MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 13 Juni 2018 15:36
Harga Ayam di Tarakan Mahal

Disperindag Simpulkan Penjual Cari Keuntungan

TURUN LAPANGAN: Plt. Walikota Tarakan Khaeruddin Areif Hidayat memantau harga ayam di Pasar Gusher, Tarakan, kemarin (12/6).

PROKAL.CO, TARAKAN - Warga Kota Tarakan dibuat heboh dengan kenaikan harga daging ayam yang mencapai dua kali lipat dari harga biasanya. Bahkan melampau jau dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Desi warga Kelurahan Pamusian mengatakan pekan lalu, harga ayam, masih Rp 40 ribu per kilogram (kg). Kini, memasuki H-2 Lebaran, harga daging ayam melonjak Rp 70-80 ribu di pasaran. “Kalau hari biasa bisa dapat 2 kg saya ini,” ungkapnya.

Fenomena itu membuat Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat pun langsung melakukan inspeksi mendadak di Pasar Gusher, Tarakan, Selasa (12/6). Dirinya ingin memastikan terkait keluhan masyarakat Bumi Paguntaka-sebutan Kota Tarakan.

Ia mengatakan, Pemkot Tarakan memberikan perhatian serius atas mahalnya harga daging ayam di pasaran. Sebab, pada saat sidak, ia mendapatkan jika harga daging ayam dijual di atas HET.

Pemkot Tarakan pun ucapnya akan menurunkan Satgas Pangan untuk memantau langsung di lapangan. Bahkan, jika ada penjual ayam yang menjual di atas HET, ia meminta Satgas Pangan untuk menyita seluruh barang dagangan.

“Kalau nanti petugas ada menemukan penjual ayam yang menjual harga di atas HET maka tidak ada ampun lagi. Pemiliknya kami panggil dan dagangannya kami sita,” ungkap Arief saat melakukan sidak.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tarakan, Thajuddin Tuwo yang ikut mendampingi mengatakan, siap menurunkan Satgas Pangan sesuai dengan instruksi Plt Wali Kota Tarakan tersebut.

“Jika terbukti bersalah, kita panggil distributor tempat penjual mengambil ayam. Nanti kita tunjukan bahwa pedagang bersangkutan menjual di atas HET,” ucapnya.

Pasalnya, Disperindag Tarakan telah memiliki kesepakatan dengan peternak ayam agar tidak menjual ayam melebihi Rp 50 ribu per kg. Namun, fakta di lapangan diakui Thajuddin tidak sesuai dengan hasil kerja sama tersebut. Ia menyimpulkan, kenaikan harga ayam dilakukan oleh para penjual di pasar.

Sebab, ketika dirinya menanyakan kepada seorang pedagang di Pasar Gusher bernama Ros, harga ayam mahal dikarenakan distributor telah menaikkan harga. Ros mengaku kepada Thajuddin membeli ayam dari distributor Rp 27 ribu per kg. Ditambah, biaya transportasi dan membersihkan Rp 15 ribu.

Jika dihitung harga seekor ayam didapatkan Rp 42 ribu per ekor. Jika menjual Rp 45 ribu, Ros mengaku tak dapat untung.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan melalui Kanit Tipiter Polres Tarakan Ipda Deni Mardiyanto mengatakan, siap menjalani perintah dari Plt Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat.

Kepolisian yang tergabung dalam Satgas Pangan pun, telah mendatangi sejumlah distributor ayam. Dari pertemuan itu, Satgas Pangan sepakat harga ayam dijual Rp 45 ribu per kg. Meski, dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 62 Tahun 2018  HET harga ayam Rp 34 ribu per kg.

“Untuk HET Rp34 ribu kita tidak bisa diterapkan di Tarakan. Letak wilayah kita yang dikelilingi oleh laut juga menjadi salah satu faktor. Jadi kesepakatan bersama HET Rp 45 ribu. Kalau ada yang kedapatanm maka kami akan langsung melakukan teguran atau pencabutan izin tergantung hasil pemeriksaan. Bahkan kita akan mengambil pula ayamnya, Ini sanksi tegas yang kami berikan,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Jumat, 08 Juni 2018 15:09

Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil

TANJUNG SELOR - Jelang Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjung…

Jumat, 08 Juni 2018 15:06

Tambah 20 Ribu Tabung Elpiji

TARAKAN - Jelang Hari Raya Idulfitri, konsumsi masyarakat di Bumi Paguntaka­-sebutan Kota Tarakan-…

Jumat, 08 Juni 2018 14:59

Sertifikasi, Pemilik Tambak Tak Aktif

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mencatat sejak Maret hingga awal Juni…

Jumat, 08 Juni 2018 14:42

Direksi PT MKJ Diseleksi Juli

PERATURAN daerah (Perda) tentang pembentukan PT Migas Kaltara Jaya (MKJ) sudah disahkan pada akhir Februari…

Kamis, 07 Juni 2018 15:15

Siapkan Kebutuhan Protein Masyarakat

TARAKAN – Perminataan masyarakat terhadap kebutuhan daging sapi maupun ayam yang meningkat saat…

Rabu, 06 Juni 2018 15:25

THR Cair, Warga Tebus Barang Gadai

TANJUNG SELOR – Mulai didapatkannya tunjangan hari raya (THR), membuat sebagian masyarakat yang…

Rabu, 06 Juni 2018 15:08

Menteri Desak Inalum Realisasi Investasi

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan meminta agar realisasi Kawasan…

Selasa, 05 Juni 2018 16:16

Disperindag Jual dengan Harga Agen

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Minggu, 03 Juni 2018 16:32

Jembatan Udara Berguna Pasarkan Produk Perbatasan

TANJUNG SELOR – Tahun ini, Kalimantan Utara mendapatkan program jembatan udara dari pemerintah…

Sabtu, 02 Juni 2018 15:05

Dorong Promosi UMKM lewat Event

TARAKAN – Menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .