MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 10 Juni 2018 15:16
Empat Kapal Importir Barang Ilegal Ditangkap
RUGIKAN NEGARA: Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit menunjukan beberapa barang bukti barang selundupan dari Malaysia.

PROKAL.CO, TARAKAN - Kepolisian Daerah Kaltara berhasil menangkap tiga kapal yang diduga menyelundupkan barang dari Malaysia, Jumat (8/6) di sekitar perairan Nunukan.

Ketiga kapal tersebut diamankan oleh Ditpolair Korpolairud Baharkam dengan Kapal Kakaktua-5012 milik Polri. Ketiga kapal itu tidak memiliki surat izin penjualan.

Kasubpit Patroli Ditpolair Kopilairud Baharkam, Kombes Pol Makhruzi Rahman mengatakan pihaknya berhasil mengamankan KM Andhika, KM Wimaju dan KM Nurjannah yang diduga menyelundupkan barang dari Negeri Jiran-sebutan Malaysia.

Dari kapal tersebut diamankan gula pasir 400 bungkus dengan berat total 8 ribu kilogram (kg), makanan dan minuman sebanyak 2.950 kotak, 21 kg daging sapi, 36 kg daging siap olah, 6 tabung gas elpiji ukurang 14, 20 kg buah-buahan, 4 kotak sayur campuran 4 kotak, 18 bungkus parsel dan 5 botol anggur.

Diketahui sebelum tertangkap barang-barang tersebut diseludupkan lewat Tawau Malaysia melalui Tarakan dan Tanjung Selor.

Komandan Kapal Polri Kompol Jimmy Pakpahan menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada Ditpilair Polda Kaltara untuk penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit mengatakan, pihaknya telah menerima sekaligus mengamankan kapal tersebut dari Ditpolair Korpolairud Baharkam.

“Selain itu, kami juga berhasil mendapatkan satu buah kapal berisi baju bekas atau rombengan, beras dan daging,” bebernya saat melakukan konferensi pers, Sabtu (9/6).

Indrajit mengatakan, negara mengalami kerugian karena barang ilegal yang diimpor dari Malaysia. Karena barang tersebut masuk tanpa izin Kepabeanan.

“Di samping itu, Kasihan produk Indonesia yang tidak laku. Karena jika berbicara masalah perbandingan harga tentu harganya jauh lebih murah,” ungkapnya.

Indrajit mengungkapkan penangkapan tersebut merupakan target dari Mabes Polri untuk mengungkap penyeludupan barang ilegal masuk ke Indonesia. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan atas barang-barang yang masuk lewat perbatasan Kaltara.

“Apalagi dalam waktu dekat Lebaran, segala kebutuhan pangan pasti meningkat. Sehingga ada saja oknum pedagang nakal,” ujarnya. “Kita usahakan barang ilegal ini tidak masuk ke Indonesia. Karena beberapa pedagang pasti memiliki akal untuk bisa memasukkan barang ilegal. Selain itu untungnya juga sangat besar, pun tidak terlalu repot untuk dalam masalah penjualannya,” lanjutnya. Kasus tersebut kini ditangani oleh Polda Kaltara, dan sudah memasuki proses penyelidikan. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .