MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Rabu, 11 Juli 2018 14:54
Armada Damkar Belum Ideal

Diajukan sejak 2012, Baru Direalisasikan Tahun Depan

TERBATAS: Mobil pemadam kebakaran yang siaga di markas PMK Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Musibah kebakaran yang menghanguskan 10 bangunan di Desa Maritam, Kecamatan Sekatak, Bulungan, perlu jadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bulungan. Sebab 48 orang dari 10 kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggal karena api menghanguskan papan.

Pasalnya, kebakaran yang terjadi pada Selasa (2/7) dinihari itu, sulit dipadamkan. Penyebabnya, jarak yang jauh dan tidak adanya armada mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Sekatak.

Dikatakan Kepala Bidang Pemadam Penanggulangan Masalah Kebakaran (PMK) Bulungan M Amin Wiryono, untuk usulan pengadaan mobil damkar dan peralatan, telah diajukan ke pemerintah daerah.

Namun, usulan tersebut masuk di anggaran tahun 2019 mendatang. Ada dua kecamatan yang diajukan untuk penambahan unit armada damkar, yakni di Kecamatan Sekatak dan Peso.

“Usulan itu tergantung pemerintah daerah menyikapinya. Untuk pengadaan tahun ini tak bisa karena defisit anggaran,” kata M Amin kepada Bulungan Post, Selasa (10/7).

Untuk Kecamatan Sekatak mengusulkan pengadaan dua unit mobil damkar. Sedangkan Kecamatan Peso diusulkan pengadaan peralatan pemadam kebakaran.

Ia menjelaskan, untuk daerah yang bisa diakses oleh kendaraan, maka akan diusulkan mobil damkar. Tetapi, jika daerah tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, maka PMK Bulungan hanya menyiapkan peralatan pemadam kebakaran. Sejatinya, penambahan armada mobil damkar telah diajukan sejak 2012.

Pasalnya. armada yang ada dimiliki PMK Bulungan di luar Tanjung Selor, baru berada di Kecamatan Tanjung Palas dan Bunyu. Di Tanjung Palas ada dua unit mobil damkar, sedangkan di Bunyu ada satu unit.

Meskipun tidak seluruh kecamatan bisa terakomodasi, paling tidak pengadaan dapat dilakukan bertahap. “Idealnya tiap kecamatan memiliki dua unit mobil pemadam kebakaran. Meski tak bisa terpenuhi mobil, setidaknya dipersiapkan peralatan pemadam,” urainya.

Untuk kebutuhan mobil damkar, itu belum termasuk fasilitas lainnya yang harus disiapkan lagi. “Mobil damkar hanya berupa pompa, untuk pemenuhan peralatan di mobil diadakan sendiri,” pungkasnya. (uno/rio)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 11:56

Status Lahan Pelabuhan Belum Jelas

TANJUNG SELOR – Pembangunan pelabuhan di Pulau Bunyu, Bulungan masih…

Rabu, 21 November 2018 11:53

Bulan Depan, Kapolda Pindah Kantor

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen…

Rabu, 21 November 2018 11:30

Perbatasan Harus Jadi Perhatian Serius

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada…

Selasa, 20 November 2018 14:11

Tes Urine, Hasilnya Negatif

TANJUNG SELOR – Puluhan personel Polres Bulungan menjalani pemeriksaan urine secara…

Selasa, 20 November 2018 14:03

Wanti-Wanti Penggunaan Tempat Ibadah

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Brigjend Indrajit mewanti-wanti agar peringatan…

Selasa, 20 November 2018 14:02

Tersisa Dua Kabupaten

PROGRAM bantuan dana desa untuk tahap III tahun ini telah…

Senin, 19 November 2018 12:56

Satu Perusahaan Dapat Nilai Merah

TANJUNG SELOR – Penilaian terhadap pengelolaan lingkungan kembali dilakukan Dinas…

Senin, 19 November 2018 12:44

Daftar Potensial Non KTP-el Capai 625 Jiwa

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara masih menemukan…

Senin, 19 November 2018 12:32

Empat Kabupaten Belum Serahkan LPj

PENYALURAN dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Provinsi Kaltara triwulan akhir…

Minggu, 18 November 2018 14:46

Sarankan Tambang Emas Dilegalkan

TANJUNG SELOR – Aktivitas penambangan emas secara ilegal di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .