MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 07 Juni 2018 14:42
Hewan Peliharaan Ancam Keselamatan Manusia

67 Kejadian sejak 2012 hingga Kini

PROKAL.CO, TARAKAN – Beredarnya kabar di media sosial terkait kejadian seekor anjing peliharaan menggigit warga yang terjadi di Juwata Laut, Tarakan Utara baru-baru ini, membuat Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan (Disnaktan) angkat bicara.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disnakta Kota Tarakan Sukamto mengatakan, dugaan adanya kejadian hewan peliharaan menggigit manusia bukan kali ini saja terjadi. Dari 2012 hingga 2018, sudah 67 kejadian hewan peliharaan menggigit manusia. (lebih rinci lihat grafis)

Dari data tersebut, Disnaktan Kota Tarakan pun mengimbau kepada masyarakat agar mengandangkan hewan peliharaannya agar tidak menyerang manusia.

“Kalau untuk Kota Tarakan memang dari dahulu tidak pernah ada terjadi wabah penularan rabies. Memang kalau kasus gigitan hewan kepada manusia cukup banyak. Tapi terkait kasus dugaan gigitan hewan pada manusia yang tersebar di media sosial kita belum bisa memastikan kebenarannya,” ungkapnya, Rabu (6/6).

Hingga kini, pihaknya belum mendapat laporan terkait kejadian seekor anjing yang menggigit warga di Juwata Laut tersebut. Adapun penanganan kepada masyarakat yang terkena rabies pascadigigit hewan peliharaan ujar Sukamto juga bukan ranah Distanak. Pasalnya, pengobatan merupakan ranah puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Tarakan.

“Sebab, kejadian gigitan hewan penular rabies seperti anjing ini biasanya penanganannya di puskesmas. Dalam laporannya puskesmas menyurati kami. Termasuk memberikan laporan kejadiannya di mana, pemiliknya siapa dan korbannya. tapi sampai hari ini kita juga belum terima laporan itu, jadi selama belum ada laporan artinya kita belum mengetahui kebenarannya,” sambungnya.

Meski belum memastikan kebenarannya, namun Disnaktan Tarakan tetap mencegah penularan rabies yang berasal dari hewan peliharaan tidak terjadi.

“Kalau memang kejadiannya benar dan laporannya sudah masuk kita langsung tinjau lokasinya dan akan memberi arahan bagi pemilik hewan,” ucapnya.

Disnaktan Tarakan saat ini sedang menyusun regulasi terkait hewan peliharaan yang dianggap meresahkan warga. Sehingga, pemilik hewan tidak melepaskan begitu saja hewan peliharaannya di lingkungan warga.

Mengenai pengesahan regulasi tersebut, Sukamto belum dapat memastikan. Namun, ia memastikan regulasi tersebut akan mendapat tanggapan positif dari Pemkot Tarakan.

Selain hewan peliharaan seperti anjing, Sukamto juga mengimbau agar pemilik hewan peliharaan ternak seperti sapi  juga diikat atau dikandangkan. Agar tidak mengganggu ketertiban umum seperti yang terjadi di beberapa tempat baru-baru ini.

“Regulasi ini intinya akan mengatur pemilik hewan agar lebih bertanggung jawab dengan hewan peliharaannya. Bukan hanya hewan peliharaan seperti anjing dan monyet yang pernah meresahkan warga. Tapi hewan peliharaan ternak seperti sapi juga," jelasnya.

Sebab untuk sapi sendiri, akibat tali ikatan yang terlepas hingga berkeliaran di tengah jalan raya dan memakan tanaman warga dan tanaman kota. Khususnya untuk daerah Kelurahan Kampung 1 Skip.

“Kami sebagai badan yang bertanggung jawab atas semua jenis hewan peliharaan maupun ternak mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga hewan peliharaan. Dan mengandangkannya jika hewan itu berpotensi membahayakan orang lain,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 15:40

Desak Pencetakan Alat Peraga

HAMPIR sebulan masa kampanye pemilu 2019 berlangsung. Proses pencetakan alat peraga kampanye belum dilakukan…

Senin, 22 Oktober 2018 14:42

Akan Tindak Pelajar Bolos

TARAKAN – Pelajar yang  berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar dan masih mengenakan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:15

Dorong OPD Proaktif

SISTEM Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:26

LUMAYAN GEDE..!! Segini Nih Perkiraan UMK Kota Tarakan

TARAKAN – Inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi rujukan dalam penentuan upah minimum. Itu sesuai…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:56

Rekrut Anak Perbatasan Jadi Prajurit TNI

TANJUNG SELOR – Anak-anak yang berasal dari perbatasan, pedalaman maupun pulau terluar, mendapat…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:53

Kirab Pemuda Mampir di Kaltara

TARAKAN – Perjalanan Kirab Pemuda yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun ini,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:48

Keterampilan Jadi Kendala Pencaker

TARAKAN - Sulitnya mencari pekerjaan layak, tidak hanya disebabkan lowongan pekerjaan yang minim.…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:44

Temukan Pungli, Laporkan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Sudjati meminta masyarakat dapat mengawasi kinerja organisasi…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .