MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:47
BISANYA TUH NAH..!! Terduga Money Politic Menghilang
Sulaiman

PROKAL.CO, MENJELANG pesta demokrasi di Kota Tarakan berbagai macam cara dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin memenangkan paslon pilihannya.Salah satunya dengan cara money politic.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, salah seorang pendukung pasangan calon berinisial HS diduga membagikan sembako untuk mendapat dukungan dari masyarakat. Padahal praktik tersebut dilarang dan termasuk dalam money politic.

Kapolres Kota Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kasat Reskrim AKP Choirul Jusuf mengatakan Panwaslu telah melimpahkan kasus dugaan money politic tersebut. Namun, hingga sekarang HS belum memenuhi panggilan dari pihak Kepolisian. Karena tidak memenuhi panggilan dari pihak kepolisian, kini HS dalam pencarian.

Namun, untuk dijadikan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), Chairul Jusuf mengakui tidak dapat melakukan hal tersebut. Pasalnya sesuai dengan Undang Undang Pilkada masa pencarian hanya berlangsung 14 hari, jika lewat maka dinyatakan hangus.

"Karena itu kami tetap berusaha melakukan pencarian, dan harus menemukannya sebelum tanggal 29 Juni mendatang," ungkapnya.

Meskipun telah masuk dalam ranah Kepolisian, ia mengakui tetap melakukan koordinasi dengan dengan pihak Panwaslu Tarakan.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Tarakan membenarkan adanya oknum yang diduga melakukan praktik money politic. Kini oknum tersebut sedang dalam pencarian oleh Kepolisian karena tidak memenuhi panggilan.

"Sebelumnya dari kita memanggil saksi, dan setelah melakukan pemeriksaan satu oknum  yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran, maka kita serahkan ke aparat untuk ditindaklanjuti," ungkapnya.

Diterangkab Sulaiman, dalam UU NO 10 Tahun 2016 tentang Pilkada penerima maupun pemberi dapat terancam hukuman minal 3 tahun penjara dan maksimal 6 tahun penjara. Meskipun begitu, Sulaiman mengakui jika sulit menemukan siapa saja yang menerima dari aksi money politic tersebut. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 14:54

Potensi PAD dari SBW Tak Bisa Tergarap

TARAKAN – Sejak beberapa tahun belakangan, usaha sarang burung walet…

Sabtu, 10 November 2018 14:46

Kasus DBD Turun, MD Naik

TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tarakan mengalami…

Sabtu, 10 November 2018 14:33

Daerah Wajib Giatkan Program 3R

TARAKAN – Direktur Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Tidak Berbahaya Kementerian…

Rabu, 07 November 2018 14:59

Tunjangan Pegawai Pemkot Terancam

TARAKAN – Ditolaknya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD-P Tarakan 2018…

Rabu, 07 November 2018 14:56

Observasi Persoalan di Perbatasan

TARAKAN - Kalimantan Utara mendapatkan kehormatan untuk pertama kalinya dikunjungi…

Selasa, 06 November 2018 14:42

TNI AL Jajaki Pembangunan Hanggar

TARAKAN – Penambahan fasilitas pendukung akan dilakukan TNI AL di…

Senin, 05 November 2018 12:29

Tawarkan Warga Tarakan Ikut Program Transmigrasi

TARAKAN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara…

Minggu, 04 November 2018 14:50

Awasi Pemberlakuan Upah Minimum

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah memutuskan untuk…

Minggu, 04 November 2018 14:31

Tingkatkan Infrastruktur Dukung BUMDes

BADAN usaha milik desa (BUMDes) terus tumbuh, belakangan ini .…

Minggu, 04 November 2018 14:27

Realisasi PMA Masih 4,31 Persen

SECARA perlahan rencana investasi di Kaltara terus mengalami peningkatan. Salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .