MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 24 Mei 2018 15:41
Budidaya Rumput Laut Bikin Jalur Perairan Terganggu

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara telah memberangkatkan tim untuk melakukan pengawasan terkait penertiban jalur antara pembudidaya rumput laut dengan pelayaran di Kabupaten Nunukan pada Selasa (22/5).

Pengawasan yang dilakukan bersama pihak kepolisian ini terkait adanya surat permohonan dari Bupati Nunukan untuk penataan dan pengawasan lokasi budidaya rumput laut yang kian mengancam alur pelayaran.

Kepala DKP Kaltara Amir Bakry menyebut, naiknya harga rumput laut menjadi penyebab masyarakat semakin banyak yang menanam rumput laut. Saat ini, harga jual rumput laut kering di pasaran mencapai angka Rp 15 ribu per kilogram.

“Memang dari segi pemberdayaan masyarakat sangat bagus, harganya sedang bagus, pendapatan mereka jadi lebih tinggi. Untuk masalah jalur, karena memang area budidaya rumput laut ini terbatas, ini yang mau kita atur dalam perda zonasi (Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil/RZWP3K), sudah diatur semua dalam rencana zonasi itu,” terang Amir ditemui di Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Selasa (22/5).

Amir mengatakan, raperda RZWP3K sendiri saat ini sudah dimendapatkan persetujuan dari DPRD Kaltara. Dia menjelaskan, dalam rencana zonasi, ada tiga daerah yang menjadi area budidaya rumput laut. Yakni di Nunukan, Tarakan dan Bulungan. Namun, untuk Bulungan saat ini belum ada pembudidaya rumput laut.

Produksi rumput laut di Kaltara disebutkan cukup besar hanya di Nunukan dan Tarakan. “Kalau produksi di Nunukan sekitar 2.000-2.500 ton per bulan, di Tarakan bisa sampai 5.000 ton per bulan,” jelasnya.

Namun, hampir semua produksi rumput laut di Kaltara dijual kering atau dalam bentuk tepung ke Surabaya dan Makassar. Belum ada produk olahan yang dihasilkan. Meskipun, Amir menyebut sudah ada pabrik pengolahan rumput laut di Binalatung, Tarakan.

“Pabrik ada di Binalatung, Tarakan, tapi terkendala air bersih. Karena kebutuhan air bersihnya cukup besar. Sedang mau dibuat sumur bor untuk kebutuhan airnya. Rumput lautnya mau diolah menjadi rengginang agar ada nilai tambahnya,” beber Amir.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie meminta dilakukan sosialisasi mengenai zonasi wilayah perairan dan pesisir kepada masyarakat setempat. “Untuk mempermudah pengawasan, setiap pembudidaya rumput laut di Nunukan, harus dilengkapi dengan identitas khusus. Seperti kaos dengan warna atau logo tertentu. Soal ini, Pemprov siap membantunya,” kata Irianto.

Keberadaan budidaya rumput laut di perairan Nunukan memang tengah pesat. Berdasarkan surat dari Bupati Nunukan itu, diketahui areanya diperkirakan sudah mencapai 20 mil laut. Akibatnya, alur pelayaran penumpang dan barang dari dan ke Nunukan pun terganggu. “Kabarnya, perjalanan yang semula 2 jam, kini mencapai 3 jam lantaran speedboat reguler harus melalui jalur yang bebas dari titik budidaya rumput laut,” ungkapnya. (rus/rio)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 15:56

Antisipasi Penyelundupan Pekerja Ilegal ke Malaysia, Polda Perketat Pintu Keberangkatan

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen Indrajit menegaskan,…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:55

BP3TKI Akan Fasilitasi lewat Perusahaan Resmi

PULUHAN Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Sabah, kembali dideportasi oleh pemerintah…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:53

Target KTP-el Terbentur Peralatan

TANJUNG SELOR – Target rekam data KTP-el kemungkinan tidak tercapai. Ada dua hal yang jadi kendala…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:54

CPNS Pemprov Bakal Ikuti 4.752 Pelamar

PELAMAR CPNS Pemprov Kaltara yang telah menyerahkan berkas persyaratan tinggal menunggu pengumuman.…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:46

Rp 200 Juta untuk 100 Lansia

TANJUNG SELOR - Dinas Sosial (Dissos) Kaltara telah menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk uang maupun…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:41

Ajak Makmurkan Masjid, Beri Semangat ke Anak Muda

Akhirnya, Ustaz Abdul Somad menginjakkan kakinya ke Kalimantan Utara, Senin (22/10). Apa saja pesan-pesan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:04

49 WNI Gagal Diberangkatkan ke Tawau

NUNUKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menggagalkan keberangkatan puluhan warga…

Senin, 22 Oktober 2018 12:58

Pemprov Usul 3.000 Unit Bantuan Perbaikan Rumah Warga

TANJUNG SELOR - Untuk membenahi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah yang kondisinya kurang layak…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:21

Bupati Bulungan Diberi Gelar, Ini Nama Gelarnya..

TANJUNG SELOR - Perayaan HUT ke-228 Tanjung Selor dan HUT ke-58 Kabupaten Bulungan, dirangkai dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:18

Terus Perjuangkan Anggaran Pendidikan

TANJUNG SELOR - Pembangunan bidang pendidikan jadi perhatian Pemprov Kaltara, selain infrastruktur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .