MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 07 Juni 2018 15:14
Pertamina Bantah BBM Langka, Lalu Kenapa Terus Antre?

Antrean Diduga karena Pengetap

SALAHKAN PENGETAP: Antrean kendaraan yang terjadi beberapa hari lalu di SPBU Gunung Lingkas.

PROKAL.CO, TARAKAN – Antrean panjang yang terjadi pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tarakan, dibantah PT Pertamina (persero) karena Bahan Bakar Minyak (BBM) langka.

Junior Sales Executive Retail III PT Pertamina Tarakan Imam Bukhari mengatakan jika pasokan BBM lancar saja. Bahkan menjelang Lebaran pihaknya menambah pasokan BBM.

“Jika ada yang bilang antrian panjang akibat Premium langka itu salah. Biasanya kita kucurkan 20 hingga 25 ton setiap harinya kini menjelang Lebaran kita naikan jadi 30 bahkan ada yang 40 ton per hari,” katanya kepada Bulungan Post, Rabu (6/6).

Karena menurutnya, yang membuat antrean terlihat panjang di SPBU adalah para pengetap. Meski demikian, pihaknya tidak dapat melarang aktivitas pengetap tersebut. Sebab, status pengetap juga sebagai konsumen. Kekosongan regulasi membuat PT Pertamina pun tidak bisa bertindak.

“Para pengetap mengisi BBM di tangkinya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jelas kita tidak punya wewenang untuk menindaknya,” ujarnya.

Menurutnya tidak mungkin jika pihaknya harus memeriksa satu per satu kendaraan roda dua maupun roda empat yang diduga menjadi pengetap. Sebab jika harus melayani sambil melakukan pemeriksaan akan membuat antrean menjadi semakin panjang.

Pasalnya Pertamina hanya bertugas menyediakan dan menyalurkan BBM. Jika ditambah dengan mengawasi satu per satu pengetap tentu pihaknya akan kewalahan. Maka dari itu Imam berharap adanya bantuan dari instansi terkait.

“Kasihan masyarakat saja. Saya tidak bisa berkomentar lebih jauh karena bukan kewenangan kami. Dan harusnya instansi terkait lebih berkoordinasi untuk mengawasi para pengetap. Kami hanya menyalurkan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Saat ditanyakan mengenai beberapa pengendara yang terlihat mengisi BBM menggunakan jerikan pihaknya membantah hal tersebut dibiarkan. Pasalnya untuk BBM non subsidi jenis Pertalite dan Pertamax bebas untuk dibelanjakan berapapun namun tetap harus sesuai aturan.

“Kalau untuk Pertalite dan Pertamax termasuk dalam non subsidi, jadi tidak apa-apa. Tetapi tetap harus sesuai dengan aturan. Yang tidak boleh itu yang masuk ke dalam subsidi seperti jenis Premium dan Solar,” jelasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 14:54

Potensi PAD dari SBW Tak Bisa Tergarap

TARAKAN – Sejak beberapa tahun belakangan, usaha sarang burung walet…

Sabtu, 10 November 2018 14:46

Kasus DBD Turun, MD Naik

TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tarakan mengalami…

Sabtu, 10 November 2018 14:33

Daerah Wajib Giatkan Program 3R

TARAKAN – Direktur Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Tidak Berbahaya Kementerian…

Rabu, 07 November 2018 14:59

Tunjangan Pegawai Pemkot Terancam

TARAKAN – Ditolaknya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD-P Tarakan 2018…

Rabu, 07 November 2018 14:56

Observasi Persoalan di Perbatasan

TARAKAN - Kalimantan Utara mendapatkan kehormatan untuk pertama kalinya dikunjungi…

Selasa, 06 November 2018 14:42

TNI AL Jajaki Pembangunan Hanggar

TARAKAN – Penambahan fasilitas pendukung akan dilakukan TNI AL di…

Senin, 05 November 2018 12:29

Tawarkan Warga Tarakan Ikut Program Transmigrasi

TARAKAN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara…

Minggu, 04 November 2018 14:50

Awasi Pemberlakuan Upah Minimum

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah memutuskan untuk…

Minggu, 04 November 2018 14:31

Tingkatkan Infrastruktur Dukung BUMDes

BADAN usaha milik desa (BUMDes) terus tumbuh, belakangan ini .…

Minggu, 04 November 2018 14:27

Realisasi PMA Masih 4,31 Persen

SECARA perlahan rencana investasi di Kaltara terus mengalami peningkatan. Salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .