MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 06 Juni 2018 15:31
Kuota Batu Bara Diusulkan Tak Diubah

Wamen ESDM Beri Respons Positif

Gubernur bersama Wamen ESDM Archandra Tahar (kanan) dan Wakil Menlu Abdurrachman M Fachir (tengah).

PROKAL.CO, JAKARTA - Di sela-sela acara peluncuran Rencana Aksi Nasional Tujuan Pembanguna Berkelanjutan 2017-2019 di Istana Wakil Presiden (Wapres), Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menyempatkan diri berdiskusi dengan sejumlah tokoh nasional, Selasa (5/6).

Salah satunya, dengan Wakil Menteri (Wamen) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar. Kepada Archandra, Gubernur mengusulkan agar kuota produksi batu bara di Kaltara pada 2018 ini dapat kembali disamakan dengan tahun sebelumnya. Dimana kuota produksi batu bara Kaltara pada 2018 hanya sebesar 9 juta ton, atau turun 3 juta ton dari kuota produksi 2017 yang mencapai 12 juta ton.

Menurut Gubernur, penurunan kuota produksi tersebut akan berdampak pada turunnya dana bagi hasil royalti batu bara. “Padahal, Kaltara sebagai provinsi baru memerlukan dana pembangunan daerah yang memadai untuk mengejar ketertinggalan dari provinsi lainnya,” ujar Gubernur.

Alasan selanjutnya, potensi batu bara di Kaltara masih tergolong besar sehingga dapat digunakan untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri maupun ekspor. “Apabila kuota diturunkan, maka perusahaan batu bara yang ada akan mengurangi produksinya. Ini tentu akan mengganggu komitmen mereka terhadap pembeli dari luar maupun dalam negeri. Bahkan, juga bisa berdampak kemungkinan terjadinya PHK dan menurunnya nilai investasi di Kaltara,” papar Gubernur.

Dampak lainnya, dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya pengangguran. Dengan demikian, daya beli masyarakat akan menurun. “Secara keseluruhan, maka ekonomi daerah menjadi merosot dan daya beli masyarakat akan menurun,” tambahnya.

Usulan tersebut pun mendapat respons positif Wamen ESDM. Bahkan, lanjut Gubernur, bila perlu kuota produksi batu bara di Kaltara ditambah sehingga dapat mendongkrak perekonomian. “Pak Archandra merespons positif usulan kita dan siap membantu agar kuota produksi batu bara Kaltara dikembalikan seperti 2017. Atau, kalau perlu ditambah dengan mendiskusikannya kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Dirjen Minerba Kementerian ESDM,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 11:20

DIPA dan TKDD Meningkat

SELAIN mengukuhkan kepala perwakilan BPKP Kaltara, kemarin (17/12), Gubernur Kaltara…

Selasa, 18 Desember 2018 11:19

Rekomendasi BPK Jadi Penekanan Gubernur

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menginstruksikan…

Selasa, 18 Desember 2018 11:18

CTCE Beberkan Hasil Survei Jembatan Bulan

TANJUNG SELOR - Beberapa petinggi perusahaan dari Chinese Tiesiju Civil Engineering…

Selasa, 18 Desember 2018 11:17

Gubernur Optimistis Penuhi Target Presiden

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berusaha keras untuk…

Senin, 17 Desember 2018 13:07

Ajak Masyarakat Teladani Perilaku Rasulullah

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Senin, 17 Desember 2018 13:06

Ketua dan Pengurus Harus Paham KONI

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara menghadiri sekaligus membuka Musyawarah…

Senin, 17 Desember 2018 13:05

2019 Dimulai Penyiapan Infrastruktur

TANJUNG SELOR – Rencana pengembangan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung…

Senin, 17 Desember 2018 13:04

Perusahaan Asal China Tertarik Bangun Jembatan Bulungan-Tarakan

TANJUNG SELOR – Tidak hanya China Road and Bridge Corporation…

Senin, 17 Desember 2018 13:03

Pertamina Survei Lokasi Rencana DPPU

TANJUNG SELOR – Peningkatan pelayanan dan ketahanan stok bahan bakar…

Jumat, 14 Desember 2018 10:29

Perdagangan Ilegal Faktor Penghambat Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG SELOR – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam menggenjot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .