugaan Besarannya

TANJUNG SELOR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan…

Jumat, 09 November 2018 14:55

Sebatik-Tawau Tak Disetujui Malaysia

TANJUNG SELOR – Usulan pelayaran dari Sebatik ke Tawau, Malaysia…

Jumat, 09 November 2018 14:54

Rencana Pembangkit di TPA Dilirik Investor

TARAKAN – Rencana Pemkot Tarakan agar di areal tempat pembuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .