MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 14 Juni 2018 14:29
Potensi PLTA Paling Diminati Investor
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menurut data Direktorat Jenderal (Ditjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memiliki potensi 9 titik ladang minyak. 1 titik di antaranya terdeteksi mengandung 764 juta barrels minyak dan 1,4 triliun cubic feet gas yang terletak di Blok Ambalat.

 

Potensi gas lainnya tersebar di Kabupaten Bulungan, Tana Tidung dan Nunukan dengan luas cakupan 2.750 kilometer persegi dengan estimasi potensi gas yang akan dihasilkan sebesar 23 triliun cubic feet. Potensi lainnya yang juga paling diminati investor adalah hydro power.

 

“Menurut data DPUPR-Perkim, masih ada lebih dari 20 sungai yang berpotensi sebagai PLTA (pembangkit listrik tenaga air). Sementara ini, baru Sungai Sembakung di Nunukan dengan investor PT Hannergi Power Indonesia (potensi/kapasitas 500 MW) dan Sungai Kayan di Bulungan oleh PT Kayan Hidro Energi (potensi 9 ribu MW) yang akan dimanfaatkan,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, belum lama ini.

 

Sementara, Sungai Sebuku di Nunukan dan Sungai Malinau di Bulungan belum menarik minat investor. “Kalau dilihat dari rencana investasi PLTA-nya, maka ada 4 perusahaan akan melakukan investasi di Kaltara. Yakni, PT Kayan Hidro Energi, PT Indonesia Dafeng, PT Kaltara Energi Lestari dan PT Sarawak Energy Berhad Jo. PT Kayan Hidro Power Nusantara,” sebutnya.

 

Tiap perusahaan itu memiliki rekanan dalam melaksanakan kegiatannya. PT Kayan Hidro Energi untuk investasi pembangunan bendungan PLTA di Sungai Kayan, menurut tabel rencana investasi PLTA milik Pemprov Kaltara memiliki 4 rekanan. Yakni, Power Construction Of China, Sinohidro Corp, Ltd., Metalurgical Corp. Of China, Shanghai Electric Company.

 

“PT Kayan kini sedang mengurus izin konstruksi bendungan di Komisi Keamanan Bendungan,” ujar Gubernur.

 

Sementara, PT Indonesia Dafeng memiliki partner Gezhouba, dalam bentuk persetujuan kontrak kerja sama. Perusahaan ini akan membangun PLTA di Sungai Bahau dengan potensi 1.000 MW, dan Sungai Kayan (8 ribu MW). Lalu, PT Kaltara Energi Lestari dengan HAN Energy untuk membangun PLTA di Sungai Sembakung (250 MW), serta PT Serawak Energy Berhad Jo. PT Kayan Hidro Power Nusantara yang dengan China Power, Gezhouba dan State Grid of China untuk membangun PLTA di Sungai Mentarang.

 

“Kedua investor terakhir, PT Kaltara Energi Lestari dan PT Serawak Energi Berhad kini tengah melaksanakan proses AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan),” ungkap Irianto.

 

Gubernur juga memastikan, setiap peluang investasi di Kaltara terinformasikan dengan baik ke dunia luar, utamanya kepada para calon investor. Tak terkecuali potensi energi biofuel. “Di Kaltara, luas peruntukkan lahan perkebunan mencapai 808.900 hektare yang tersebar di Kabupaten Bulungan, Nunukan, Malinau dan Tana Tidung,” kata Gubernur.

 

Menurut data yang ada, realisasi tanam di area tersebut mencapai 206.793,36 hektare dan berpotensi menghasilkan crude palm oil (CPO) sebesar 827.173 ton per tahun. “Sampai saat ini sudah ada 15 perusahaan besar swasta yang beroperasi dengan nilai investasi sebesar Rp 3,05 triliun,” papar Irianto.

 

Dan, kepada para investor yang ada, Gubernur sangat menyarankan untuk membangun pabrik CPO di areal kerjanya. Dengan begitu, akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan membantu pemerintah membangun daerah. “Kalau memungkinkan, dibuat juga industri hilir dari CPO itu. Jika terwujud, maka akan mampu mempercepat kemajuan daerah, juga Kaltara,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:27

Resmikan Warung Kamtibmas, Beri Resep Menjadi yang Terdepan

 atau tapal batas Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara (Kaltara), salah satu lokasi yang terdekat…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:54

Dokter Spesialis Minim Peminat

TANJUNG SELOR – Hingga tutup pendaftaran secara online pada 15 Oktober, panitia daerah seleksi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:53

Nelayan di Sebatik Dibantu 60 Unit Kapal

NUNUKAN – Sebagai salah satu pulau terluar, Sebatik mendapat perhatian penuh oleh pemerintah.…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Kagumi Kemajuan dan Keberagaman Adat Budaya

NUNUKAN – Peran aktif dan terpeliharanya adat istiadat, serta budaya asli masyarakat lokal di…

Senin, 15 Oktober 2018 00:18

Wakil Kaltara Juara III Jambore Inovasi Kalimantan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara turut ambil bagian dalam Jambore Inovasi Kalimantan…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:23

5 Budaya Kaltara Jadi Warisan Budaya Tak Benda

JAKARTA – Bersama 225 karya budaya lain dari 30 provinsi se-Indonesia, 5 karya…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:22

Program Transmigrasi Akan Topang Lumbung Pangan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara akan menyesuaikan program…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:20

11 Program Prioritas Harus Wujudkan Kesejahteraan

TARAKAN – Sebangak 11 program prioritas Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai jajaran Kantor Staf…

Jumat, 12 Oktober 2018 17:18

Neraca Perdagangan Surplus USD 693,79 Juta

TANJUNG SELOR – Di tengah kondisi ekonomi nasional maupun global yang kurang baik, neraca…

Kamis, 11 Oktober 2018 16:11

Hindari Penyimpangan, Proyek Strategis Dikawal TP4D

TANJUNG SELOR – Proyek strategis daerah maupun nasional yang dikerjakan di daerah, penting untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .