MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 21 Juni 2018 15:12
Pajak Tiket Bioskop Dipatok 35 Persen

Pengelola Minta Diturunkan, Masyarakat Haus Hiburan

MASIH SAMA: Aktivitas pengunjung di GTM tampak sepi selama libur Lebaran.

PROKAL.CO, TARAKAN – Beroperasinya bioskop XXI pascalibur Lebaran, terancam batal. Padahal, masyarakat Bumi Paguntaka-sebutan Kota Tarakan- telah menunggu alternatif hiburan tersebut segera dinikmati.

Perwakilan PT Gusher Tarakan, Agus Toni menyatakan, pihaknya terkendala dari kebutuhan interior studio yang masih dalam tahap dikirimkan.  Padahal bangunan bioskop yang berada di lantai 4 Grand Tarakan Mall (GTM) itu sudah rampung dikerjakan.

“Dalam waktu dekat ini, jika tidak ada kendala pemasangan interior akan dilaksanakan,” ungkapnya.

Mengenai pajak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Agus mengakui telah menyurati Kepala Badan Pengelola Pajak Retribusi Daerah Maryam dan baru mendapat respons.

Karena berdasarkan Undang-Undang (UU) 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, untuk bioskop dikenakan pajak maksimal 35 persen.

“Mengenai (pajak) 35 persen tersebut kami berharap agar diturunkan. Pasalnya untuk Jakarta hanya 15 persen dan paling tertinggi, untuk daerah yang lain hanya 10 persen,” tegasnya.Agus berharap Pemerintah Kota Tarakan dapat memberikan pertimbangan terkait pajak daerah tersebut.

“Kalau pajaknya tetap tinggi, harga tiket lebih mahal. Bahkan terancam batal pun bisa. Tergantung dari manajemen XXI-nya. Tapi bagaimanapun kami pasti usahakan yang terbaiklah buat masyarakat Tarakan,” pungkasnya.

Seorang warga Tarakan, Eko mengatakan bahwa masyarakat sangat haus hiburan. Tanpa terkecuali dirinya yang juga menantikan beroperasinya bioskop XXI tersebut “Tidak bisa kita pungkiri lagi, memang di sini kurang hiburan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan pembatalan operasional karena tingginya pajak, ia tak mau banyak berkomentar. Menurutnya, tingginya pajak akan memberi manfaat pada pembangunan daerah. Namun, di sisi lain, masyarakat yang akan dirugikan dengan tingginya harga tiket. “Kalau karena pajak terlalu tinggi sampai bioskop itu batal mau bagaimana lagi?” katanya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 14:54

Potensi PAD dari SBW Tak Bisa Tergarap

TARAKAN – Sejak beberapa tahun belakangan, usaha sarang burung walet…

Sabtu, 10 November 2018 14:46

Kasus DBD Turun, MD Naik

TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tarakan mengalami…

Sabtu, 10 November 2018 14:33

Daerah Wajib Giatkan Program 3R

TARAKAN – Direktur Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Tidak Berbahaya Kementerian…

Rabu, 07 November 2018 14:59

Tunjangan Pegawai Pemkot Terancam

TARAKAN – Ditolaknya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD-P Tarakan 2018…

Rabu, 07 November 2018 14:56

Observasi Persoalan di Perbatasan

TARAKAN - Kalimantan Utara mendapatkan kehormatan untuk pertama kalinya dikunjungi…

Selasa, 06 November 2018 14:42

TNI AL Jajaki Pembangunan Hanggar

TARAKAN – Penambahan fasilitas pendukung akan dilakukan TNI AL di…

Senin, 05 November 2018 12:29

Tawarkan Warga Tarakan Ikut Program Transmigrasi

TARAKAN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara…

Minggu, 04 November 2018 14:50

Awasi Pemberlakuan Upah Minimum

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah memutuskan untuk…

Minggu, 04 November 2018 14:31

Tingkatkan Infrastruktur Dukung BUMDes

BADAN usaha milik desa (BUMDes) terus tumbuh, belakangan ini .…

Minggu, 04 November 2018 14:27

Realisasi PMA Masih 4,31 Persen

SECARA perlahan rencana investasi di Kaltara terus mengalami peningkatan. Salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .