MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 11 Juni 2018 14:51
Pulang Kampung Selamat, Semua Senang

Zero Accident Target Arus Mudik 2018

PROKAL.CO, Di pagi yang masih buta, Putra bersama kakak perempuan dan adik bungsunya, berusaha menahan kantuk. Dibantu ayah dan ibunya, ia memasuki barang bawaan satu per satu ke dalam mobil. Enam buah tas berisi pakaian menjadi barang bawaannya. Lalu tiga saudara itu pamit kepada orangtuanya. “Berangkat dulu ya bapak dan ibu,” pamit Putra.

 

 

REMAJA berusia 15 tahun itu berangkat dari Berau menuju Tarakan. Jarak yang dilaluinya cukup jauh. Ratusan kilometer. Lewat jalur darat dan air.

Rute yang harus dilaluinya adalah Berau-Bulungan menggunakan mobil. Lalu, dilanjutkan ke Tarakan dengan speedboat.

Putra tidak menyetir. Bersama dua saudaranya, ia menumpang dengan keluarga yang rutin berangkat ke Tanjung Selor, Bulungan mengantarkan barang. “Agar hemat. Karena bapak dan ibu ke Tarakan pakai pesawat. Mereka masih harus bekerja,” ucapnya singkat.

Sepanjang perjalanan, ia hanya tertidur di kursi paling belakang mobil. Menikmati perjalanan selama 3 jam. Pukul 03.00 Wita mobil sudah melaju dari Berau menuju Tarakan. “Kita akan tiba pagi. Jadi lebih baik tidur saja,” ucap sang sopir yang karib disapa Geger.

Ketiga saudara itu pengin mengejar speedboat paling pagi dari Bulungan menuju Tarakan. Sehingga memutuskan untuk ikut keluarganya di pagi buta.

Tak ada kendala selama perjalanan dari Berau menuju Bulungan. Hanya dua kali mobil berhenti. Untuk buang air kecil. Sisanya, dilalui tanpa hambatan.

Mobil yang dapat menampung 7 penumpang itu, melaju dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam. Jalan yang berkelok membuat sopir harus berhati-hati. Kendaraan tak dapat dipacu dengan kencang karena masih ada jalan berlubang di sejumlah titik.

Belum lagi ancaman jalan berlubang yang membuat sang sopir harus terus waspada. “Jalanan sih sudah bagus. Tapi tetap harus hati-hati dengan lubang. Takutnya mobil rusak,” beber Geger yang hampir satu tahun mengendarai mobil mengantar barang dari Berau ke Bulungan.

Pada arus mudik dan balik 2018 ini, Pemerintah Provinsi dan Polda Kaltara memberi perhatian khusus untuk bisa mengamankan pemudik tiba sampai tujuan dengan selamat.

Apalagi, Bumi Benuanta-sebutan Kaltara- tiap kabupaten dan kota hanya bisa dilalui dengan moda transportasi tertentu. “Wajib zero accident,” kata Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit saat melakukan apel Operasi Ketupat Kayan 2018 beberapa waktu lalu.

Zero accident menjadi tolok ukur kesuksesan. Maka mutlak bagi seluruh pihak yang bersangkutan, bisa mewujudkan tujuan tersebut.

Posko pantuan arus mudik pun dibangun di sejumlah titik. Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid menjelaskan, posko tersebut untuk membantu pemudik agar bisa mendapat informasi serta pelayanan selama melakukan perjalanan. “Posko disiapkan di terminal bus, bandara dan pelabuhan,” terangnya, pekan lalu.

Membuat pemudik nyaman ketika melakukan perjalanan tentu masih jauh dari arang. Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Berau itu pun juga mengakuinya. Terutama untuk jalur darat. Masih banyak titim jalan yang rusak.

Hal tersebut terangnya, cukup mengganggu proses perjalanan selama mudik Lebaran kali ini. Berdasarkan survei yang dilakukan Dishub Kaltara, ada beberapa titik jalan yang membutuhkan perbaikan. Hal ini ucapnya, perlu dirapatkan dan menjadi pembahasan bersama dengan Balai Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Sebab, jalur Tanjung Selor-Berau merupakan jalan nasional.

“Kita harapkan dapat penanganan secepatnya yang sifatnya sementara. Terpenting kendaraan yang melintas bisa berjalan lancar,” terangnya.

Tanpa terkecuali juga jalur transportasi air. Tiap speedboat yang akan mengarungi perairan di Kaltara dicek satu per satu. Dengan detil. Dari segi jumlah penumpang, kelaikan armada hingga kesehatan motoris pun diperhatikan.

Motoris dites urine. Menghindari agar tidak ada motoris speedboat yang menggunakan narkoba tetap beroperasi. Namun, sejauh ini belum ada motoris yang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Pun kepada pemudik yang berangkat ke kampung halaman menggunakan pesawat. Mahalnya harga tiket pesawat jelang Lebaran kali ini, menjadi persoalan yang bikin Kapolda Kaltara langsung mengambil sikap. Pada Sabtu (9/6), kapolda memanggil seluruh pihak terkait untuk menggelar rapat dadakan di Bandara Juwata Tarakan.

Pasalnya, berdasarkan keterangan sejumlah penumpang, ada yang membeli tiket pesawat melewati ambang batas. Padahal dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 14 Tahun 2016, sudah diatur terhadap harga jual tiket pesawat.

Dari hasil rapat itu pula, kapolda membeberkan bahwa semua pihak sepakat untuk memasang harga tiket sesuai dengan Permenhub 14/2016, di masing-masing perwakilan maskapai. 

Kepala Bandara Juwata Tarakan Asri Santosa pun ikut turun tangan langsung menghadapi persoalan ini. Namun, menurutnya harga tiket pesawat ini harus dicermati dengan baik. Kalaupun ada kenaikan harga tiket ujarnya, kemungkinan disebabkan karena terlalu banyak rute dan transit.  

Yang tidak bisa ia terima jika kenaikan terjadi karena disebabkan permainan agen. Jika itu yang terjadi, Asri Santosa siap memberikan sanksi tegas.

“Kalau sampai ditemukann itu (agen) saya diperintahkan sama menteri, tutup, termasuk kalian juga maskapai,” tegasnya. “Kalau sampai mereka melebihi dari pagu PM (Permenhub 14/2016) tersebut, yakin saya tutup. Saya tidak terbangkan pesawat itu. Kalau sampai ketemu saya tidak terbangkan,” ancam Asri Santosa.  

Ia menambahkan, salah satu tugas yang diberikan Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Udara kepadanya adalah melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Itu sudah dibuktikannya dengan memberikan layanan kepada penumpang yang hampir tertinggal penerbangan karena terlambat datang. Namun, karena kebijakannya, penumpang sebanyak 53 orang tersebut tetap ditunggu hingga berhasil terbang. (tim bp)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 14:45

Berkas Laka Speedboat Belum Lengkap

BERKAS kasus kecelakaan laut Speedboat Harapan Baru, belum sepenuhnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:44

Rekrutmen CPNS Tunggu Kepastian Pusat

MASYARAKAT Tarakan masih harus bersabar untuk bisa mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:41

Harus Berpikir Kreatif dan Tidak Malu Bertanya

Jatuh bangun sempat dialami Makbul, pengusaha penyedia suku cadang alat berat. Namun, dukungan keluarga…

Senin, 13 Agustus 2018 16:01

Kurir Bawa Sabu 1 Kg

TANJUNG SELOR – Kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan masih menjadi pintu masuk bagi para bandar…

Senin, 13 Agustus 2018 14:05

NAH KAN, KASUSSS..!! Sejumlah Pejabat KTT Diperiksa

TANA TIDUNG – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipikor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)…

Senin, 13 Agustus 2018 14:03

Lanjutkan Usaha Orangtua, Sempat Terkendala Modal

Sukses adalah sebuah pilihan. Seperti Irham yang meninggalkan dunia konsultan kostruksi untuk menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .