MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Jumat, 01 Juni 2018 14:39
Tegaskan Musprov Konstitusional
M Rifai Darus

PROKAL.CO, KEINGINAN sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) yang menginginkan agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI menganulir dan menggelar ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Tanjung Selor pada Sabtu (26/5) lalu, ditolak.

Ketua Umum DPP KNPI Pusat, Muhammad Rifai Darus menegaskan, pihaknya tidak akan menggelar ulang Musprov KNPI Kaltara. Pasalnya, Musprov yang dilaksanakan telah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi (PO) KNPI.

“Semestinya ancaman dualisme itu tidak perlu dilontarkan pihak-pihak yang tidak puas atas hasil musprov KNPI Kaltara beberapa waktu lalu. Silakan OKP yang tidak puas menyurati DPP dan menunjukkan bukti-bukti yang menyebutkan Musprov itu penuh rekayasa,” ungkapnya kepada Bulungan Post, Kamis (31/5).

Dikatakannya, semestinya OKP yang merasa tidak puas itu tidak meninggalkan tempat sebelum tahapan Musprov belum dimulai.

“Berdasarkan temuan yang langsung disaksikan beberapa pengurus DPP yang hadir pada Musprov itu menyebutkan OKP yang walkout dari Musprov itu dilakukan pada saat tahapan belum dimulai. Saya juga kecewa atas ancaman mereka untuk membentuk dualisme KNPI. Apalagi KNPI tidak ada dualisme,” ujarnya.

Ia menegaskan, semestinya OKP yang ingin melakukan protes, terlebih dahulu mengikuti jalannya tahapan Musprov. “Bukannya meninggalkan Musprov begitu saja tanpa mengikuti terlebih dahulu tahapannya. Saya berharap pemuda di Kaltara tidak mudah terpancing dengan kondisi yang ada. Tapi saya meyakini situasi ini dapat diselesaikan dengan  baik, tanpa harus mengubah hasil Musprov yang bagi DPP itu sudah final,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musprov KNPI II Kaltara Tomy Labo menambahkan. Aksi keluar ruangan yang dilakukan oleh sejumlah OKP disebabkan desakan status kepesertaan segera dibahas itu ditolak oleh SC yang saat itu masih membahas tata tertib Musprov.

“Berdasarkan dokumen musprov I KNPI Kaltara, peserta penuh ada 39 OKP. OKP yang baru mengikuti musprov kedua hanya sebagai peserta peninjau. Bisa menjadi peserta penuh nantinya pada Musprov ketiga dan ini jelas disebutkan dalam AD/ART dan PO hasil kongres KNPI di Papua,” ujarnya.

Dijelaskannya, saat itu SC menerima dua calon ketua DPP KNPI Kaltara. Di mana, syarat dukungan untuk calon sebanyak tiga dari DPD KNPI kabupaten/kota dan enam OKP yang merupakan peserta Musprov pertama KNPI Kaltara.

Untuk dukungan Haryadi Hamid ada tiga DPD KNPI, di antaranya DPD KNPI Tarakan, KTT dan Bulungan. Dari OKP ada sembilan dukungan.

Sementara Komaruddin mendapat empat dukungan yakni DPD KNPI Nunukan dan Malinau memberikan dukungan tunggal. Sedangkan, KTT dan Bulungan memberikan dukungan kepada dua pasangan calon, yakni Komaruddin dan Haryadi. Komaruddin juga mendapat dukungan dari 30 OKP.

Kemudian SC melakukan verifikasi berkas dukungan yang diserahkan pada Jumat (25/5) sekira pukul 17.00 Wita. Hasilnya, dukungan dari DPD KNPI Tarakan dibatalkan dengan alasan masa kepengurusan telah selesai pada Mei 2017 lalu.

“Hasil verifikasi OKP ditemukan enam OKP yang mendukung Hariyadi rekomendasinya ganda dan dibatalkan. Sehingga, dari segi administrasi syarat dukungan DPD harus tiga dan OKP sembilan. Tentunya Haryadi dinyatakan gugur dan tidak bisa diajukan. DPP yang menutup Musprov telah menyatakan sah,” pungkasnya. (*/isa/rio)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 14:37

Harus Fokus untuk Capai RPJMD

TANJUNG SELOR – Defisit anggaran yang melanda kabupaten/kota di Kalimantan Utara, turut berdampak…

Senin, 22 Oktober 2018 13:21

Programkan Sekolah Berasrama di Perbatasan

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara memiliki kewenangan untuk tingkat…

Senin, 22 Oktober 2018 13:17

Dua Lapter Diusulkan ke Pusat

TANJUNG SELOR - Setelah menunggu verifikasi dari otoritas bandara, lapangan terbang di Long Layu dan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:19

Penderita ISPA Mencapai 9.828 Orang

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan Bulungan mencatat 10 penyakit paling banyak diderita warga, baik…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:10

POPM Masih 72 Persen

TANJUNG SELOR – Pemberian obat pencegaha massal (POPM) kaki gajah atau filariasis yang dimulai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:23

30 Persen Balita Pendek di Daerah Tertinggal

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:54

Pasar Jelarai Ditarget Awal 2019

TANJUNG SELOR – Pasar tradisional yang dibangun di Desa Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:40

Investasi Berdampak ke PAD

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:24

Target Imunisasi MR Tersisa 13 Persen

TANJUNG SELOR – Upaya merealisasikan target pemberian imunisasi atau vaksin measles rubella (MR),…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:22

Ubah Stigma Penderita HIV/AIDS

TANJUNG SELOR - Kasus Human Immunodeficiency virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .