MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 24 Mei 2018 15:41
Budidaya Rumput Laut Bikin Jalur Perairan Terganggu

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara telah memberangkatkan tim untuk melakukan pengawasan terkait penertiban jalur antara pembudidaya rumput laut dengan pelayaran di Kabupaten Nunukan pada Selasa (22/5).

Pengawasan yang dilakukan bersama pihak kepolisian ini terkait adanya surat permohonan dari Bupati Nunukan untuk penataan dan pengawasan lokasi budidaya rumput laut yang kian mengancam alur pelayaran.

Kepala DKP Kaltara Amir Bakry menyebut, naiknya harga rumput laut menjadi penyebab masyarakat semakin banyak yang menanam rumput laut. Saat ini, harga jual rumput laut kering di pasaran mencapai angka Rp 15 ribu per kilogram.

“Memang dari segi pemberdayaan masyarakat sangat bagus, harganya sedang bagus, pendapatan mereka jadi lebih tinggi. Untuk masalah jalur, karena memang area budidaya rumput laut ini terbatas, ini yang mau kita atur dalam perda zonasi (Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil/RZWP3K), sudah diatur semua dalam rencana zonasi itu,” terang Amir ditemui di Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Selasa (22/5).

Amir mengatakan, raperda RZWP3K sendiri saat ini sudah dimendapatkan persetujuan dari DPRD Kaltara. Dia menjelaskan, dalam rencana zonasi, ada tiga daerah yang menjadi area budidaya rumput laut. Yakni di Nunukan, Tarakan dan Bulungan. Namun, untuk Bulungan saat ini belum ada pembudidaya rumput laut.

Produksi rumput laut di Kaltara disebutkan cukup besar hanya di Nunukan dan Tarakan. “Kalau produksi di Nunukan sekitar 2.000-2.500 ton per bulan, di Tarakan bisa sampai 5.000 ton per bulan,” jelasnya.

Namun, hampir semua produksi rumput laut di Kaltara dijual kering atau dalam bentuk tepung ke Surabaya dan Makassar. Belum ada produk olahan yang dihasilkan. Meskipun, Amir menyebut sudah ada pabrik pengolahan rumput laut di Binalatung, Tarakan.

“Pabrik ada di Binalatung, Tarakan, tapi terkendala air bersih. Karena kebutuhan air bersihnya cukup besar. Sedang mau dibuat sumur bor untuk kebutuhan airnya. Rumput lautnya mau diolah menjadi rengginang agar ada nilai tambahnya,” beber Amir.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie meminta dilakukan sosialisasi mengenai zonasi wilayah perairan dan pesisir kepada masyarakat setempat. “Untuk mempermudah pengawasan, setiap pembudidaya rumput laut di Nunukan, harus dilengkapi dengan identitas khusus. Seperti kaos dengan warna atau logo tertentu. Soal ini, Pemprov siap membantunya,” kata Irianto.

Keberadaan budidaya rumput laut di perairan Nunukan memang tengah pesat. Berdasarkan surat dari Bupati Nunukan itu, diketahui areanya diperkirakan sudah mencapai 20 mil laut. Akibatnya, alur pelayaran penumpang dan barang dari dan ke Nunukan pun terganggu. “Kabarnya, perjalanan yang semula 2 jam, kini mencapai 3 jam lantaran speedboat reguler harus melalui jalur yang bebas dari titik budidaya rumput laut,” ungkapnya. (rus/rio)


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 14:42

Target Seribu Pecandu Narkoba Direhabilitasi

TANJUNG SELOR - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltara mempunyai program seribu korban…

Minggu, 24 Juni 2018 14:32

Dikenal sebagai Politisi Perempuan yang Aktif

TANJUNG SELOR – Chairiah, 54 tahun, istri dari mantan Bupati Bulungan, Budiman Arifin meninggal…

Minggu, 24 Juni 2018 14:29

Bantu Ibu Berjualan, Ingin Masuk MTsN

"Saya tahu susahnya orangtua untuk menyekolahkan saya," kata Aldo Rivaldhy. Kalimat itu terucap dari…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:53

Proses Seleksi Sekprov Independen

TANJUNG SELOR – Untuk proses pendaftaran calon pejabat madya di lingkup Pemprov Kaltara beberapa…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:51

Jalur Keluarga Miskin Paling Diminati

TARAKAN — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:43

Keterbatasan Anggaran Jadi Penyebab Kesulitan Perbaiki Jalan Penghubung Tiga Desa

TANJUNG SELOR - Jalan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan yang rusak…

Jumat, 22 Juni 2018 15:23

Kasus Bayi Terus Dikembangkan, Polisi Sempat Panggil Sejumlah Terduga

TARAKAN – Walaupun masih belum menemukan titik temu, namun Kepolisian tetap optimistis dapat menangkap…

Jumat, 22 Juni 2018 15:09

Empat Pegawai Bolos Kerja

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan akan memberikan sanksi terhadap aparatur sipil…

Jumat, 22 Juni 2018 15:06

Evaluasi Kepadatan Transportasi

TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran 2018 diklaim berjalan lancar dan aman. Meski masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:00

Polda Kaltara Terima Helikopter

TANJUNG SELOR - Untuk menunjang kinerja Polda Kaltara, Markas Besar Polisi RI (Mabes Polri) memberikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .