MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 13 Juni 2018 15:36
Harga Ayam di Tarakan Mahal

Disperindag Simpulkan Penjual Cari Keuntungan

TURUN LAPANGAN: Plt. Walikota Tarakan Khaeruddin Areif Hidayat memantau harga ayam di Pasar Gusher, Tarakan, kemarin (12/6).

PROKAL.CO, TARAKAN - Warga Kota Tarakan dibuat heboh dengan kenaikan harga daging ayam yang mencapai dua kali lipat dari harga biasanya. Bahkan melampau jau dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Desi warga Kelurahan Pamusian mengatakan pekan lalu, harga ayam, masih Rp 40 ribu per kilogram (kg). Kini, memasuki H-2 Lebaran, harga daging ayam melonjak Rp 70-80 ribu di pasaran. “Kalau hari biasa bisa dapat 2 kg saya ini,” ungkapnya.

Fenomena itu membuat Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat pun langsung melakukan inspeksi mendadak di Pasar Gusher, Tarakan, Selasa (12/6). Dirinya ingin memastikan terkait keluhan masyarakat Bumi Paguntaka-sebutan Kota Tarakan.

Ia mengatakan, Pemkot Tarakan memberikan perhatian serius atas mahalnya harga daging ayam di pasaran. Sebab, pada saat sidak, ia mendapatkan jika harga daging ayam dijual di atas HET.

Pemkot Tarakan pun ucapnya akan menurunkan Satgas Pangan untuk memantau langsung di lapangan. Bahkan, jika ada penjual ayam yang menjual di atas HET, ia meminta Satgas Pangan untuk menyita seluruh barang dagangan.

“Kalau nanti petugas ada menemukan penjual ayam yang menjual harga di atas HET maka tidak ada ampun lagi. Pemiliknya kami panggil dan dagangannya kami sita,” ungkap Arief saat melakukan sidak.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tarakan, Thajuddin Tuwo yang ikut mendampingi mengatakan, siap menurunkan Satgas Pangan sesuai dengan instruksi Plt Wali Kota Tarakan tersebut.

“Jika terbukti bersalah, kita panggil distributor tempat penjual mengambil ayam. Nanti kita tunjukan bahwa pedagang bersangkutan menjual di atas HET,” ucapnya.

Pasalnya, Disperindag Tarakan telah memiliki kesepakatan dengan peternak ayam agar tidak menjual ayam melebihi Rp 50 ribu per kg. Namun, fakta di lapangan diakui Thajuddin tidak sesuai dengan hasil kerja sama tersebut. Ia menyimpulkan, kenaikan harga ayam dilakukan oleh para penjual di pasar.

Sebab, ketika dirinya menanyakan kepada seorang pedagang di Pasar Gusher bernama Ros, harga ayam mahal dikarenakan distributor telah menaikkan harga. Ros mengaku kepada Thajuddin membeli ayam dari distributor Rp 27 ribu per kg. Ditambah, biaya transportasi dan membersihkan Rp 15 ribu.

Jika dihitung harga seekor ayam didapatkan Rp 42 ribu per ekor. Jika menjual Rp 45 ribu, Ros mengaku tak dapat untung.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan melalui Kanit Tipiter Polres Tarakan Ipda Deni Mardiyanto mengatakan, siap menjalani perintah dari Plt Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat.

Kepolisian yang tergabung dalam Satgas Pangan pun, telah mendatangi sejumlah distributor ayam. Dari pertemuan itu, Satgas Pangan sepakat harga ayam dijual Rp 45 ribu per kg. Meski, dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 62 Tahun 2018  HET harga ayam Rp 34 ribu per kg.

“Untuk HET Rp34 ribu kita tidak bisa diterapkan di Tarakan. Letak wilayah kita yang dikelilingi oleh laut juga menjadi salah satu faktor. Jadi kesepakatan bersama HET Rp 45 ribu. Kalau ada yang kedapatanm maka kami akan langsung melakukan teguran atau pencabutan izin tergantung hasil pemeriksaan. Bahkan kita akan mengambil pula ayamnya, Ini sanksi tegas yang kami berikan,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:45

Harga Ikan Bawal Bisa Melejit

TUNTUTAN ekonomi memaksa nelayan harus tetap turun melaut meski cuaca dan ombak masih belum bersahabat. …

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:44

Batasi Pasokan Ikan dari Tawau, Hanya Bergantung dari Berau

TARAKAN – Ikan layang masih tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salah satu komoditi…

Rabu, 08 Agustus 2018 15:04

Harga Udang Makin Tak Jelas

TARAKAN - Permasalahan harga udang pokok yang tidak jelas sesuai selama ini menjadi tuntutan para petani…

Selasa, 07 Agustus 2018 13:47

Piutang Jaminan Reklamasi Capai Rp 177 M

TARAKAN – Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Minggu, 05 Agustus 2018 14:39

Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Kebanjiran Pesanan

TARAKAN - Menjelang Idul Adha beberapa pesanan sapi di Tarakan meningkat. Hal tersebut terlihat ramainya…

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:59

Disdagkop Bantah Elpiji Melon Langka

TARAKAN - Beberapa hari ini, keberadaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) kosong. Masyarakat pun harus…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:36

Kenaikan Harga Ayam Ancam Inflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kaltara menekan inflasi yang naik pada Juni lalu hingga 2,71…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:32

Camat Berperan dalam Kelancaran Investasi

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memiliki program pembangunan yang menjanjikan.…

Rabu, 01 Agustus 2018 14:03

Begini Jika Pasar Belum Ada Pengelolanya...

MALINAU – Kompleks Pusat Kuliner Pelangi, Malinau yang berada di Jalan Panembahan terdapat sebuah…

Rabu, 01 Agustus 2018 13:57

Harga Ayam Potong Masih Mahal

TARAKAN – Lonjakan harga kembali terjadi. Sebelumnya, pada perayaan Lebaran harga ayam potong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .