MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 13 Juni 2018 15:37
Lion Air Group Bantah Raup Keuntungan

Akui Tetap Patuh pada Permenhub

LAYANI MASYARAKAT: Pesawat jenis ATR milik Wings Air yang mendarat di Bandara Tanjung Harapan beberapa waktu lalu. Lion Air Group membantah menjual harga tiket melebihi ambang batas.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tingginya permintaan pada arus mudik 2018, membuat harga tiket pesawat pun melambung. Hal itu menjadi keluhan para pemudik Bumi Benuanta-sebutan Kaltara- yang hendak pulang kampung. Atas hal tersebut, Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit pun langsung mengambil tindakan dengan menggelar rapat koordinasi terkait harga tiket pesawat pada Sabtu (9/6) lalu.

Dari hasil kesepakatan tersebut, Indrajit meminta agar agen tiket dan maskapai penerbangan untuk mematuhi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Terkait hal itu, Lion Air Group yang menangani keberangkatan pesawat domestik, Lion Air, Batik Air dan Wings Air membantah jika menjual harga tiket pesawat melebihi ambang batas atas.

Dalam keterangan pers yang dikirimkan melalui surat elektronik kepada awak media ini, Lion Air Group menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan bandar udara, pemerintah selaku regulator dan standar prosedur operasi (SOP) perusahaan serta ketentuan internasional.

“Terkait dengan harga tiket pesawat yang disampaikan dan dijual kepada pelanggan setia maupun masyarakat, terutama dalam peak season seperti liburan, arus mudik dan balik Lebaran mengalami penyesuaian menurut tarif batas atas dan batas bawah. Serta mengikuti tren positif dari tingginya permintaan publik terhadap layanan penerbangan,” tulis keterangan pers tersebut.

Penetapan tarif batas atas pada tiket pesawat merupakan harga tertinggi yang telah mendapat izin untuk diberlakukan oleh Lion Air Group dihitung berdasarkan komponen tarif jarak. Untuk penetapan tarif batas bawah ialah harga terendah atau 30 persen dari batas atas. Sesuai dengan kelompok pelayanan yang diberikan.

“Dalam menentukan tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi domestik, Lion Air Group telah menghitung dan memberlakukan secara bijak. Tarif batas atas juga dibedakan menurut jenis penerbangan yang menggunakan pesawat jet dan propeller,” jelasnya.

Besaran tarif yang dijalankan telah sesuai aturan itu, Lion Air Group mengaku tidak menjual melebihi batas atas layanan kelas ekonomi domestik. “Layanan full service dapat menerapkan kebijakan 100 persen dan no frills berlaku paling tinggi 85 persen dari tarif maksimum,” terang surat tersebut.

Untuk biayaatay tarif penerbangan yang dijual merupakan implementasi penggabungan beberapa komponen menjadi kesatuan harga tiket pesawat. Konsep layanan ini agar memberikan kemudahan, kepraktisan dan kenyamanan kepada pelanggan dalam melakukan perjalanan udara. (rio2)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:15

Rancang Perluasan Komoditas

KEPALA Biro Perekonomian Setprov Kalimantan Utara Usdiansyah mengatakan, produksi sumber daya alam (SDA)…

Kamis, 04 Oktober 2018 16:48

Provinsi Diminta Tertibkan Pergub Untuk Atur Harga Udang di Kaltara

TARAKAN – Hasil kunjungan yang dilakukan DPRD Tarakan ke kementerian terkait untuk menyikapi anjloknya…

Senin, 01 Oktober 2018 15:48

Warga Diajak Konsumsi Produk Lokal

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mempunyai potensi sumber daya alam di tiap kabupaten dan kota.…

Minggu, 30 September 2018 16:44

Jamin SOA Barang Tak Dimonopoli

TANJUNG SELOR – Tingginya harga barang di daerah perbatasan, menjadi perhatian serius Pemprov…

Jumat, 28 September 2018 16:04

Pelaku Usaha Wajib Miliki NIB

TANJUNG SELOR - Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi…

Jumat, 28 September 2018 15:47

Harga Sewa Terlalu Mahal, Investor Mundur Kelola Pabrik Rumput Laut

TARAKAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan terus berupaya memfungsikan pabrik…

Rabu, 26 September 2018 14:59

ADUH..!! 80 Persen Kebutuhan Warga Masih dari Malaysia

TANJUNG SELOR – Banyaknya barang-barang dari Malaysia yang beredar di daerah perbatasan Kalimantan…

Senin, 24 September 2018 16:39

Pendapatan Tergerus Pembangunan Infrastruktur

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan oleh pemerintah, memiliki…

Rabu, 19 September 2018 14:59

Irau Malinau Tempat Promosi Produk UMKM

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus mempersiapkan event Irau ke-9 yang akan…

Rabu, 19 September 2018 14:30

Penggunaan Ringgit di Sebatik Menurun

PENGUNAAN mata uang asing berupa ringgit Malaysia, masih jadi permasalahan di wilayah perbatasan Kaltara,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .