MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 24 Mei 2018 15:35
Keluarga Korban Terima Santunan
DAPAT SANTUNAN: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat mengunjungi korban kecelakaan speedboat SB Harapan Baru Express di RSUD Tarakan, Selasa (22/5).

PROKAL.CO, GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie memastikan keluarga dari lima korban meninggal dunia atas kecelakaan speedboat SB Harapan Baru Expres pada Selasa (22/3), mendapat santunan.

Santunan tersebut diberikan oleh Jasa Raharja sebagai asuransi milik negara yang memberikan perlindungan terhadap penumpang angkutan darat, laut maupun udara. Setiap ahli waris korban mendapatkan Rp 50 juta.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh gubernur kepada perwakilan ahli waris korban meninggal yakni Stevanus Lie dan Nadira Naraya Putri di ruang rapat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Rabu (22/3).

Gubernur turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa seluruh korban speedboat SB Harapan Baru Ekpres. Terutama kepada korban meninggal dunia.

“Saya selaku gubernur atas nama Pemprov Kaltara maupun juga atas nama pribadi menyampaikan dengan sungguh-sungguh turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan ahli waris atas musibah ini, khususnya kepada korban yang meninggal dunia,” ujar Irianto.  

Terlepas hal itu, gubenur memberikan apresiasi kepada Jasa Raharja atasnya upayanya dalam merespons korban kecelakaan. Dari musibah sebelumnya, pihak Jasa Raharja juga melakukan hal serupa. 

“PT Jasa Raharja ini adalah badan usaha milik negara yang ditugasi untuk mengelola asuransi kecelakaan baik kecelakaan transportasi di darat, di sungai, di laut. Artinya selama ini sudah ada perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Timur yang membawahi juga Kaltara, Dasrul Aswad mengungkapkan, selain bagi ahli waris korban meninggal, pihaknya juga memberikan biaya pengobatan terhadap seluruh korban luka-luka.

“Untuk yang mengalami luka-luka yang sedang di rawat di rumah sakit, seluruh korban itu kami sudah buatkan surat jaminan kepada rumah sakit, maksimal biaya perawatannya sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan RI maksimalnya Rp 20 juta,” ujar Dasrul, Rabu (23/5).

Untuk biaya pengobatan melebihi dari jumlah yang ditanggung oleh Jasa Raharja, pihaknya sudah bekerjasama dengan perusahaan milik pemerintah lainnya seperti BPJS Kesehatan.

Berdasarkan data yang diperoleh Jasa Raharja perwakilan Tarakan, jumlah korban kecelakaan speedboat SB Harapan Baru Express sebanyak 25 orang. 14 orang di antaranya dilarikan ke RSUD Tarakan termasuk 5 korban meninggal dunia. Sisanya di rawat di RSUD Malinau dan Puskesmas Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Sementara itu, ahli waris korban meninggal Eko Prasetyo, mengaku sedikit terobati dengan santunan tersebut. Rencananya, santunan itu akan dimanfaatkan untuk biaya kuliah adik almarhum. Sebab, Eko menjadi tulang punggung keluarganya yang hidup tanpa ayah lagi.

 “Karena yang bersangkutan yang dapat musibah ini punya tanggungan besar  menguliahkan adiknya. Insya Allah kami sepenuhnya alokasikan ke dana kuliah adiknya,” ujar Suyatno, paman almarhum.

Ia sedikit menceritakan musibah yang dialami keponakannya tersebut. Sebelum almarhum Eko Prasetyo mengalami kecelakaan, ia memang berencana pulang ke Tarakan untuk berlibur dengan keluarganya. Kebetulan Eko belum lama diterima bekerja di salah satu perusahaan barubara di Malinau.

Namun, di tangah perjalanan pulang ke Tarakan, musibah menimpa speedboat yang ditumpanginya. Eko Prasetyo pun menjadi salah satu dari 5 korban yang ditemukan meninggal dunia.

Di pihak lain, Direktur RSUD Tarakan Hasbi Hasyim mengungkapkan, korban luka-luka yang di rawat di rumah sakit terbesar di Kaltara itu bertambah satu orang, sehingga totalnya menjadi sembalin orang yang masih dirawat sampai kemarin.

“Tambahan satu korban luka,” imbuh Hasbi usai menemani Gubenur Kaltara Irianto Lambrie memberikan santunan kepada ahli waris korban di RSUD Tarakan.

Dari sembilan korban luka-luka, hingga Rabu pagi baru dua korban yang ditangani melalui operasi karena lukanya memang harus mendapatkan penanganan lebih. Salah satunya karena patah rulang rusuk yang menembus paru-paru sehingga terjadi kebocoran. Satu lagi karena luka robek di kepalanya.

Sisanya dilakukan secara bertahap karena kebetulan satu dokter ahli bedah RSUD Tarakan sedang tugas luar daerah. Selain itu, satu korban lainnya yang merupakan warga negara Malaysia, minta dirujuk ke salah satu rumah sakit di Jakarta untuk perawatan lebih lanjut. Hasbi memastikan, kondisi semua korban yang dirawat masih stabil.

Sementara itu, dari lima korban meninggal dunia, hanya tinggal satu orang yang masih berada di ruang jenazah RSUD Tarakan. Sisanya sudah di bawa pulang keluarga untuk dikebumikan.

Ditanya dugaan penyebab mereka meninggal dunia, Hasbi tidak bisa menyimpulkan karena pihaknya hanya melakukan visum luar. Sedangkan untuk mengetahui lebih dalam harus dilakukan autopsi. Kendalanya, pihak keluarga masih awam dengan tindakan tersebut.

“Kebiasaan masyarakat kita untuk autopsi sampai sekarang kan masih tidak mau. Sebetulnya memang diambil tapi sedikit untuk periksa laboratorium,” ujarnya. (mrs)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 15:56

Antisipasi Penyelundupan Pekerja Ilegal ke Malaysia, Polda Perketat Pintu Keberangkatan

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen Indrajit menegaskan,…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:55

BP3TKI Akan Fasilitasi lewat Perusahaan Resmi

PULUHAN Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Sabah, kembali dideportasi oleh pemerintah…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:53

Target KTP-el Terbentur Peralatan

TANJUNG SELOR – Target rekam data KTP-el kemungkinan tidak tercapai. Ada dua hal yang jadi kendala…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:54

CPNS Pemprov Bakal Ikuti 4.752 Pelamar

PELAMAR CPNS Pemprov Kaltara yang telah menyerahkan berkas persyaratan tinggal menunggu pengumuman.…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:46

Rp 200 Juta untuk 100 Lansia

TANJUNG SELOR - Dinas Sosial (Dissos) Kaltara telah menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk uang maupun…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:41

Ajak Makmurkan Masjid, Beri Semangat ke Anak Muda

Akhirnya, Ustaz Abdul Somad menginjakkan kakinya ke Kalimantan Utara, Senin (22/10). Apa saja pesan-pesan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:04

49 WNI Gagal Diberangkatkan ke Tawau

NUNUKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menggagalkan keberangkatan puluhan warga…

Senin, 22 Oktober 2018 12:58

Pemprov Usul 3.000 Unit Bantuan Perbaikan Rumah Warga

TANJUNG SELOR - Untuk membenahi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah yang kondisinya kurang layak…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:21

Bupati Bulungan Diberi Gelar, Ini Nama Gelarnya..

TANJUNG SELOR - Perayaan HUT ke-228 Tanjung Selor dan HUT ke-58 Kabupaten Bulungan, dirangkai dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:18

Terus Perjuangkan Anggaran Pendidikan

TANJUNG SELOR - Pembangunan bidang pendidikan jadi perhatian Pemprov Kaltara, selain infrastruktur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .