MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 01 Juli 2018 05:14
Polisi Tetapkan Tersangka Lem Palsu
BANYAK BEREDAR: Perwakilan dari perusahaan Lem Super Alteco, saat melaporkan kasus pemalsuan dengan merek dagang serupa di Polres Tarakan beberapa wakut lalu.

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN - Kasus pemalsuan lem super dari Jepang yakni Alteco, terus dikembangkan Polres Tarakan. Bahkan saat ini, Kepolisian telah menetapkan tersangka atas kasus tersebut.

Kapolres Tarakan, AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kanit Tipiter Polres Tarakan Ipda Deny Mardianto mengatakan seorang berinsial HL telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Namun, tersangka ujarnya belum dimasukkan ke dalam penjara. Tersangka terang Deny Mardianto terancam hukuman pidana kurungan penjara satu tahun dan denda maksimal Rp 200 juta atas kasus tersebut. Deny mengatakan pihaknya menetapkan hukum tersebut sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek Dagang dan Indikasi Geografis. 

Tersangka, saat ini ucapnya hanya dikenakan wajib lapor. “Kasus ini dalam tahap pengembangan, dan sejumlah saksi dari perusahaan juga telah kita lakukan pemanggilan. Dan penyidik telah membawa produk tersebut ke laboratorium guna memastikan kandungan lem asli dengan yang palsu,” ungkapnya, Sabtu (30/6)

Deny mengungkapkan, dalam kasus tersebut, dirinya memastikan kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. 

Jika dalam penyidikan nanti pihaknya masih menemukan oknum yang dengan sengaja masih menjual lem dengan merek dagang serupa namun palsu, maka pihaknya tidak segan menjatuhkan pidana.

“Jika ditemukan tersangka baru, maka kita dapat menjatuhkan pidana langsung. Karena kita hanya berlandaskan dengan laporan awal, dan tidak lagi melalui persetujuan perusahaan,” tegasnya.

Saat ini, pihaknya dalam tahap menggali informasi dari tersangka HL. Dari keterangan yang didapatkannya HL mengakui tidak tahu siapa yang menjualkan dan asal lem palsu tersebut.

“Dalam pengakuan HL, yang dia ingat orang yang menawarkan berasal dari Samarinda. Dan tidak mengetahui dengan persis, lem palsu dengan yang asli. HL mengakui percaya dan membeli bahkan memperdagangkan lem tersebut,” ungkapnya.

Dari kasus tersebut, Deny berpesan kepada seluruh warga Tarakan agar dapat membantu Kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut. Apabila dari masyarakat menemukan lem merek serupa, namun palsu segera melaporkan ke Kepolisan.

“Ciri-ciri yang palsu sudah jelas tidak memiliki daya rekat yang kuat. Isi lebih sedikit dan harga yang jauh lebih murah. Dan dengan kerja sama tersebut kita dapat bersinergi dalam memberantas kasus ini,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…

Senin, 15 Oktober 2018 00:07

Bapas untuk Bimbing Narapidana

TARAKAN – Tidak lama lagi akan berdiri Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kalimantan Utara. Lokasinya…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:22

Persiapkan Diri untuk Bersaing

NUNUKAN - Pembangunan suatu daerah lebih maju, jika pemangku kepentingan memberikan kontribusi. Termasuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .